Komnas HAM Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Novel Bukan Rekayasa

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 04 Desember 2019 | 14:48 WIB
Komnas HAM Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Novel Bukan Rekayasa
Kuasa hukum penyidik senior KPK Novel Baswedan meminta kepada Komnas HAM untuk mempublikasi temuan dari kasus penyiraman air keras. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Chairul Annam memastikan kasus penyiraman air keras Novel Baswedan benar terjadi. Dengan demikian ia membantah pihak yang menyebut kasus tersebut rekayasa atau setingan.

Perempuan bernama Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung sebelumnya sempat membuat heboh publik pada bulan lalu karena menuding kasus penyiraman air keras Novel rekayasa. Meski banyak pihak tidak sepakat dengan tudingan dari kader PDIP tersebut, namun tidak sedikit pula yang terbawa dengan argumen Dewi.

"Itu faktual yang ditemukan oleh Komnas HAM, yang ditemukan oleh kepolisian itu adalah penyiraman jadi jangan ditanya-tanya lagi," kata Choirul Anam di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019).

Chairul menuturkan, Komnas HAM sempat mengklarifikasi kebenaran akan data medis terkait dengan kerusakan mata Novel akibat penyiraman air keras. Hasilnya pun tidak ada satupun yang menandakan kalau penyiraman air keras itu rekayasa.

"Menurut saya polemik soal rekayasa penyiraman tersebut kami kira disudahi saja dan fokus kepada bagaimana menyelesaikannya. Karena tidak ada satu fakta pun yang mengatakan bahwa itu rekayasa," ujarnya.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan usai diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan usai diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Dengan begitu, Komnas HAM mengharapkan polemik terkait isu rekayasa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan bisa berakhir.

Ia kemudian mengajak seluruh pihak fokus dengan penyelesaian kasus penyiraman air keras yang terjadi pada 2017.

"Kami berharap polemik itu berhenti walaupun kalau kami pantau media polisi ngasih sinyal yang sama bahwa itu bukan rekayasa soal penyiramannya," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serahkan Surat, Kuasa Hukum Novel Baswedan Minta Ini ke Komnas HAM

Serahkan Surat, Kuasa Hukum Novel Baswedan Minta Ini ke Komnas HAM

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 14:23 WIB

Pelaku Penyerangan Novel Belum Terungkap, Mahfud MD: Polri yang Nangani

Pelaku Penyerangan Novel Belum Terungkap, Mahfud MD: Polri yang Nangani

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 13:25 WIB

OC Kaligis Gugat Kejaksaan Terkait Kasus Sarang Walet Novel Baswedan

OC Kaligis Gugat Kejaksaan Terkait Kasus Sarang Walet Novel Baswedan

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 13:15 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×