Cerita Detik-detik 9 Mahasiwa IPB Bertahan dari Gempa Banten 7,4 SR

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 11:13 WIB
Cerita Detik-detik 9 Mahasiwa IPB Bertahan dari Gempa Banten 7,4 SR
Gempa Bali. (BNPB)

Suara.com - Di balik peristiwa gempa Banten 7,4 SR (dimutahirkan 6,9 SR) ada kisah sembilan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelamatkan diri dari guncangan gempa Banten di Sukabumi, Jawa Barat.

Mereka lari ke dataran yang lebih tinggi seperti daerah perbukitan di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu status peringatan tsunami dari BMKG.

"Keberadaan kami di Kecamatan Simpenan ini untuk melaksanakan IPB Goes To Field dan saat kejadian gempa saya dan rekan yang lain langsung melarikan diri ke datararan yang lebih tinggi," kata mahasiswa IPB semester V Jurusan Perikanan Muhamad Dzikri di Sukabumi, Jumat (2/8/2019) malam.

Sembilan mahasiswa IPB tersebut dibagi menjadi dua tim. Tim pertama berjumlah lima orang melakukan penelitian di Desa Cidadap dan tim lainnya berjumlah empat orang di Desa Sangrawayang.

Dia yang bergabung dengan tim yang berada di Desa Cidadap panik karena lokasi penelitiannya berada di daratan rendah dan dekat dengan pesisir pantai sehingga saat gempa langsung naik ke tempat yang lebih tinggi yakni di Jalan Babakanwareng, Binakarya.

Namun, empat rekannya yang berada di Desa Sangrawayang masih belum diketahui keberadaannya karena tidak bisa dihubungi. Tapi, informasinya rekannya itu sudah berada di tempat tinggi dan bergabung dengan warga lainnya.

"Tidak hanya saya sebagian warga yang tinggal dengan dengan pesisir pantai pun ikut mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan hingga kini kami belum berani turun dan masih takut ada gempa susulan serta terjadi tsunami," katanya.

Dzikri mengatakan ia dan rekannya tetap bertahan di daerah tersebut hingga pukul 22.00 WIB atau setelah peringatan potensi tsunami dicabut oleh BMKG.

baca juga

Sebab, informasinya air laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu pasang, namun info itu tidak benar. Sehingga ia dan rekannya berani turun jika kondisi benar-benar sudah aman. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Klaim Pasokan Listrik ke Daerah Gempa Banten Aman

PLN Klaim Pasokan Listrik ke Daerah Gempa Banten Aman

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 10:53 WIB

Pernah Ada Mega Tsunami, Waspada Gempa Raksasa 9 SR Guncang Selatan Jawa

Pernah Ada Mega Tsunami, Waspada Gempa Raksasa 9 SR Guncang Selatan Jawa

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 10:43 WIB

8 Daerah di Jawa Timur Ikut Rasakan Getaran Gempa Banten

8 Daerah di Jawa Timur Ikut Rasakan Getaran Gempa Banten

Jatim | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 10:25 WIB

Gempa Banten 7,4 SR, Satu Orang Tewas Kena Serangan Jantung

Gempa Banten 7,4 SR, Satu Orang Tewas Kena Serangan Jantung

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 10:19 WIB

106 Rumah di Banten Hancur Akibat Gempa, Warga Butuh Bantuan

106 Rumah di Banten Hancur Akibat Gempa, Warga Butuh Bantuan

Banten | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 10:17 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×