Kronologi Ibu Hamil Novi Diberi Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Muara

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:35 WIB
Kronologi Ibu Hamil Novi Diberi Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Muara
Ibu hamil bernama Novi Sriwahyuni (21) diberi vitamin B6 kadaluarsa oleh pihak Puskesmas Kamal Muara, Jakarta Utara. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Novi Sriwahyuni (21) mengaku sempat dipaksa oleh Kepala Puskesmas Kamal Muara di Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara untuk tidak menuntut. Sebab, Kepala Puskesmas Kamal Muara itu mengklaim telah bertanggung jawab dengan mengantarkan Novi memeriksa kandungan ke RSIA Bun, Kosambi, Tanggerang.

Novi menuturkan Kepala Puskesmas Kamal Muara sempat meminta maaf atas kelalaiannya lantaran telah memberikan vitamin B6 kadaluarsa kepada dirinya yang tengah hamil 3 bulan itu. Kepala Puskesmas itu pun lantas mengajak Novi dan keluarga untuk memeriksa kandungnya ke RSIA Bun, Kosambi, Tanggerang.

"Cuma USG doang, kondisi janin dokter bilang baik dan saya dikasih obat penguat terus obat nyeri sama mual," kata Novi saat ditemui di rumahnya RT 07/RW 01, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (22/8/2019).

Usai diperiksa pada Kamis (15/8) siang, dalam perjalanan pulang dari RSIA Bun, Kepala Puskesmas pun meminta Novi dan keluarga untuk ke Puskesmas Kamal Muara lebih dulu. Kepala Puskesmas itu meminta Novi dan keluarga membuat perjanjian hitam di atas putih untuk tidak menuntut pihaknya bilamana terjadi sesuatu terhadap Novi dan kandungannya.

"Mereka minta menandatangani bahwa mereka itu sudah bertanggung jawab dan nanti jika terjadi apa-apa dengan saya dan bayi, dia tidak bertanggung jawab lagi seperti itu. Kepala Puskesmas-nya yang minta," ungkapnya.

Kendati begitu, Novi dan keluarga pun tidak mau menandatangani perjanjian itu. Karenanya, Kepala Puskesmas Kamal Muara itu menahan obat Novi dari RSIA Bun.

"Kepala Puskesmas-nya bilang obat dikasih tapi kalau sudah menandatangani hitam di atas putih," katanya lagi.

Merasa kesal dan kecewa atas sikap Kepala Puskesmas Kamal Muara, Novi dan keluarga pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (15/8) malam.

"Itu alasan keluarga akhirnya melapor ke polisi, keluarga kesalnya juga di situ," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Kali Diberi Obat Kadaluarsa di Puskesmas, Ibu Hamil Novi Hampir Pingsan

Dua Kali Diberi Obat Kadaluarsa di Puskesmas, Ibu Hamil Novi Hampir Pingsan

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:04 WIB

Wanita Hamil Muntah-muntah Dikasih Obat Kedaluwarsa, Dinkes DKI Minta Maaf

Wanita Hamil Muntah-muntah Dikasih Obat Kedaluwarsa, Dinkes DKI Minta Maaf

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:14 WIB

Obat yang Telah Kedaluwarsa Masih Bisa Digunakan, Benarkah?

Obat yang Telah Kedaluwarsa Masih Bisa Digunakan, Benarkah?

Health | Kamis, 21 Februari 2019 | 20:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×