Anak Buah Anies Klaim Banjir di Jakarta Menurun dari 99 RW Jadi 13 RW

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Minggu, 09 Februari 2020 | 13:33 WIB
Anak Buah Anies Klaim Banjir di Jakarta Menurun dari 99 RW Jadi 13 RW
Sejumlah anak bermain saat banjir menggenangi Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Provinsi DKI Jakarta sejak Jumat (7/2/2020) malam telah menyebabkan 99 RW terendam banjir. Namun, per Minggi (9/2/2020) pagi BPBD DKI mengklaim hanya tersisa 13 RW yang warganya kebanjiran.

Kepala BPBD DKI Jakarta Subejo mengatakan berdasarkan data dari Pusdatin BPBD, hingga Minggu sekitar pukul 06.00 WIB, genangan tersisa terdapat di Jakarta Timur atau 13 RW.

Sedangkan, wilayah lain telah surut dan selesai ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dan PPSU Kelurahan.

"Ketinggian air di 13 RW Jakarta Timur saat ini sekitar 10 - 30 cm dan 60 - 90 cm. Penyebabnya adalah curah hujan yang tinggi dan meluapnya Kali Ciliwung, Kali Sunter, Kali Buaran, dan Kali Jati Kramat," kata Subejo dalam keterangannya, Minggu (9/2/2020).

Padahal sebelumnya, hingga Sabtu (8/2/2020) pukul 18.00 WIB, 99 RW kebanjiran antara lain; Jakarta Pusat (4 RW), Jakarta Utara (24 RW), Jakarta Barat (9 RW), Jakarta Selatan (12 RW), dan Jakarta Timur (50 RW). Ketinggian banjir saat itu yakni sekitar 10 - 30 cm hingga 70 - 100 cm.

Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur mengevakuasi balita dan anak-anak yang terjebak banjir di kawasan Kramat Jati, Sabtu (9/2/2020). Banjir di kawasan itu terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak malam hari. [Damkar Jaktim]
Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur mengevakuasi balita dan anak-anak yang terjebak banjir di kawasan Kramat Jati, Sabtu (9/2/2020). Banjir di kawasan itu terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak malam hari. [Damkar Jaktim]

Subejo menambahkan, penanganan yang telah dilakukan yaitu pengerahan pompa dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dan dibantu oleh PPSU Kelurahan.

"Dari BPBD, kami juga menyiapkan bantuan kebutuhan pokok, seperti air mineral, tikar, terpal, matras, biskuit, selimut, peralatan mandi, hingga perlengkapan anak-anak. Semua yang dibutuhkan warga itu kami bantu siapkan," ucapnya.

Saat ini, terdapat 8 lokasi pengungsian di Jakarta Timur. Kendati genangan di Kota Administrasi lainnya telah surut, namun sejumlah warga masih mengungsi.

Di antaranya, di Jakarta Utara, terdapat satu lokasi pengungsian; dan di Jakarta Selatan, terdapat 2 dua lokasi pengungsian.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Banjir Lagi, Anies Klaim Sudah Ditangani Lebih Baik

Jakarta Banjir Lagi, Anies Klaim Sudah Ditangani Lebih Baik

News | Minggu, 09 Februari 2020 | 10:56 WIB

Tekan Harga Bawang Putih dan Cabai Merah, Anies Lepas Operasi Pasar

Tekan Harga Bawang Putih dan Cabai Merah, Anies Lepas Operasi Pasar

News | Minggu, 09 Februari 2020 | 10:02 WIB

Hujan di Jakarta Mulai Mereda, Tapi Tetap Siaga Banjir Lagi

Hujan di Jakarta Mulai Mereda, Tapi Tetap Siaga Banjir Lagi

News | Minggu, 09 Februari 2020 | 06:50 WIB

Pendapat Ganjar dan Kang Emil Soal WNI eks ISIS dan 4 Berita Populer Lain

Pendapat Ganjar dan Kang Emil Soal WNI eks ISIS dan 4 Berita Populer Lain

News | Minggu, 09 Februari 2020 | 10:57 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×