Pengalaman Gadis Indonesia Malam Natal di Tengah Demonstrasi Hong Kong

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 26 Desember 2019 | 13:23 WIB
Pengalaman Gadis Indonesia Malam Natal di Tengah Demonstrasi Hong Kong
Sejumlah demonstran di Hong Kong melakukan aksi protes sembari mengenakan masker penutup wajah. (AFP)

Suara.com - Kekacauan terjadi di Hong Kong saat terjadi demonstrasi pro demokrasi di Malam Natal, pada Selasa (24/12/2019). Polisi anti huru hara sampai menembakkan gas air mata di dalam mall.

Ternyata sebelum terjadi kekacauan ini, seorang warga Indonesia sedang berada di Wan Chai District, selatan kawasan wisata Tsim Sha Tsui, Hong Kong. Dia adalah Khaira Nissa.

Khaira membagikan video saat dirinya berada di dalam mall saat para demonstran melakukan aksi. Video tersebut diunggah ke akun Twitter pribadinya @kzahras pada Rabu (25/12/2019).

Dalam video itu terlihat sekelompok demonstran yang memakai masker. Mereka mengangkat tangan ke atas sambil berjalan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah China.

Khaira bingung saat mengetahui ada aksi demo yang masuk ke mal. Ia lantas bertanya kepada pelayan di sana.

"Semalam masuk malmalah nyaksikan aksi protes. Aku nanya mbak Häagen-Dazs: is it safe or should we just go back to our hotel? (ini aman atau kami harus kembali ke hotel?)" cerita Khaira.

Dia justru mendapatkan jawaban yang tidak diduga. Pelayan di mal itu meminta Khaira untuk tidak khawatir.

"Kata mbaknya: don’t worry, they’re ok (tidak usah khawatir, mereka oke)," tulis Khaira.

Pelayan itu menambahkan, "If you meet the police then you’re not safe, the police are insane (kalau kalian bertemu polisi artinya kalian tidak aman, polisi itu gila)".

Pengalaman warga Indonesia saat Malam Natal di tengah demo Hong Kong (twitter @kzahras)
Pengalaman warga Indonesia saat Malam Natal di tengah demo Hong Kong (twitter @kzahras)

Video Khaira yang memperlihatkan demo di Hong Kong ini telah ditonton lebih dari 29 ribu kali oleh warganet.

Untuk diketahui, beberapa demonstran menduduki jalan utama dan memblokir lalu lintas di luar mal dan hotel-hotel mewah di dekat kawasan wisata Tsim Sha Tsui di Kowloon, Hong Kong, sebagaimana disadur Suara.com dari Straitstimes, Rabu (25/12/2019).

Para pengunjuk rasa di dalam mal melemparkan payung dan benda-benda lain ke arah polisi. Petugas merespon dengan memukuli beberapa demonstran dengan tongkat dan menembakkan gas air mata.

Ratusan polisi berjaga di kawasan Tsim Sha Tsui saat bersamaan ribuan pembeli dan wisawatan merayakan Natal. Sebuah mobil water canon dan beberapa mobil lapis baja diparkir di sekitar daerah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Masih Berupaya Selamatkan Satu WNI dari Kelompok Abu Sayyaf

Pemerintah Masih Berupaya Selamatkan Satu WNI dari Kelompok Abu Sayyaf

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 16:58 WIB

Polisi Hong Kong Tembakkan Gas Air Mata di Malam Natal, Ini Respons Aktivis

Polisi Hong Kong Tembakkan Gas Air Mata di Malam Natal, Ini Respons Aktivis

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 13:01 WIB

Meski Hari Natal, Bentrok Demonstran vs Polisi di Hong Kong Tak Juga Mereda

Meski Hari Natal, Bentrok Demonstran vs Polisi di Hong Kong Tak Juga Mereda

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 10:55 WIB

Pastur Winaryanto Ajak Umat Tebarkan Energi Positif di Malam Natal

Pastur Winaryanto Ajak Umat Tebarkan Energi Positif di Malam Natal

Jogja | Selasa, 24 Desember 2019 | 23:08 WIB

Aksi Bela Uighur Berujung Bentrok di Hong Kong

Aksi Bela Uighur Berujung Bentrok di Hong Kong

News | Senin, 23 Desember 2019 | 13:14 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB