Tips Agar Tetap Bisa Berkurban Meski dengan Dana Minim

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 07 Agustus 2019 | 08:41 WIB
Tips Agar Tetap Bisa Berkurban Meski dengan Dana Minim
Hewan kurban. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Berkurban di Hari Raya Idul Adha tentu menjadi dambaan setiap umat muslim. Meski demikian, tidak semua umat muslim bisa menjalaninya lantaran keterbatasan uang yang dimiliki.

Bagi umat muslim yang memiliki dana minim tak perlu mengubur mimpi berkurban di hari raya. Sebab, ada beberapa langkah yang bisa ditempuh agar bisa tetap berkurban meski dengan dana yang pas-pasan.

Suara.com melansir dari NU.or.id, Senin (5/8/2019), ulama memberikan beberapa pertimbangan terkait standr keutamaan hewan kurban. Mulai dari nilai syiar, kualitas daging, kuantitas hinga warna dan jenis kelamin hewan kurban.

Hal tersebut dijelaskan oleh Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Jawi yang artinya sebagai berikut.

"Dan paling utamanya hewan kurban dilihat dari banyaknya daging (kuantitas) dan tampaknya nilai syiar adalah unta, lalu sapi, kemudian kambing. Sedangkan dari sisi kualitas daging, maka domba lebih utama dari kambing kacang, kemudian kerbau lebih utama daripada sapi Arab, karena kualitas dagingnya lebih baik; dan dilihat dari banyaknya hewan yang dialirkan darahnya serta kualitas dagingnya, maka tujuh kambing lebih utama daripada satu unta atau sapi. Dari segi warna, maka yang putih lebih utama, kemudian kuning, kemudian putih keruh, kemudian merah, kemudian putih campur hitam, kemudian hitam. Ketika terjadi pertentangan antara beberapa kriteria, maka yang gemuk hitam lebih utama daripada putih kurus dan yang dapat mencakup dua kriteria lebih utama daripada yang hanya satu kriteria saja, dan yang putih gemuk ketika berjenis kelamin jantan lebih utama secara mutlak,” (Syekh Muhammad Nawawi al-Jawi, Tausyikh ‘ala ibni al-Qosim hal. 598, haromain).

Beberapa pertimbangan tersebut merupakan pertimbangan utama, bukan pertimbangan yang harus dipenuhi dalam berkurban. Sehingga seseorang memiliki dana terbatas dan tak bisa membeli kambing gemuk dan berharga mahal diperbolehkan membeli kambing dengan harga murah selama memenuhi standar keabsahan hewan kurban.

Oleh karena itu, umat musli yang memiliki dana terbatas tetap bisa berkurban asalkan memenuhi keabsahan. Bila memiliki keuangan yang berlebih maka disarankan untuk memenuhi pertimbangan utama yang dijelaskan di atas.

Ada tiga ketentuan keabsahan hewan kurban yang perlu diperhatikan. Ketentuan ini menjadi penentu apakah hewan kurban sah atau tidak.

1. Memenuhi standar usia hewan kurban
Untuk hewan untan disyaratkan berusia lima tahun memasuki tahun keenam. Untuk sapi dan kambing kacang berusia dua tahun memasuki tahun ketiga sementara domba dan kambing berusia satu tahun atau sudah tanggal giginya meski belum genap berusia satu tahun.

baca juga

Adapun jenis kelamin hewan boleh jantan maupun betina. Meski demikian ulama menyarankan agar memilih kambin jantan sebab dagingnya lebih lezat.

2. Batas Maksimal kapasitas orang berkurban
Keterbatasan dana yang dimiliki jangan sampai menjadikan seseorang memilih berkurban melebihi kapasitas jumlah orng yang berkurban.

Untuk syaratna, seekor sapi dan unta boleh digunakan untuk 7 orang sementara kambing dan domba hanya boleh untuk satu orang. Lebih dari kapasitas tersebut maka kurban yang dilakukan tidak sah.

3. Terbebas dari cacat
Dalam memilih hewan kurban hendaknya dipastikan bahwa hewan tersebut terbebas dari cacat apapun. Sebab, hal ini akan mempengaruhi kualitas daging.

Pastikan hewan yang dipilih tidak terlalu kurus hingga tidak memiliki sumsum, gila terputus telinganya, pincang, buta sebelah, sakit parah hingga berpenyakit kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Iklan Kambing Pakai JIlbab di Bandung, Warganet Berang

Viral Iklan Kambing Pakai JIlbab di Bandung, Warganet Berang

News | Minggu, 04 Agustus 2019 | 19:07 WIB

Ini Panduan Membeli Hewan Kurban yang Disyaratkan

Ini Panduan Membeli Hewan Kurban yang Disyaratkan

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 06:00 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1440 H Jatuh pada 11 Agustus 2019

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1440 H Jatuh pada 11 Agustus 2019

Video | Kamis, 01 Agustus 2019 | 21:00 WIB

Idul Adha 2019: Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

Idul Adha 2019: Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 20:53 WIB

Sekadar Mengingatkan, Begini Tata Cara Salat Idul Adha 2019

Sekadar Mengingatkan, Begini Tata Cara Salat Idul Adha 2019

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 20:55 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×