Kemenag Sebut Tak Ada Daerah Tidak Rukun, Survei KUB 2019 Diragukan

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Sabtu, 14 Desember 2019 | 12:05 WIB
Kemenag Sebut Tak Ada Daerah Tidak Rukun, Survei KUB 2019 Diragukan
Hasil survei Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2019 (instagram @kemenag_ri)

Suara.com - Hasil survei indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2019 dirilis oleh Balitbang Diklat Kementerian Agama (Kemenag). Ketua Tim Survei Prof Dr. Adlin Sila menjelaskan hasil survei yang menunjukan seluruh provinsi di Indonesia memiliki indeks kerukunan tinggi.

"Tidak ada satupun temuan indeks yang menyatakan ada daerah yang tidak rukun atau tidak toleran. Semua daerah rukun dan toleran," kata Adlin, sebagaimana dikutip Suara.com dari kemenag.go.id, Sabtu (14/12/2019).

"Jadi perbedaan indeks bukan karena agama, tetapi faktor sosial demografis, budaya, dan pemahaman atas peraturan perundang-undangan yang ada," imbuhnya.

Menurut penjelasan Adlin Sila, indeks KUB yang disurvei Kemenag untuk mengukur persepsi masyarakat tentang indikator-indikator kerukunan, yaitu: toleransi, kesetaraan, dan kerjasama.

Sehingga, skor indeks tinggi atau rendah diperoleh dari kondisi psikososial masyarakat sebagai hasil dari realitas pengalaman sehari-hari dalam interaksi antar sesama pemeluk agama.

Hasil survei Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2019 (instagram @kemenag_ri)
Hasil survei Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2019 (instagram @kemenag_ri)

Hasil survei ini diunggah ke akun media sosial resmi Kemenag, @kemenag_ri. Banyak warganet meragukan hasil survei yang dirilis pada Rabu (11/12) tersebut.

Akun Instagram @dudunjaelani27 dan @meytriotj sama-sama berkomentar, "Survei macam apa ini?".

Beberapa warganet mempersoalkan metode yang dipakai dalam survei tersebut.

"Survei 11 hari? Valid gak lo? Menag too keblinger makin hari makin hahaha sudahlah," komentar akun Instagram @ukikyung.

baca juga

Sementara itu seorang netizen merasa survei ini justru memancing perselisihan. Pasalnya beberapa warganet protes dengan hasil angka yang kecil diperoleh daerahnya.

"Yang kayak gini lho yang bikin gak rukun" komentar akun Instagram @detiayasmin.

Berdasarkan data hasil Survei KUB 2019, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur dan Bali memiliki skor indeks KUB lebih dari 80 poin. Tiga provinsi ini menduduki peringkat 3 teratas.

Sementara provinsi dengan skor indeks KUB terendah adalah Aceh, Sumatera Barat dan Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Maruf Setuju Materi Khilafah Dimasukkan ke Pelajaran Madrasah

Wapres Maruf Setuju Materi Khilafah Dimasukkan ke Pelajaran Madrasah

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 14:41 WIB

Anak Pemutilasi PNS Tulis Surat: Om Jaksa Jangan Hukum Berat Ayah Kami

Anak Pemutilasi PNS Tulis Surat: Om Jaksa Jangan Hukum Berat Ayah Kami

Jatim | Selasa, 10 Desember 2019 | 17:57 WIB

Polemik Revisi Materi Ajar, HNW: Kenapa Jihad Bakal Dihapuskan?

Polemik Revisi Materi Ajar, HNW: Kenapa Jihad Bakal Dihapuskan?

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 17:31 WIB

Terkini

Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M

Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M

Kaltim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Sport | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Kenapa Bibir Kering dan Pecah-Pecah Padahal Sudah Banyak Minum?

Kenapa Bibir Kering dan Pecah-Pecah Padahal Sudah Banyak Minum?

Health | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Dear Math, We're Not Friends: Ketika Matematika Tak Lagi Menakutkan

Dear Math, We're Not Friends: Ketika Matematika Tak Lagi Menakutkan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:48 WIB

Bukan Cuma Cantik, Ini Perubahan Tren Material yang Mulai Dipertimbangkan Pemilik Rumah

Bukan Cuma Cantik, Ini Perubahan Tren Material yang Mulai Dipertimbangkan Pemilik Rumah

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Fitur Personalized Mode Wuling Eksion Hadirkan Karakter Berkendara Sesuai Selera Pengemudi

Fitur Personalized Mode Wuling Eksion Hadirkan Karakter Berkendara Sesuai Selera Pengemudi

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Danantara Buka Peluang Borong Saham BUMN saat IHSG Anjlok

Danantara Buka Peluang Borong Saham BUMN saat IHSG Anjlok

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Hari Santri Tanggal Berapa? Ini Tema dan Logo Resmi Peringatan Tahun 2026

Hari Santri Tanggal Berapa? Ini Tema dan Logo Resmi Peringatan Tahun 2026

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Bagaimana Cara Mengunci Bedak Padat agar Tidak Luntur saat Pakai Masker? Ikuti 7 Tips Ini

Bagaimana Cara Mengunci Bedak Padat agar Tidak Luntur saat Pakai Masker? Ikuti 7 Tips Ini

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:34 WIB

×