Densus 88 Tangkap 6 Orang NTB, Diduga Jaringan Teroris JAD

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 04 Desember 2019 | 15:19 WIB
Densus 88 Tangkap 6 Orang NTB, Diduga Jaringan Teroris JAD
Olah TKP Densus 88 di rumah terduga teroris di Bogor, Sabtu (18/5/2019). (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Densus 88 Antiteror menangkap enam warga Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (30/11/2019) lalu. Mereka diduga terafiliasi dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana mengungkapkan dugaan warganya yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror ini terafiliasi dengan jaringan teroris JAD muncul dari hasil pantauan lapangan.

"Jadi selama ini mereka memang orang-orang yang diduga terafiliasi dengan kelompok JAD, Jamaah Ansharut Daulah," kata Nana Sudjana, Rabu (4/12/2019).

Pernyataannya dia perkuat dengan adanya fakta lapangan yang menyebutkan bahwa masih ada pergerakan, baik secara perorangan maupun kelompok yang berupaya menyebarkan paham radikal tersebut. Tidak hanya penyebaran yang tujuannya menghasut masyarakat untuk ikut bergabung dengan kelompok mereka. Aktivitas yang mengarah pada operasi teror juga masih terpantau di lapangan.

"Aktivitas semacam pelatihan-pelatihan semi militer," ujar dia.

Enam warga NTB dengan inisial MZ, OWR, AG, AS, IF dan RN, ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror terhitung sejak Jumat (29/11/2019) hingga Sabtu (30/11/2019). Namun penangkapan yang berlangsung kurang dari 24 jam tersebut, dilakukan di lokasi terpisah.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, banyak di antara mereka yang ditangkap di wilayah Kota Bima, seperti di Kelurahan Penatoi, Rontu, dan Penaraga. Lebih lanjut, terkait dengan kabar dan keberadaan enam warga yang kini berada dibawah penanganan Tim Densus 88 Antiteror tersebut, Nana enggan menyebutkannya.

Kapolda berdalih dengan meyakinkan kasus tersebut telah ditangani dan masih dalam proses pengembangan oleh Tim Densus 88 Antiteror.

"Nah ini hal-hal yang sensitif, jadi tidak bisa saya sampaikan, baiknya tanyakan ke Humas Mabes Polri. Tapi sampai saat ini masih dalam upaya pengembangan Densus," ucapnya. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Teroris 2020, Serangan ke Pejabat Negara Bisa Terulang

Waspada Teroris 2020, Serangan ke Pejabat Negara Bisa Terulang

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 14:48 WIB

Teror di Jembatan London, Banyak Warga Ditikam Lelaki Misterius

Teror di Jembatan London, Banyak Warga Ditikam Lelaki Misterius

News | Jum'at, 29 November 2019 | 22:07 WIB

DPR Tuding Menag, Menkopolhukam dan Mendagri Tak Kompak Artikan Radikalisme

DPR Tuding Menag, Menkopolhukam dan Mendagri Tak Kompak Artikan Radikalisme

News | Sabtu, 23 November 2019 | 15:48 WIB

Eks Teroris Umar Patek: Jangan Cuma Belajar Islam dari Internet

Eks Teroris Umar Patek: Jangan Cuma Belajar Islam dari Internet

News | Sabtu, 23 November 2019 | 13:19 WIB

Tiga Suporter Indonesia Ditangkap Polisi Malaysia, Polri: Bukan Teroris

Tiga Suporter Indonesia Ditangkap Polisi Malaysia, Polri: Bukan Teroris

News | Jum'at, 22 November 2019 | 17:40 WIB

Terkini

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Video | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?

Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?

Malang | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Badai MSCI Belum Reda! Pekan Depan IHSG Terancam Jebol di Bawah 5.000, Banyak Saham ARB Lagi?

Badai MSCI Belum Reda! Pekan Depan IHSG Terancam Jebol di Bawah 5.000, Banyak Saham ARB Lagi?

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Kabur Sepekan Usai Kena Omel, Siswi SMP Asal Pringsewu Ditemukan di Belakang Pasar Gedongtataan

Kabur Sepekan Usai Kena Omel, Siswi SMP Asal Pringsewu Ditemukan di Belakang Pasar Gedongtataan

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Recall Suzuki Satria F150 dan Satria Pro 2025 hingga 2026: Apa yang Bermasalah?

Recall Suzuki Satria F150 dan Satria Pro 2025 hingga 2026: Apa yang Bermasalah?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:33 WIB

×