Hari Lahir Pancasila, Jokowi Singgung Bahaya Berita Bohong dan Fitnah

M. Reza Sulaiman, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 01 Juni 2019 | 12:44 WIB
Hari Lahir Pancasila, Jokowi Singgung Bahaya Berita Bohong dan Fitnah
Presiden Joko Widodo saat hadir dalam upacara peringatan hari lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (1/6).[Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tantangan yang dihadapi Indonesia semakin berat. Di momen Hari Lahir Pancasila, ia menyinggung soal bahaya berita bohong, fitnah, dan hujatan yang semakin banyak.

Jokowi menuturkan perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu tantangan berat menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila karena memberi ruang kepada berita bohong atau hoaks, hujatan dan fitnah.

"Kita paham bahwa perjuangan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut tidaklah mudah tantangan internasional semakin berat, keterbukaan dan persaingan semakin tinggi. Perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi menjadi tantangan berat karena semakin memberi ruang kepada berita bohong bahkan hujatan dan fitnah," ujar Jokowi dalam amanat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Jokowi menyebut beberapa permasalahan dalam negeri seperti kemiskinan dan ketimpangan juga masih menjadi tantangan serius. Namun kata Jokowi, semua elemen harus optimis untuk mengatasi semua permasalahan internal.

"Beberapa permasalahan dalam negeri seperti kemiskinan dan ketimpangan juga masih menjadi tantangan serius kita tetap kita harus optimis kita harus yakin telah berada pada jalur yang benar," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan pemerintah telah membangun infrastruktur yang mempersatukan bangsa. Kemudian pemerintah kata Jokowi, telah berhasil menurunkan angka kemiskinan, menurunkan ketimpangan, hingga menjaga pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan peluang kerja di tengah ekonomi dunia yang sedang bergejolak.

"Kita telah membangun infrastruktur yang mempersatukan bangsa kita, kita telah berhasil menurunkan angka kemiskinan, kita telah berhasil menurnkan ketimpangan dan kita berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan ruang kerja kita di tengah ekonomi dunia yang sedang bergejolak," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan pembangunan sumber daya manusia akan memperoleh perhatian lebih dari yang lainnya.

"SDM yang kompeten dalam mensejahterakan masyarakat yang berakhlak mulia, yang ber-Pancasila yang akan membawa Indonesia menjadi negara yang dicita-citakan oleh para founding fathers kita," tuturnya.

baca juga
Presiden Joko Widodo saat hadir dalam upacara peringatan hari lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (1/6).[Suara.com/Arief Hermawan P]
Presiden Joko Widodo saat hadir dalam upacara peringatan hari lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (1/6).[Suara.com/Arief Hermawan P]

Karena itu, pemerintah kata Jokowi mengharapkan peran serta dan dukungan semua dalam mengakselerasi pembangunan SDM.

"Pemerintah sangat mengharapkan peran serta dan dukungan semua komponen bangsa dari para ulama dan tokoh agama, dari sekolah madrasah pesantren sampai perguruan tinggi dan dari budayawan dan para budayawan dan profesional untuk ikut serta ke dalam akselarasi pembangunan SDM ini," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi mengajak peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2019 dijadikan momentum untuk meneguhkan komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Serta momentum peringatan Hari Lahir Pancasila kata Jokowi harus dimanfaatkan untuk melawan paham-paham anti Pancasila dan bahaya terorisme dan separatisme.

"Marilah peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni ini kita manfaatkan untuk meneguhkan komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk saling toleran hidup rukun gotong royong serta melawan paham-paham anti Pancasila dan bahaya terorisme serta separatisme yang bisa mengancam persatuan bangsa kita Indonesia. Selamat Hari Lahir Pancasila kita Indonesia kita Pancasila," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pidato Jokowi

Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pidato Jokowi

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 12:35 WIB

Jokowi Pakai Blangkon Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Jokowi Pakai Blangkon Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 08:20 WIB

Moeldoko Ungkap Tujuan Pertemuan Jokowi dengan 7 Jenderal Purnawirawan TNI

Moeldoko Ungkap Tujuan Pertemuan Jokowi dengan 7 Jenderal Purnawirawan TNI

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 22:44 WIB

Terkini

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB