Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Astagfirullah, Saya Menangis Membaca Ini

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 20:37 WIB
Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Astagfirullah, Saya Menangis Membaca Ini
Menteri era Orde Baru, Emil Salim mengemukakan pendapatnya dalam Diskusi 'Tantangan Persoalan Ekonomi Sosial dan Pemerintahan Ibu Kota Baru' INDEF di ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (23/8/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Menteri era Orde Baru, Emil Salim menyebut ada kekeliruan dalam dokumen Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengenai perencanaan gagasan ibu kota baru. Ia pun 'gagal' paham apabila pemindahan ibu kota dipilih sebagai solusi dari semrawutnya Jakarta.

Menteri Negara Urusan Kependudukan dan Lingkungan Hidup pada Kabinet Pembangunan III, itu sempat membaca makalah Bappenas soal pemindahan ibu kota. Menurutnya ada kekeliruan di balik alasan pemindahan ibu kota.

"Makalah papper Bappenas yang saya terima, saya terima alasan pindah ibu kota, saya baca, saya anggap keliru," kata Emil dalam sebuah Diskusi 'Tantangan Persoalan Ekonomi Sosial dan Pemerintahan Ibu Kota Baru' INDEF di ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (23/8/2019).

Emil kemudian mengungkapkan ketidakpahamannya melihat pemindahan ibu kota dilakukan dengan pertimbangan Jakarta sebagai ibu kota sudah dipusingkan dengan berbagai masalah seperti macet, banjir, air yang kotor dan sebagainya. Apabila masalahnya ada di situ, lanjutnya, maka yang seharusnya dilakukan ialah membicarakan solusinya.

"Nah kalau saya, kalau itu soalnya ya soalnya itu kita pecahkan (masalahnya) bukan pindah ke tempat lain. Lantas, kalau pindah ke tempat lain gimana soal banjir, soal yang lain? Enggak ngerti saya itu," ujarnya.

Leboh lanjut, ia juga sempat menyinggung adanya ancaman banjir besar dari utara Pulau Jawa yang juga sempat dibahas oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pada 2017 silam. Emil pun bingung dengan solusi yang diberikan oleh Bappenas.

"Tapi mana tanggung jawab Bappenas yang menyatakan ini harus pindah? Astagfirullah, saya bukan orang Jawa tapi saya menangis membaca ini," tuturnya.

Emil kemudian menjelaskan seharusnya pemerintah menyiapkan anggaran menghadapi bonus demografi pada 2030. Ketimbang menggelontorkan anggaran untuk memindahkan ibu kota, Jokowi semestinya bisa fokus kepada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menyinggung dengan bonus demografi yang akan didapatkan Indonesia di masa mendatang.

"Dengan demikian majunya bangsa itu kalau kita fokus, termasuk pada Indonesia bagian Timur bisa kita tingkatkan sumber daya manusia, tercipta lah pemerataan pembangunan bukan dengan memindahkan fisik," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Bappenas Serahkan Kajian Struktur Tanah Ibu Kota Baru Kepada Jokowi

Kepala Bappenas Serahkan Kajian Struktur Tanah Ibu Kota Baru Kepada Jokowi

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 19:09 WIB

Pakar UI: Perpindahan Ibu Kota Berpotensi Timbulkan Konflik Baru

Pakar UI: Perpindahan Ibu Kota Berpotensi Timbulkan Konflik Baru

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 18:30 WIB

Ibu Kota Baru Berpotensi Diguncang Gempa, Ada Jalur Sesar Aktif di Kaltim

Ibu Kota Baru Berpotensi Diguncang Gempa, Ada Jalur Sesar Aktif di Kaltim

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 17:56 WIB

Menteri ATR Isyaratkan Ibu Kota Baru Belum Tentu di Kalimantan Timur

Menteri ATR Isyaratkan Ibu Kota Baru Belum Tentu di Kalimantan Timur

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 15:34 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×