Paman Sadis, Dodi Gendong Keponakan ke Kebun untuk Ditusuk-tusuk

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 18:37 WIB
Paman Sadis, Dodi Gendong Keponakan ke Kebun untuk Ditusuk-tusuk
Dodi Pance Simamora melukai dirinya sendiri usai menikam keponakannya yang masih berusia 2 tahun. (Batamnews.co.id)

Suara.com - Selin Hutagulung, bayi berusia dua tahun kritis setelah menerima beberapa luka tusukan yang dilakukan Dodi Pance Simamora (27) yang tak lain merupakan paman korban.

Aksi sadis itu terjadi setelah Dodi menggendong korban menuju ke sebuah kebun di Kampung Ubi, RT 1, RW 9, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Jumat (4/10/2019).

Warga akhirnya melaporkan kejadian 'gila' ini ke polisi. Anggota Polsek Nongsa langsung mengamankan Dodi yang tampak bersimbah darah karena melukai dirinya sendiri. Sementara kondisi keponakannya kritis usai ditusuk.

Kapolsek Nongsa Kompol Albert Sihite menyebutkan, pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB tersangka meminjam pisau ke salah satu tetangga dengan alasan untuk mengambil sesuatu di kebun. Ia sambil menggendong korban.

Di kebun itu, salah seorang saksi mata lain melihat tersangka membaringkan balita 2 tahun itu dan menusuknya 3 kali menggunakan pisau tersebut. Wanita itu pun berteriak.

"Setelah menusuk korban tersangka mencoba untuk bunuh diri dengan menusukan pisau ke perutnya, setelah itu tersangka menggendong korban menuju kebun," Albert Sihite seperti dikutip Batamnnews.co.id--jaringan Suara.com.

Kerabat korban lainnya, Januari Hutagulung mendengar adanya kejadian tersebut langsung mencari tersangka dan menemukannya di kebun.

Melihat balita itu dalam keadaan kritis, Ia memanggil orang tua Seli dan membawanya ke RS. Soedarsono Darmosuwito di Nongsa.

"Tak lama kemudian anggota opsnal (polisi) juga membawa tersangka menuju RS Soedarsono Darmosuwito untuk mendapatkan perawatan luka tusukannya sendiri yang cukup serius," katanya.

baca juga

Polisi saat ini memberi garis TKP. Sementara, balita Seli dikabarkan dirujuk ke RS Budi Kemulian untuk mendapatkan perawatan intensif.


"Tim Inafis Polresta Barelang sudah berada di TKP. Saat ini orang tua korban belum membuat laporan dikarenakan masih fokus menunggu tindakan operasi," katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat, Jaksa di Bintan Jadi Target Percobaan Pembunuhan

Gawat, Jaksa di Bintan Jadi Target Percobaan Pembunuhan

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 16:19 WIB

Coba Bunuh Ibu Kandung Pakai Parang, Ali Tak Terindikasi Sakit Jiwa

Coba Bunuh Ibu Kandung Pakai Parang, Ali Tak Terindikasi Sakit Jiwa

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 15:22 WIB

Balita Dibunuh Ayah Tiri, Sering Dianiaya Sejak Belum Bisa Jalan

Balita Dibunuh Ayah Tiri, Sering Dianiaya Sejak Belum Bisa Jalan

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 15:01 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×