Antisipasi Aksi Massa, Polisi Jaga Ketat Kediaman Prabowo

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Senin, 15 Juli 2019 | 12:21 WIB
Antisipasi Aksi Massa, Polisi Jaga Ketat Kediaman Prabowo
Polisi jaga ketat kediaman Prabowo Subianto. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Sejumlah personel polisi dari Polda Metro Jaya berjaga di depan kediaman Prabowo Subianto Jalan Kertanegara No. 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2019). Ini mengingat adanya kabar akan ada aksi massa dari Jaringan Pemuda Penyelamat Konstituen (JPPK) Prabowo - Sandiaga Uno menolak rekonsiliasi antara Prabowo dengan Joko Widodo (Jokowi).

Dari pantauan Suara.com sekitar pukul 09.45 WIB, sejumlah personel polisi tampak bersiaga di sekitar kediaman Prabowo. Tampak pula satu unit mobil pengendalian massa dari Korps Shabara Polda Metro Jaya.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, pihak telah menurunkan 100 personel yang berjaga di sekitar kediaman Prabowo. Mereka akan disiagakan sampai situasi benar-benar kondusif.

"Kita masih antisipasi, siapkan personel untuk lakukan pengamanan di sini karena bagaimana pun fasilitas pribadi itu dilarang jadi objek unjuk rasa. Ini kan rumah, tidak boleh di sini," kata Indra saat ditemui di lokasi Jalan Kertanegara No. 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).

Indra mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan atau izin terkait aksi massa yang dijadwalkan digelar di kediaman Prabowo Subianto hari ini.

Namun, Indra menegaskan sebagaimana aturan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum menyebutkan tidak diperbolehkan adanya unjuk rasa di depan fasilitas pribadi milik orang.

"Kalau menyampaikan aspirasi dia wajib memberitahukan kepada pihak kepolisian, tetapi mereka harus tahu bahwa aturan-aturan khususnya yang menjadi objek unjuk rasa tidak dibenarkan di fasilitas-fasilitas pribadi, apalagi rumah seperti ini enggak boleh," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua JPPK Prabowo - Sandiaga Uno, Fhais mengatakan aksi gagal digelar hari ini lantaran pihaknya ingin terlebih dahulu berkonsultasi dengan Polda Metro Jaya terkait adanya larangan melakukan aksi di depan fasilitas pribadi.

Untuk itu, Fhais menuturkan hari ini pihaknya akan berkonsultasi dan menyampaikan surat pemberitahuan aksi yang direncanakan akan digelar pada Rabu (17/7/2019) lusa.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siang Ini Amien Rais Beri Pernyataan Resmi Pasca Jokowi - Prabowo Bertemu

Siang Ini Amien Rais Beri Pernyataan Resmi Pasca Jokowi - Prabowo Bertemu

News | Senin, 15 Juli 2019 | 11:57 WIB

JK: Pertemuan Prabowo - Jokowi Damaikan Kehidupan Politik

JK: Pertemuan Prabowo - Jokowi Damaikan Kehidupan Politik

News | Senin, 15 Juli 2019 | 11:16 WIB

Tak Dapat Izin Polisi, Pendukung Batal Demo di Depan Kediaman Prabowo

Tak Dapat Izin Polisi, Pendukung Batal Demo di Depan Kediaman Prabowo

News | Senin, 15 Juli 2019 | 11:13 WIB

Analis Nilai Oposisi Prabowo Akan Sehatkan Demokrasi Indonesia

Analis Nilai Oposisi Prabowo Akan Sehatkan Demokrasi Indonesia

News | Senin, 15 Juli 2019 | 10:55 WIB

Konsisten Oposisi, Gerindra Ungkap Tawaran Jatah Menteri hingga Wapres

Konsisten Oposisi, Gerindra Ungkap Tawaran Jatah Menteri hingga Wapres

News | Senin, 15 Juli 2019 | 10:54 WIB

Terkini

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:17 WIB

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:13 WIB

OTT KPK di BNPB Diduga Terkait Korupsi Dana Bencana

OTT KPK di BNPB Diduga Terkait Korupsi Dana Bencana

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:10 WIB

KPK Amankan 14 Orang di OTT BNPB, Sita Emas Batangan dan Uang Rp1,4 M

KPK Amankan 14 Orang di OTT BNPB, Sita Emas Batangan dan Uang Rp1,4 M

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

×