Mensos Lantik ASN Penyandang Disabilitas Pertama sebagai Pejabat Kemensos

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 27 Agustus 2019 | 09:40 WIB
Mensos Lantik ASN Penyandang Disabilitas Pertama sebagai Pejabat Kemensos
Mensos, Agus Gumiwang Kartasasmita, melantik ASN penyandang disabilitas di Kemensos. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos),  Agus Gumiwang Kartasasmita melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos). Salah satu pejabat yang dilantik adalah penyandang disabilitas.

Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen dalam memberi ruang kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) disabilitas yang memiliki kemampuan kerja yang baik.

"Ibu Eva kami tetapkan sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, bukan karena beliau disabilitas. Tidak ada hubungannya dengan kondisi beliau, tapi karena memang menurut Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan, beliau memiliki nilai atau scoring tertinggi," kata Mensos kepada wartawan, usai pelantikan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Gedung Kemensos, di Jakarta, Senin (27/8/2019).

Eva Rahmi Kasim resmi dilantik menjadi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial. Ia merupakan satu-satunya perempuan yang dilantik dan penyandang disabilitas pertama di Indonesia yang menduduki jabatan eselon 2.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Fungsional Analisis Kebijakan Madya, Biro Perencanaan Kemensos.

Kelima pejabat yang lain yang dilantik adalah Sanusi sebagai Kepala Biro Hukum, Laode Taufik Nuryadin sebagai Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil, Muhamad Safii Nasution sebagai Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Hasim sebagai Kepala Pusat Penyuluhan Sosial, dan Beni Sujanto sebagai Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial.

Di hadapan Mensos, Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Madya yang menyaksikan pelantikan, Eva membaca dengand lantang Pakta Integritas.

"Saya ingin menyampaikan pesan untuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas bahwa tidak ada limit atau batasan bagi mereka untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, tidak ada batasan untuk memberikan kontribusi," terang Agus.

Pelantikan ini, lanjutnya, juga sejalan dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas pasal 11 huruf G, yakni penyandang disabilitas mempunyai hak  memperoleh kesempatan dalam mengembangkan jenjang karier dan segala hal normatif yang melekat di dalamnya.

baca juga

"Saya berharap, ini bisa menginspirasi para ASN penyandang disabilitas di seluruh Tanah Air bahwa tak ada limit bagi mereka untuk bermimpi menempati menempati jabatan atau posisi tertentu. Contohnya Ibu Eva, yang meraih nilai terbaik berdasarkan hasil seleksi terbuka dan terbukti kompeten di bidang yang beliau tekuni," tegas Mensos.

Sementara itu, Eva ditemui usai pelantikan, mengaku senang sekaligus bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan.

"Bersyukur sekali, karena mempunyai kesempatan yang sama untuk bisa mengaktualisasikan diri dan kesempatan yang sama untuk bekerja. Ini menunjukkan bahwa kita semua setara. Bapak Mensos tadi juga menyampaikan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk menempati jabatan berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing," terangnya, dengan mata berbinar-binar.

Ia juga menuturkan proses seleksi jabatan dilaluinya, sama seperti peserta yang lain. Hal ini dimulai dari proses seleksi administrasi, penyampaian makalah, seleksi kompetensi hingga proses wawancara.

"Ke depan, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Sosial, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial akan menghasilkan riset-riset yang dapat menjadi bahan pertimbangan pembuatan keputusan dan kebijakan untuk mengatasi berbagai masalah-masalah sosial. Setiap masalah-masalah sosial diatasi berdasarkan riset atau penelitian," ujarnya.

Eva Rahmi Kasim, lahir pada 23 Juli. Ia mendapatkan penghargaan Lencana Karya Satya dari Presiden pada 2019 atas pengabdiannya selama 20 tahun sebagai ASN.

Ia pernah menerima Australian Alumni Award dari Pemerintah Australia untuk kategori Tokoh Inspirasional. Ia juga menulis berbagai artikel tentang isu disabilitas yang diterbitkan oleh berbagai media nasional.

Eva merupakan alumni S-1 Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Indonesia (UI) kemudian melanjutkan S-2 di jurusan Ilmu Disabilitas, Deakin University, Melbourne, Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepergok Warga, Buruh Bangunan Ini Nyaris Perkosa Penyandang Disabilitas

Kepergok Warga, Buruh Bangunan Ini Nyaris Perkosa Penyandang Disabilitas

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:12 WIB

Lewat Ganjil Genap Tak Terkendala Pelat Nomor? Bisa, Ini Daftarnya

Lewat Ganjil Genap Tak Terkendala Pelat Nomor? Bisa, Ini Daftarnya

Otomotif | Kamis, 15 Agustus 2019 | 13:20 WIB

Perusahaan di Depok Wajib Pekerjakan Penyandang Disabilitas Sesuai Kuota

Perusahaan di Depok Wajib Pekerjakan Penyandang Disabilitas Sesuai Kuota

Jabar | Rabu, 14 Agustus 2019 | 18:01 WIB

Penyandang Tunarungu Berharap Ada Penterjemah Ceramah di Setiap Masjid

Penyandang Tunarungu Berharap Ada Penterjemah Ceramah di Setiap Masjid

News | Minggu, 11 Agustus 2019 | 15:14 WIB

Masjid Istiqlal Perlakukan Khusus Jamaah Disabilitas untuk Salat Idul Adha

Masjid Istiqlal Perlakukan Khusus Jamaah Disabilitas untuk Salat Idul Adha

News | Minggu, 11 Agustus 2019 | 06:04 WIB

Berjuang Mengais Rezeki di Tengah Keterbatasan Fisik

Berjuang Mengais Rezeki di Tengah Keterbatasan Fisik

Foto | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 09:34 WIB

DPR : Penyandang Disabilitas Belum Mendapatkan Perlakuan Adil

DPR : Penyandang Disabilitas Belum Mendapatkan Perlakuan Adil

DPR | Kamis, 08 Agustus 2019 | 09:59 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×