BNP2TKI dan BI Dorong Pekerja Migran Manfaatkan Layanan Remitansi Nontunai

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 10:46 WIB
BNP2TKI dan BI Dorong Pekerja Migran Manfaatkan Layanan Remitansi Nontunai
BNP2TKI dan Bank BCA mengedukasi PMI untuk mendorong mereka memanfaatkan layanan remitansi nontunai. (Dok : BNP2TKI).

Suara.com - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, mendorong para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) untuk memanfaatkan layanan remitansi nontunai.

Kegiatan bertajuk Edukasi dan Monitoring Perluasan Implementasi Remitansi dengan Dana Diterima di Rekening ini ditujukan kepada 100 CPMI di Balai Latihan Kerja (BLK)  Mitra Bersaudara Lampung Timur, dengan negara penempatan Taiwan dan Hongkong.

Deputi Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro BW, dalam sambutannya menyatakan,  peningkatan remitansi PMI bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan PMI dan keluarganya.

Faktor yang mempengaruhi besar kecilnya remitansi PMI adalah pada jumlah penempatan PMI, besaran gaji,  perubahan pola konsumsi, dan masih adanya PMI yang mengirimkan uangnya melalui teman atau saudara. Hal ini tidak tercatat pada lalu lintas transaksi keuangan di BI.

”Ini merupakan tindakan nyata dalam upaya membantu memudahkan para CPMI/PMI dan keluarganya untuk mengelola keuangan secara baik, sehingga setelah kembali ke Tanah Air, mererka dapat mengolah hasil kerja di luar negeri untuk kegiatan yang bersifat produktif,” ujar Anjar, di Lampung Timur, Kamis (1/8/2019). 

Melalui edukasi dan literasi ini, lanjut Anjar, PMI akan  mendapatkan  proteksi keuangan, yaitu pergi dengan tangan kosong, pulang dengan tangan penuh dan sejahtera.

“PMI harus punya rekening. Uang yang dikumpulkan harus bisa dikelola dengan baik, sehingga transaksi terlindungi dan uang yang diperoleh aman. Nantinya, seluruh hasil bisa dikelola melalui rekening,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Direktur Pemberdayaan BNP2TKI, A Gatot Hermawan, menyampaikan, edukasi ini diharapkan dapat  berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal dan nasional, serta  memberikan nilai tambah bagi PMI dan keluarganya.

“Edukasi keuangan sangat diperlukan untuk memberikan informasi terkait produk remitansi dari lembaga keuangan, yang diharapkan secara bertahap dapat mengurangi transaksi cash to cash dan tentunya mendukung program pemerintah dengan transaksi non tunai,” ujar Gatot.

baca juga

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk tindakan nyata dalam upaya membantu dan  memudahkan CPMI/PMI dan keluarganya dalam mengelola keuangan secara baik, sehingga setelah kembali ke Tanah Air, mereka dapat mengolah pendapatannya untuk kegiatan yang bersifat produktif, seperti membuka  warung dan investasi yang bermanfaat. 

"Selain di Lampung, kegiatan serupa  sebelumnya sudah dilaksanakan di Semarang bekerjasama dengan BP3TKI  Semarang dan Surabaya bekerjasama dengan LP3TKI  Surabaya," jelas Gatot.

Sementara itu, Kepala BP3TKI Lampung, Ahmad Salabi menyatakan, ia menyambut baik program tersebut. Hal ini sejalan dengan program pemberdayaan bagi PMI Purna dan keluarganya, yang sudah digulirkan di beberapa lokasi di Lampung, sejak 2015 hingga saat ini. 

Edukasi ini diharapkan dapat  membantu PMI dan keluarganya dalam mengirimkan sebagian uang untuk rencana jangka panjang yang telah ditetapkan PMI.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Deputi Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro BW, Kasudit Kerja Sama Antar Lembaga BNP2TKI, Asisten Direktur Kelompok Elektronifikasi Transaksi Ritel Bank Indonesia, Kepala BP3TKI Lampung, dan Relationship Manager PT BCA Tbk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNP2TKI : 7.935 PMI Telah Ikut Program Komunitas Keluarga Buruh Migran

BNP2TKI : 7.935 PMI Telah Ikut Program Komunitas Keluarga Buruh Migran

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 13:53 WIB

Hilang Kontak Selama 21 Tahun, BNP2TKI Berhasil Pulangkan Turini

Hilang Kontak Selama 21 Tahun, BNP2TKI Berhasil Pulangkan Turini

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 09:27 WIB

BNP2TKI Promosikan PMI Terampil dalam Pasific Exposition di New Zealand

BNP2TKI Promosikan PMI Terampil dalam Pasific Exposition di New Zealand

News | Senin, 15 Juli 2019 | 09:33 WIB

BNP2TKI : TETO Berikan Visa Pertama Melalui Proses Direct Hiring

BNP2TKI : TETO Berikan Visa Pertama Melalui Proses Direct Hiring

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 11:47 WIB

Sejak 2014, BNP2TKI Tempatkan 1,5 Juta Pekerja Migran Indonesia

Sejak 2014, BNP2TKI Tempatkan 1,5 Juta Pekerja Migran Indonesia

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 07:57 WIB

BNP2TKI Lepas Para Pekerja Indonesia ke Korea Selatan

BNP2TKI Lepas Para Pekerja Indonesia ke Korea Selatan

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 18:19 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×