Setelah PKS, Nasdem Bertemu PAN, Zulhas: Kami Juga ke Golkar

Pebriansyah Ariefana, Novian Ardiansyah

Selasa, 05 November 2019 | 11:27 WIB
Setelah PKS, Nasdem Bertemu PAN, Zulhas: Kami Juga ke Golkar
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan seusa menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Subroto. (Suara.com/Fakhri Fuadi).

Suara.com - Partai Nasdem merencanakan pertemuan dengan Partai Amanat Nasional, menyusul pertemuan dengan PKS akhir Oktober lalu. Ketua PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas menilai rencana pertemuan tersebut merupakan hal yang wajar.

Ia juga mengatakan, selain dengan Partai Nasdem, saat ini PAN juga tengah merencanakan pertemuan dengan PDI Perjuangan. Tidak hanya dengan kedua partai tersebut, Zulkifli berujar bahwa dirinya juga akan menyambangi Partai Golkar Rabu besok.

“Iya pertemuan dengan partai-partai itu biasa ya, ini juga lagi di-arrange kita mau ketemu PDI Perjuangan nanti dengan Nasdem kan banyak undang-undang yang akan dibahas nih KUHP mau dibahas lagi dengan UU pertanahan Agraria yang menuai pro kontra tentu kita kan mesti menyamakan presepsi, jadi perlu lah silaturahmi besok malam kan Golkar ngundang kita. Jadi biasa,” tutur Zulkifli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Selain untuk membahas sejumlah legislasi, Zulkifli tak menampik jika dalam rencana pertemuan dengan sejumlah partai termasuk Nasdem bakal turut dibahas mengenai pemilihan presiden tahun 2024 meski tidak secara detail.

“Iya semua lah, kalau silaturahmi partai lain itu kan pasti namanya partai politik ya sudah mulai lihat-lihat nanti bagaimana, kan 2024 sebentar nyampe tuh nggak terasa, kan banyak yang dibicarakan undang-undang juga,” kata Zulkifli.

Namun yang terdekat, kata Zulkifli pertemuan dengan sejumlah partai dilangsungkan juga untuk membicarakan agenda Pillada serentak tahun 2020.

“Silaturahmi jadi 2020, kan sering ada pertemuan juga kami tapi di levelnya itu biasanya itu sekjen, bagaimana dalam satu daerah itu kita bisa kerja sama dengan Golkar, PDIP dengan Nasdem ini kan sebentar lagi ini intens pertemuannya karena kan tidak bisa satu misalnya PAN ini di satu provinsi, gak bisa sendiri, mesti ngajak dan itu biasanya tiga partai empat partai . Jadi memang perlu lah ketemu silaturahmi itu perlu,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies akan Beri Sambutan di Kongres Nasdem, Sinyal Maju Pilpres 2024?

Anies akan Beri Sambutan di Kongres Nasdem, Sinyal Maju Pilpres 2024?

News | Senin, 04 November 2019 | 13:13 WIB

Ta'aruf Politik PKS - Partai Nasdem hasilkan 3 Kesepakatan Politik

Ta'aruf Politik PKS - Partai Nasdem hasilkan 3 Kesepakatan Politik

News | Sabtu, 02 November 2019 | 14:04 WIB

Curigai Tutupi soal Ini, Hanafi Rais: Menag Setop Mainkan Isu Radikalisme

Curigai Tutupi soal Ini, Hanafi Rais: Menag Setop Mainkan Isu Radikalisme

News | Jum'at, 01 November 2019 | 16:16 WIB

Susul PKS, Demokrat Terbuka untuk Bertemu Nasdem

Susul PKS, Demokrat Terbuka untuk Bertemu Nasdem

News | Jum'at, 01 November 2019 | 14:34 WIB

Terkini

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB