Balita Dibunuh Ayah Tiri, Sering Dianiaya Sejak Belum Bisa Jalan

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 24 Agustus 2018 | 15:01 WIB
Balita Dibunuh Ayah Tiri, Sering Dianiaya Sejak Belum Bisa Jalan
Gatot, kakek AAP, balita berusia 2 tahun meninggal dunia setelah dianiaya ayah tirinya berinisial AS (27). Ia meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara, Jumat (24/8/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - AAP, balita berusia 2 tahun meninggal dunia setelah dianiaya ayah tirinya berinisial AS (27). Ia meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara, Jumat (24/8/2018).

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, AAP  sudah sempat dirawat di RSUD Koja sejak Kamis (23/8).

Kakek korban, Gatot (56), mengatakan cucunya bukan kali ini saja mendapat perlakuan kejam dari AS.

“Sebelum penganiayaan terakhir yang menyebabkan AAP meninggal dunia, si AS sudah sering memukulnya. Ayah tirinya itu pernah memukul AAP menggunakan helm sampai pelipisnya lebam,” tutur Gatot kepada Suara.com, Jumat siang.

Ia menuturkan, AS kerapkali memukuli AAP tanpa alasan jelas. Bahkan, aksi kekerasan itu sudah dilakukan AS kepada AAP sejak menikahi sang ibu, Yanti.

”Sejak menikah. Jadi, sejak AAP masih berusia 1,5 tahun itu dia sering dianiaya AS. Dia menikahi Yanti pada tahun lalu. Karenanya, sejak AAP belum bisa jalan sudah sering dianiaya,” tandasnya.

Paman korban, Leo (35), menambahkan pelaku tidak senang terhadap kehadiran korban karena bukan merupakan anak kandung alias anak tiri.

"Jadi adik saya (Yanti) sedang mengandung anaknya AS. Otomatis dia mau membesarkan anaknya yang ada di perut Yanti. Si korban mau disingkirkan sama dia," tutur Leo.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Tiri Siksa Anaknya yang Masih Balita Hingga Kritis di Koja

Ayah Tiri Siksa Anaknya yang Masih Balita Hingga Kritis di Koja

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 12:10 WIB

Incar Muda Mudi, 2 Begal Cabul di Jakut Pilih Korban Secara Acak

Incar Muda Mudi, 2 Begal Cabul di Jakut Pilih Korban Secara Acak

News | Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:06 WIB

Tawuran Pasar Rebo, Suporter Sepak Bola Menjarah Warung Kopi

Tawuran Pasar Rebo, Suporter Sepak Bola Menjarah Warung Kopi

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 17:53 WIB

Tawuran Suporter Klub Sepakbola di Pasar Rebo, 2 Bersimbah Darah

Tawuran Suporter Klub Sepakbola di Pasar Rebo, 2 Bersimbah Darah

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 17:31 WIB

Area Velodrome Rawamangun Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Area Velodrome Rawamangun Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

News | Kamis, 02 Agustus 2018 | 21:34 WIB

Terkini

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

×