Twitwar Admin Pemprov DKI dan Pengelola Taman Mangrove, Video Ini Jadi Soal

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 23 Mei 2019 | 16:10 WIB
Twitwar Admin Pemprov DKI dan Pengelola Taman Mangrove, Video Ini Jadi Soal
Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk (Twitter/@DKIJakarta)

Suara.com - Akun resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta @DKIJakarta mengunggah sebuah video penampakan kawasan mangrove yang akan direvitalisasi. Namun, video yang diambil di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk itu diprotes oleh admin Twitter @TWA_Mangrove lantaran tidak menyertakan lokasi video tersebut.

Pasalnya, Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk merupakan kawasan konservasi mangrove yang dikelola oleh Kementerian Kehutanan, bukan kewenangan Pemprov DKI meskipun berada di wilayah Jakarta Utara.

Admin @DKIJakarta dan @TWA_Mangrove pun terlibat adu pendapat cukup sengit di media sosial. Kedua admin tersebut sama-sama bersikeras dengan argumen masing-masing hingga menarik perhatian warganet.

Debat sengit tersebut berawal dari akun @DKIJakarta yang mengumumkan akan melakukan rencana penataan kawasan Teluk Jakarta pascapemberhentian reklamasi.

"Pemprov DKI jakarta Berencana melakukan revitalisasi kawasan Taman Wisata Mangrove secara keseluruhan. Rencana penataan ini merupakan bagian dari rencana besar penataan Teluk Jakarta setelah reklamasi dihentikan," tulis akun @DKIJakarta seperti dikutip Suara.com, Kamis (23/5/2019).

Admin @DKIJakarta juga mengunggah sebuah video berdurasi 59 detik yang menampilkan penampakan kawasan hutan mangrove yang akan ditata. Belakangan diketahui kawasan mangrove tersebut adalah Taman Wisata Alam Mangrove Angke, namun admin @DKIJakarta tidak menyertakan lokasi kawasan mangrove tersebut.

Sehingga, terkesan bahwa Taman Wisata Alam Mangrove Angle turut masuk dalam rencana penataan yang dilakukan oleh Pemprov DKI. Admin @TWA_Mangrove yang tak terima pun melakukan protes.

"Mohon maaf anda mengambil dokumentasi di kawasan TWA Angke Kapuk, sebuah Taman Wisata Mangrove yang sudah ada dan sudah kami kelola sejak 1997. Kami di bawah kementerian kehutanan dan bukan di bawah kuasa Pemprov DKI. Mohon tidak menggunakan footage video dari kawasan kami tanpa izin," protes admin @TWA_Mangrove.

Tak lama berselang, admin @DKIJakarta menanggapi protes tersebut. Sang admin berdalih bahwa Pemprov DKI Jakarta telah melakukan izin dan koordinasi dengan pengelola Taman Wisata Alam Mangrove Angke dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta untuk melakukan pengambilan gambar disana.

baca juga

"Video ini diambil oleh tim Pemprov DKI di TWA Angke Kapuk pada tanggal 28 Maret 2018, sudah sepengetahuan dan koordinasi dengan pihak pengelola TWA AK dan Balai KSDA Jakarta," balas admin @DKIJakarta.

"Agar lebih jelas, revitalisasi akan dilakukan di Hutan Mangrove kawasan Jakarta dengan koordinasi dan sinergi program bersama masing-masing pengelola kawasan mangrove," imbuhnya admin @DKIJakarta.

Meski sudah diklarifikasi, admin @TWA_Mangrove bersikeras bila pengambilan gambar yang dilakukan oleh Pemprov DKI tidak memenuhi aturan. Sebab, pemprov DKI tidak memasukkan lokasi dalam video sehingga terkesan ambigu.

"Kami telah memberi izin shooting dengan syarat jika video dipublish harus mencantumkan lokasi shooting. Durasi video 1 menit tidak menyebutkan sama sekali bahwa ini adalah kawasan TWA Angke Kapuk. Mohon bisa mencantumkan nama kami sehinga pemirsa tidak salah persepsi," balas admin @TWA_Mangrove.

Perdebatan antara kedua instansi ini pun menjadi sorotan warganet. Banyak warganet yang menilai Pemprov DKI lalai dalam mengambil sumber gambar tanpa mencantumkan sumber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 11 Korban Kerusuhan 22 Mei yang Masih Dirawat di RSUD Tarakan

Ini 11 Korban Kerusuhan 22 Mei yang Masih Dirawat di RSUD Tarakan

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 13:05 WIB

Rumah Hangus Terbakar, Warga Kampung Bandan Berharap Hunian Sementara

Rumah Hangus Terbakar, Warga Kampung Bandan Berharap Hunian Sementara

News | Senin, 13 Mei 2019 | 18:26 WIB

Pemprov DKI Bantah Hasil Riset AJI Soal Keterbukaan Informasi

Pemprov DKI Bantah Hasil Riset AJI Soal Keterbukaan Informasi

News | Jum'at, 26 April 2019 | 10:21 WIB

Soal Keterbukaan Informasi, Pemprov DKI Jakarta Era Anies dapat Rapor Merah

Soal Keterbukaan Informasi, Pemprov DKI Jakarta Era Anies dapat Rapor Merah

News | Jum'at, 26 April 2019 | 00:16 WIB

Terkini

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

×