Reaksi Menteri Pertahanan Isu Tim Mawar di Balik Kerusuhan 22 Mei

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 12 Juni 2019 | 09:16 WIB
Reaksi Menteri Pertahanan Isu Tim Mawar di Balik Kerusuhan 22 Mei
Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Sri Handayani)

Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu tak mau Kerusuhan 22 Mei dikaitkan dengan keterlibatan TNI. Dia mengklaim anggotanya tak ada yang terlibat dalam perencanaan makar.

Pernyataan ini disampaikan meresposn adanya dugaan eks-tim mawar yang menjadi dalang di balik kerusuhan saat terjadi saat demonstrasi 21-22 Mei 2019 lalu. Menhan memastikan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat ini berbeda dengan yang dulu. Ia tak ingin TNI dikait-kaitkan dengan kasus makar. Hal ini dinilai akan berdampak tidak baik bagi keutuhan NKRI.

"TNI sekarang lain lah. Jangan dikait-kaitkan gitu lah, enggak baik," kata Ryamizard di Nogotirto, Sleman, Yogyakarta, Selasa (11/06/2019).

Ryamizard juga enggan membicarakan tentang keterlibatan tim mawar dalam rencana makar. Menurut dia, hal itu lebih terkait dengan politik negara. Baginya, politik negara dimaknai sebagai upaya untuk menjaga NKRI tetap utuh dengan dasar Pancasila. Tim Mawar telah menjadi bagian dari masa lalu. Kasus mereka telah selesai di mata hukum.

Ia meminta, jikapun ada keterlibatan tim tersebut dalam kasus makar yang belakangan ini mencuat, ia meminta polisi melakukan pengusutan. Begitu pula dengan dugaan keterlibatan Mantan Kapolda Metro Jaya Sofjan Jacob. Ia meminta semua pihak yang terlibat mengikuti aturan hukum yang berlaku.

"Kita negara hukum. Hukum itu panglima tertinggi. Harus ditaati. Siapapun, tentara, polisi, ulama, umara, harus taat kalau kita mau negara ini baik," kata dia.

Ryamizard Ryacudu hari ini berkunjung ke Yogyakarta untuk bertemu dengan dua petinggi Muhammadiyah. Ia mengaku kunjungan itu dilakukan dalam rangka silaturahmi. Menhan mengatakan, dalam pertemuan tersebut Syafii Maarif sempat menyampaikan beberapa wejangan. Ia menyatakan, umat Islam harus diberi muatan agama agar tidak terombang-ambing.

Agama, kata Menhan, perlu ditanamkan secara terus-menerus. Dengan agama yang baik, ia yakin akan terbangun negara yang baik. Lantaran, agama membentengi akhlak dan moral yang akan menjaga negara dari hal-hal negatif.

Hal itu diaminkan oleh Syafii Maarif. Ia mengatakan, ajaran agama yang ditanamkan harus benar. Sebab, saat ini banyak orang atau kelompok yang menyalahgunakan agama untuk kepentingan tertentu. Selain itu, kelompok radikal juga banyak berkembang.

"Agama yang dipahami secara benar ya. Kalau agama disalahgunakan banyak sekali sekarang," kata dia Syafii.

Ryamizard mengatakan, pertemuan itu sama sekali tak membahas masalah politik. Keduanya hanya mendiskusikan masalah agama dan moral. Ia prihatin jika kondisi negara belakangan mulai memanas. Ia tak berharap kondisi akan membutuk. Ia yakin, setiap pihak sudah mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk menjaga kondisi tetap baik.

"Ini kan bangsa Indonesia juga, bukan bangsa lain. Kalau bangsa ini berantakan, porak-poranda, ribut-ribut mati, kan yang rugi bangsa ini juga. Jadi mari kita semua jadi bangsa yang baik," kata dia.

Menhan dijadwalkan akan kembali ke Jakarta hari ini. Setelah bertemu dengan Syafii Maarif, ia juga akan berkunjung ke rumah Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Natsir di Bantul, Yogyakarta.

Selain itu, Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan membantah keterlibatan Tim Mawar dalam insiden kerusuhan saat aksi 22 Mei di Jakarta. Hal tersebut merujuk pada pemberitaan Majalah Tempo dengan judul "Tim Mawar dan Rusuh Sarinah".

Chairawan menegaskan, Tim Mawar telah bubar sejak tahun 1999 melalui putusan pengadilan. Selepas pensiun dari dunia militer, dirinya menyebut tak pernah berhubungan dengan seluruh anggota Tim Mawar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menanti Polisi Periksa Eks Tim Mawar karena Bertemu Kobra Hercules

Menanti Polisi Periksa Eks Tim Mawar karena Bertemu Kobra Hercules

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 09:08 WIB

Wacana Pansus Kerusuhan 22 Mei, Fadli Zon Usul Bentuk TGPF

Wacana Pansus Kerusuhan 22 Mei, Fadli Zon Usul Bentuk TGPF

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 21:20 WIB

Keluarga Korban Kecewa Kerusuhan 22 Mei Jadi Wacana Perusuh vs Polisi

Keluarga Korban Kecewa Kerusuhan 22 Mei Jadi Wacana Perusuh vs Polisi

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 21:12 WIB

Investigasi Kerusuhan 22 Mei, Polri Bentuk Tim Khusus

Investigasi Kerusuhan 22 Mei, Polri Bentuk Tim Khusus

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 18:18 WIB

Polri Telisik Video Ambulans Gerindra Bagi-bagi Uang ke Perusuh di Bawaslu

Polri Telisik Video Ambulans Gerindra Bagi-bagi Uang ke Perusuh di Bawaslu

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 17:46 WIB

Terkini

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 01:13 WIB

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:51 WIB

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:19 WIB

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB