Korban Jiwa Akibat Banjir di Samarinda Tembus 30.580 Orang

Iwan Supriyatna

Rabu, 12 Juni 2019 | 05:32 WIB
Korban Jiwa Akibat Banjir di Samarinda Tembus 30.580 Orang
Warga korban banjir di Samarinda. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Warga korban banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur hingga Selasa (11/6/2019) malam terdeteksi sebanyak 30.580 jiwa dari 9.358 KK yang tersebar pada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Samarinda Utara, Sungai Pinang, dan Kecamatan Samarinda Ulu.

"Warga korban banjir paling banyak terjadi di Kecamatan Sungai Pinang sebanyak 23.261 jiwa yang tersebar pada empat kelurahan," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Hendra AH, di Samarinda, Selasa.

Selanjutnya di Kecamatan Samarinda Utara ada 13.794 jiwa. Mereka tersebar di Kelurahan Sempaja Timur sebanyak 2.534 jiwa atau 828 KK.

Ketinggian air di kelurahan ini antara 25 cm hingga 100 cm. Ketinggian air rata-rata pada 14 kawasan di kelurahan ini antara 25-75 cm, sedangkan banjir paling dalam terjadi di Perumahan Bumi Sempaja, terutama di RT 1 ketinggiannya mencapai 100 cm.

Pada Kelurahan Sempaja Utara, lanjutnya, terdapat 2.511 jiwa yang terdampak banjir. Mereka tersebar pada 705 KK di sembilan RT dengan ketinggian air rata-rata 50 cm.

Kemudian di Perumahan Griya Mukti, Kelurahan Sempaja Selatan tercatat ada 797 KK dengan 3.985 jiwa korban banjir, antara lain di RT 27 ada 1.000 jiwa, RT 28 ada 590 jiwa, RT 32 terdapat 572 jiwa, dan RT 33 terdapat 650 jiwa.

Di Perumahan Griya Mukti, Kelurahan Gunung Lingai, lanjutnya, terdapat 1.390 KK dengan 4.764 jiwa yang terdampak banjir, antara lain di RT 08 ada 420 jiwa dengan ketinggian air antara 80-170 cm.

Selanjutnya di Kecamatan Sungai Pinang yang jumlah korban banjir sebanyak 23.261 jiwa itu tersebar di Kelurahan Temindung Permai sebanyak 3.691 KK dengan 7.912 jiwa, Kelurahan Bandara ada 1.620 KK dengan 6.000 jiwa, Sungai Pinang Dalam ada 260 KK dengan 1.300 jiwa, dan Kelurahan Mugirejo ada 99 KK dengan 373 jiwa.

"Sedangkan di Kecamatan Samarinda Ulu terdapat 328 KK dengan 1.201 jiwa yang terdampak banjir, yakni di Kelurahan Sidodadi, antara lain RT 27 ada 100 KK dengan 431 jiwa dan di RT 28 ada 134 KK dengan 403 jiwa," ujar Hendra. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga - FORMI Kerja Sama Fornas ke-5

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga - FORMI Kerja Sama Fornas ke-5

Sport | Senin, 10 Juni 2019 | 13:37 WIB

Banjir Kepung Samarinda Sejak Lebaran,  2.327 Jiwa Terdampak

Banjir Kepung Samarinda Sejak Lebaran, 2.327 Jiwa Terdampak

News | Senin, 10 Juni 2019 | 13:07 WIB

Nekat Terjang Banjir di Kalimantan, Rubicon Seharga Rp 1 Miliar Hanyut

Nekat Terjang Banjir di Kalimantan, Rubicon Seharga Rp 1 Miliar Hanyut

Otomotif | Minggu, 09 Juni 2019 | 12:22 WIB

Terkini

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:24 WIB

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi

Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:12 WIB

Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek

Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:07 WIB

Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?

Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:06 WIB

×