Lapor Penyiksaan Pengemudi Ojol, KontraS Minta Komnas HAM Turun Tangan

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 24 Juni 2019 | 18:08 WIB
Lapor Penyiksaan Pengemudi Ojol, KontraS Minta Komnas HAM Turun Tangan
Staf pembela hukum HAM KontraS, Andi Muhammad Rezaldy. (Suara.com/Novian)

Suara.com - KontraS sejauh ini sudah menerima sebanyak 8 aduan terkait tindak kekerasan dalam kerusuhan pada 21 - 22 Mei 2019 di Jakarta. Mereka kemudian menindaklanjuti aduan tersebut ke Komnas HAM.

Staf pembela hukum HAM KontraS, Andi Muhammad Rezaldy mengatakan penyampaian aduan tersebut bertujuan agar Komnas HAM dapat ikut terlibat menangani korban kerusuhan 21 - 22 Mei yang lain.

"Dari 8 kasus itu kita sampaikan ke Komnas HAM tujuannya kami minta ke Komnas HAM agar bisa turun tangan. Dan juga bertemu dengan para korban yang terindikasi korban salah tangkap dan juga pelanggaran lainnya," kata Andi di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

Andi menerangkan, salah satu kasus yang diadukan kepada KontraS ialah mengenai penyiksaan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap pengemudi ojek daring di kawasan Jakarta Barat.

Pengemudi ojek daring tersebut kata Andi, disebut mengalami penyiksaan saat ditangkap usai pulang bekerja. Andi berujar, yang bersangkutan kemudian mengalami penyiksaan dengan menggunakan sebuah penggaris saat sedang proses BAP.

Kerusuhan 22 Mei di Petamburan. (Suara.com/Yasir)
Kerusuhan 22 Mei di Petamburan. (Suara.com/Yasir)

Andi mengatakan, penyiksaan tersebut sengaja dilakukan untuk membuat pengemudi ojek daring mengakui bahwa dirinya terlibat dalam kerusuhan 21 - 22 Mei 2019.

"Jadi ada kasus yang bersangkutan itu ojek online dia hanya datang melihat-lihat, jadi dia mengalami penyiksaan dua kali. Pertama saat ditangkap, kedua saat di BAP," kata Andi.

Terkait delapan aduan yang disampaikan itu, Komisioner Komnas HAM Amiruddin mengatakan, pihaknya masih harus mendalami keterangan guna menemukan fakta lainnya.

"Ya itu menurut keluarganya (ada penyiksaan) real-nya seperti apa ya kita belum tahu. Nanti coba kita dalami," ujar Amiruddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari Perekam Video Pengeroyokan, Komnas HAM Ragukan Pengakuan Andri Bibir

Cari Perekam Video Pengeroyokan, Komnas HAM Ragukan Pengakuan Andri Bibir

News | Senin, 24 Juni 2019 | 17:21 WIB

Update Kasus Kerusuhan 22 Mei, Komnas HAM Usaha Temukan Pengajak Demo

Update Kasus Kerusuhan 22 Mei, Komnas HAM Usaha Temukan Pengajak Demo

News | Minggu, 23 Juni 2019 | 10:31 WIB

Hong Kong Tunda RUU Ekstradisi ke China

Hong Kong Tunda RUU Ekstradisi ke China

News | Sabtu, 15 Juni 2019 | 17:46 WIB

Tanpa Polri, Komnas HAM Kerja Sendiri Telisik Kerusuhan 22 Mei

Tanpa Polri, Komnas HAM Kerja Sendiri Telisik Kerusuhan 22 Mei

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 12:31 WIB

Komnas HAM Tunggu Inisiatif Jokowi Bentuk TGPF Kerusuhan 22 Mei

Komnas HAM Tunggu Inisiatif Jokowi Bentuk TGPF Kerusuhan 22 Mei

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 12:29 WIB

Terkini

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:26 WIB

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:17 WIB

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:59 WIB

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:55 WIB

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:44 WIB

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:31 WIB

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:22 WIB

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:17 WIB