BNP2TKI Lepas Para Pekerja Indonesia ke Korea Selatan

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 02 Juli 2019 | 18:19 WIB
BNP2TKI Lepas Para Pekerja Indonesia ke Korea Selatan
Pelepasan PMI Program G to G ke Korea Selatan di Gedung Korea Indonesia Technical and Cultural Cooperation Center (KITCC), Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2019). (Dok : BNP2TKI).

Suara.com - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) kembali memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam "Pelepasan PMI Program G to G ke Korea Selatan", di Gedung Korea Indonesia Technical and Cultural Cooperation Center (KITCC), Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2019). Para pekerja diharapkan menabung sebagai bentuk investasi demi masa depan.

“Menabung bukan berarti disisakan, tapi disisihkan. Jadi harus punya target dari awal tentang banyaknya uang untuk investasi masa depan. Bukan hanya itu, kalian juga bisa kuliah sambil bekerja di universitas terbuka. Ini juga termasuk bentuk investasi untuk masa depan,” ujar Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI, Arini Rahyuwati, dalam sambutannya.

Saat itu, Arini menuturkan tentang pentingnya kemampuan mengelola penghasilan yang didapatkan.

“Kalian bekerja ke Korea Selatan untuk mencari penghasilan. Penghasilan ini harus bisa dikelola dengan baik. Harus ada pembagian antara jumlah yang ditabung, yang dikirim untuk keluarga, juga untuk keperluan selama kalian berada di Korea. Dari awal kalian sudah harus ada pembagian seperti itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian BNP2TKI, Justi Amaria, dalam sambutannya memberikan beberapa pesan kepada PMI yang akan diberangkatkan.

“Kesempatan ini harus disyukuri, karena tidak semua orang bisa mendapatkannya.  Jangan disia-siakan. Selama bekerja di Korea Selatan, manfaatkan kesempatan baik ini agar adik-adik bisa menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga apa yang sudah kalian dapatkan di Korea Selatan, bisa dibawa kembali ke Indonesia. Selanjutnya, biasakanlah disiplin waktu, tetap berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia, jaga kesehatan, dan taati aturan-aturan yang berlaku di sana karena kalian membawa nama baik Indonesia. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara di KITCC, sehingga bisa mengantarkan mereka untuk bekerja ke Korea Selatan. Semoga bisa kembali dan membangun bangsa ini,” tutur Justi.

Direktur Indonesia EPS Center, Choi Jeongyun, pada kesempatan itu juga memberikan pesan bahwa saat ini, di Korea sudah memasuki musim panas.

“Di Korea saat ini sudah musim panas, jadi mungkin akan ada perbedaan cuaca dengan di Indonesia. Kalian harus menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik selama bekerja di sana. Saya juga berterima kasih kepada BNP2TKI untuk program G to G ini. Saya berharap, para PMI bisa mencintai Korea seperti saya juga mencintai Indonesia. Saya tahu peribahasa Indonesia yang berbunyi 'di mana ada kemauan, di situ ada jalan'. Saya berharap semoga kalian berhasil,” ujarnya.

Kasubdit Pelaksanaan Penempatan, Nugroho Pratiknyo, mengatakan, pelepasan PMI ke Korea Selatan kali ini berjumlah 148 orang, yang seluruhnya akan bekerja di bidang manufaktur.

“Pelepasan ini merupakan kloter ke-44 dan sudah rutin kami lakukan tiga kali seminggu, yaitu setiap Senin untuk bidang fishing, Selasa untuk bidang manufaktur, dan Rabu untuk yang re-entry. Sampai tanggal 1 Juli 2019, jumlah penerbangan PMI ke Korea Selatan sudah mencapai angka 3.081 orang. Selanjutnya, dari 148 orang ini terdiri dari 141 orang laki-laki dan 7 perempuan,’’ ungkap Nugroho.

Nugroho mengatakan, dari segi daerah asal, totalnya berasal dari 7 provinsi, di antaranya dari Jambi yang tidak biasanya menjadi daerah asal PMI, ada juga dari Lampung dan Sulawesi Selatan. Dari sebaran kabupaten dan kota, totalnya berasal dari 40 kabupaten dan kota, di antaranya yang terbanyak dari Indramayu sebanyak 22 PMI, dari Cilacap sebanyak 21 PMI, dari Blitar 13 PMI, dari Ponorogo 11 PMI, juga dari Banyuwangi sejumlah 7 PMI.

Dari segi tingkat pendidikan, ada 2 orang sarjana S1, 117 lulusan SMA sederajat, dan 28 lulusan SMP sederajat.

“Tahun ini, trennya sudah meningkat. Dari yang tadinya kebanyakan hanya lulusan SMP sederajat, sekarang kebanyakan sudah lulusan SMA sederajat,” lanjut Nugroho.

Kegiatan kali ini juga dihadiri oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian BNP2TKI, Justi Amaria, Kepala Bagian Konsultasi dan Bantuan Hukum BNP2TKI, Siti Rolijah, Kepala Seksi Pemberangkatan, Dian Novi Damayanti, Direktur Indonesia EPS Center, Choi Jeongyun, dan Deputi Direktur Indonesia EPS Center, Kim Kimyong.

Kegiatan ini ditutup dengan pemakaian jaket secara simbolik kepada wakil PMI, berfoto bersama, dan pemberian selamat kepada seluruh PMI yang akan diberangkatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNP2TKI Lepas 255 Pekerja Manufaktur dan Perikanan ke Korsel

BNP2TKI Lepas 255 Pekerja Manufaktur dan Perikanan ke Korsel

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 12:51 WIB

BNP2TKI Fasilitasi Pembagian Sembako oleh BRI pada Pekerja Migran

BNP2TKI Fasilitasi Pembagian Sembako oleh BRI pada Pekerja Migran

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 08:59 WIB

BNP2TKI dan KBRI Riyadh Pulangkan Pekerja Sakit dari Jeddah

BNP2TKI dan KBRI Riyadh Pulangkan Pekerja Sakit dari Jeddah

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 17:16 WIB

BNP2TKI Lantik Dua Pejabat Esselon I

BNP2TKI Lantik Dua Pejabat Esselon I

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 17:34 WIB

Walau Diguyur Hujan, BNP2TKI Lepas 354 PMI ke Korea Selatan

Walau Diguyur Hujan, BNP2TKI Lepas 354 PMI ke Korea Selatan

News | Selasa, 24 April 2018 | 15:34 WIB

BNP2TKI Keluhkan Sistem Kontrak Kerja di Arab Saudi

BNP2TKI Keluhkan Sistem Kontrak Kerja di Arab Saudi

News | Sabtu, 18 April 2015 | 19:41 WIB

Terkini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:40 WIB

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:38 WIB

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:26 WIB

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:56 WIB

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:49 WIB

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:43 WIB

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:36 WIB

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:33 WIB

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:30 WIB