Pidato Kontemplasi, SBY: Pertama Kasih Sayang, Bukan Kebencian

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 09 September 2019 | 20:59 WIB
Pidato Kontemplasi, SBY: Pertama Kasih Sayang, Bukan Kebencian
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampaikan pidato kontemplasi. (Suara.com.Tio)

Suara.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan tiga poin dalam pidato kontemplasinya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019) malam. Pidato ini disampaikan dalam memperingati tiga momen; ulang tahun ke-70 SBY, HUT ke-18 Partai Demokrat, dan 100 hari wafatnya Ani Yudhoyono.

Dalam pidatonya, SBY menyampaikan tiga hal penting yang menjadi pokok pikirannya bagi bangsa Indonesia saat ini.

Pertama, SBY berharap masyarakat Indonesia semakin menjadi masyarakat yang baik dalam negara yang baik di dalam kemajemukan.

Kemajemukan ini lah yang menurut SBY harus menjadi kekuatan pemersatu negara, bukan justru menghancurkan dan menimbulkan konflik.

"Kemajemukan ini di satu sisi adalah anugerah kekayaan dan kekuatan. Namun, di sisi lain adalah kerawanan, sumber konflik dan juga kelemahan. Karenanya, tak ada resep ajaib untuk menjaga persatuan dan kerukunan, kecuali secara sadar kita memperkuat 2 nilai fundamental dan kemudian menjalankannya dengan sungguh-sungguh, Apa itu? Pertama adalah kasih sayang (love) di antara kita, dan bukan kebencian (hatred)," kata SBY dalam pidatonya, di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019) malam.

Kedua, SBY juga menyoroti keadilan ekonomi masyarakat Indonesia agar menciptakan kesejahteraan yang adil dan beradab sesuai dengan yang diamalkan Pancasila.

"Marilah kita berihtiar seraya bergandengan tangan, agar bisa makmur bersama-sama. Kalau semua makmur, semua sejahtera, rasa keadilan akan datang dan bersemi di negeri ini. Realistiknya adalah yang miskin makin berkurang, dan ketimpangan sosial ekonomi tidak semakin menganga. Yang kaya mesti ingat yang miskin, yang kuat mesti ingat yang lemah," ucap SBY.

Ketiga, SBY berhara politik Indonesia ke depan harus menjadi politik yang teduh meski berada di dalam sistem demokrasi multi partai yang sangat beragam.

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan pidato politik tepat di hari kelahirannya sekaligus bertepatan dengan 100 hari wafat sang istri, Ani Yudhoyono. (Suara.com/Tyo)
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan pidato politik tepat di hari kelahirannya sekaligus bertepatan dengan 100 hari wafat sang istri, Ani Yudhoyono. (Suara.com/Tyo)

"Politik kita harus makin guyub, makin inklusif, dan makin teduh. Demokrasi tak harus selalu diwarnai dan diselesaikan dengan “one person one vote”, tapi juga ada semangat yang lain. Kompromi dan konsensus yang adil dan membangun bukanlah jalan dan cara yang buruk," kata SBY.

baca juga

"Insya Allah, kita akan benar-benar bisa menghadirkan “Masyarakat yang baik”, “Ekonomi yang baik” dan “Politik yang baik," tegasnya.

Ketiga poin ini diharapkan SBY bisa menjadi salah satu acuan bagi presiden terpilih Joko Widodo dalam memimpin bangsa Indonesia periode 2019-2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY Minta Jokowi Dengarkan Pidato Kontemplasinya

SBY Minta Jokowi Dengarkan Pidato Kontemplasinya

News | Senin, 09 September 2019 | 20:47 WIB

SBY Akan Pidato Kontemplasi Pada Tiga Peristiwa Sekaligus di Cikeas

SBY Akan Pidato Kontemplasi Pada Tiga Peristiwa Sekaligus di Cikeas

News | Senin, 09 September 2019 | 18:55 WIB

Sedih, Ultah SBY Bertepatan dengan 100 Hari Wafatnya Ani Yudhoyono

Sedih, Ultah SBY Bertepatan dengan 100 Hari Wafatnya Ani Yudhoyono

Entertainment | Senin, 09 September 2019 | 17:54 WIB

Terkini

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:31 WIB

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:30 WIB

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:29 WIB

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:25 WIB

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:24 WIB

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:22 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:19 WIB

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:15 WIB

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

×