Terjaring OTT KPK, Ini Harta Kekayaan Dirkeu PT Angkasa Pura II

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Kamis, 01 Agustus 2019 | 13:07 WIB
Terjaring OTT KPK, Ini Harta Kekayaan Dirkeu PT Angkasa Pura II
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Rabu (31/7/2019) malam. Ada lima orang yang terjaring dalam OTT KPK, empat diantaranya sudah tiba di Gedung KPK dan tengah menjalani pemeriksaan, Kamis (1/8/2019).

Dari lima orang yang ditangkap KPK, satu diantaranya adalah Direktur Keuangan PT. Angkasa Pura II, Andra Y. Agussalam.

Berdasarkan penelusuran Suara.com melalui laman https://acch.kpk.go.id/, harta kekayaan Andra yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mencapai Rp 20.518.328.653 dan 171.090 dolar Amerika Serikat.

Andra terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 4 November 2015.

Untuk kekayaan dalam bentuk tak bergerak, Andra memiliki 3 bidang tanah dan bangunan di Bogor, Jawa Barat dan Jakarta dengan nilai total Rp 15.169.093.375.

Kemudian untuk harta bergerak, Andra memiliki enam kendaraan roda empat dengan total senilai Rp 2.635.000.000.

Untuk Tiga mobil dapat dikatakan mewah yakni Mercedez Benz C 200 tahun 2009, Mercedez Benz E 400 tahun 2014 dan Toyota Alphard tahun 2010.

Selanjutnya, Mantan Direktur Keuangan Badan Layanan Umum Transjakarta tersebut juga memiliki harta bergerak seperti logam mulia, barang seni dan antik. Adapun total dengan harta bergerak lainnya mencapai Rp 232.000.000. K

Selain itu Andra juga tercatat memiliki surat berharga dengan nilai Rp 376.072.500.

baca juga

Kemudian, Andra juga memiliki giro atau setara kas dengan total senilai Rp 2.698.476.558 dan 171.090 dollar Amerika Serikat. Terakhir, Andra tercatat memiliki hutang Rp 592.313.780.

Untuk diketahui, Andra ditangkap dalam operasi senyap KPK. Andra menerima suap yang disinyalir terkait sebuah proyek. Proyek tersebut melibatkan PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI) dengan pihak BUMN yakni PT Angkasa Pura II (PT AP) II.

KPK pun menyita sejumlah uang dalam bentuk pecahan dollar Singapura dengan nilai total mencapai Rp 1 Miliar.

Pihak-pihak yang diamankan pun masih dilakukan pemeriksaan intensif. Rencannya KPK akan langsung mentepakan status pihak yang ditangkap pada konferensi pers sore nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjaring OTT, KPK Akan Umumkan Status Pejabat PT Angkasa Pura II Sore Ini

Terjaring OTT, KPK Akan Umumkan Status Pejabat PT Angkasa Pura II Sore Ini

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 12:05 WIB

Andra Y Agussalam Terjaring OTT KPK, Angkasa Pura II Buka Suara

Andra Y Agussalam Terjaring OTT KPK, Angkasa Pura II Buka Suara

Bisnis | Kamis, 01 Agustus 2019 | 10:49 WIB

Petinggi Angkasa Pura II dan PT Inti Terciduk KPK, Ini Kata KemenBUMN

Petinggi Angkasa Pura II dan PT Inti Terciduk KPK, Ini Kata KemenBUMN

Bisnis | Kamis, 01 Agustus 2019 | 09:33 WIB

KPK Tangkap Lima Orang Termasuk Pejabat Angkasa Pura II

KPK Tangkap Lima Orang Termasuk Pejabat Angkasa Pura II

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 01:01 WIB

Ati Marliyati, Anak Keluarga Koruptor Resmi Jadi Wakil Wali Kota Cilegon

Ati Marliyati, Anak Keluarga Koruptor Resmi Jadi Wakil Wali Kota Cilegon

Banten | Rabu, 31 Juli 2019 | 17:26 WIB

Terkini

24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban

24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Pelembap Tanpa AHA BHA untuk Kulit Sensitif Pasca Peeling, Penyelamat Skin Barrier

5 Pelembap Tanpa AHA BHA untuk Kulit Sensitif Pasca Peeling, Penyelamat Skin Barrier

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:39 WIB

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:25 WIB

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

×