Dianggap Masa Lalu, Moeldoko: Jangan Lagi Sebut Tim Mawar!

Rabu, 12 Juni 2019 | 15:07 WIB
Dianggap Masa Lalu, Moeldoko: Jangan Lagi Sebut Tim Mawar!
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ikut menanggapi dugaan keterlibatan eks Tim Mawar sebagai dalang di balik aksi kerusuhan 22 Mei di Jakarta.

Moeldoko meminta tidak ada penyebutan lagi soal Tim Mawar. Sebab, dia menganggap Tim Mawar adalah masa lalu.

"Sebenarnya jangan bicara Tim Mawar lagi, karena Tim Mawar dulu. Mereka-mereka bagian-bagian dari Tim Mawar yang dulu, hanya dikatakan 'oh Tim Mawar'," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Tim Mawar diketahui merupakan sebuah tim kecil yang memburu dan menangkapi aktivis. Tim kecil yang dibentuk dari kesatuan Kopassus Grup IV, TNI Angkatan Darat ini adalah dalang dalam operasi penculikan aktivis politik pro-demokrasi 1998.

Ia pun menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan eks Tim Mawar dalam saat aksi kerusuhan di Jakarta pada Mei lalu.

"Tapi sesungguhnya dalam kerusuhan sekarang ini tidak ada Tim Mawar," kata dia.

Tak hanya itu, mantan Panglima TNI itu meminta tak ada lagi penyebutan Tim Mawar. Pasalnya hal tersebut dapat mengacaukan situasi.

"Jangan lagi menyebut Tim Mawar, nanti merancukan situasi," tandasnya.

Lebih lanjut, Moeldoko mengaku tak mengetahui ada atau tidaknyaa eks anggota Tim Mawar bermain dalam kerusuhan 22 Mei. Maka dari itu, dia meminta agar seluruh pihak bersabar menunggu hasil investigasi kepolisian dalam penyelidikan kasus tersebut.

Baca Juga: Eks Komandan Tim Mawar Kembali Gagal Polisikan Majalah Tempo

"Kalau perorangannya kita nggak tahu, nanti polisi yang lebih tahu dari hasil penyidikan," kata dia.

Untuk diketahui, dalam laporan Majalah Tempo edisi 10-16 Juni 2019 menyebutkan mantan anggota Tim Mawar yang terlibat penculikan aktivis 1998, Fauka Noor Farid diduga terlibat di balik aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan 22 Mei. Fauka adalah mantan anak buah Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Dugaan keterlibatan Fauka dibalik kerusuhan 22 Mei itu diungkap dalam laporan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 bertajuk 'Tim Mawar dan Rusuh Sarinah'.

Berdasar penelusuran tim Majalah Tempo disebutkan Fauka ditengarai berada di kawasan Sarinah depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI saat peristiwa kerusuhan 22 Mei terjadi. Selain itu, terdapat pula sebuah transkrip percakapan yang mengungkap kalau Fauka beberapa kali melakukan komunikasi dengan Ketua Umum Baladhika Indonesia Jaya, Dahlia Zein tentang kerusuhan yang terjadi di sekitar kawasan Bawaslu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI