Bakal Dipulangkan, Panglima TNI Sebut 237 WNI dan 1 WNA di Natuna Sehat

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 13 Februari 2020 | 18:25 WIB
Bakal Dipulangkan, Panglima TNI Sebut 237 WNI dan 1 WNA di Natuna Sehat
Menlu Retno bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menkes Terawan di Bandara Soetta saat melepas tim yang dikerahkan untuk mengevakuasi WNI di China. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Sebanyak 237 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 1 Warga Negara Asing (WNA) di Natuna, Kepulauan Riau, akan selesai diobservasi dan menjalani masa karantina pada Sabtu (15/2/2020). Pemerintah menjamin ratusan warga yang sebelumnya dievakuasi dari Wuhan, China itu dalam keadan sehat alias tidak terjangkit virus corona.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan mereka telah menjalani observasi dan karantina selama 14 hari usai dijemput dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. 14 hari itu ditentukan sesuai dengan standar yang diterapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memastikan agar mereka terbebas dari wabah virus novel Corona.

"Sebanyak 238 WNI (termasuk 1 WNA) dari Wuhan China yang di observasi di Natuna semuanya dinyatakan sehat. Ini sesuai dengan prosedur kesehatan standar WHO terkait dengan virus corona," kata Hadi di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (13/2/2020).

Di depan ratusan personel TNI-Polri dan unsur terkait yang tergabung dalam Satgas Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna, Hadi menyampaikan apresiasinya kepada mereka karena telah melaksanakan observasi untuk 238 orang tersebut.

Hingga hari ini ia melihat adanya sinergitas antara personel TNI-Polri termasuk BNPB, Kemenkes, aparat pemerintah daerah Kabupaten Natuna.

Hadi menuturkan, Kogasgabpad Operasi Bantuan Kemanusiaan itu hanya butuh waktu kurang 2 hari untuk mempersiapkan dan melaksanakan operasi kemanusiaan yang baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia yang sesuai dengan standar kesehatan dunia WHO.

"Fasilitas yang diperlukan mulai dari perlengkapan mengangkut dari Jakarta menuju Natuna yang jaraknya cukup jauh mempersiapkan segala sesuatunya membuat parameter menggelar pasukan untuk pengamanan wilayah observasi," ujarnya.

Pangima kemudian berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk mau menerima mereka, mengingat 237 WNI dan 1 WNA itu dalam kondisi sehat.

"Yakinkan kepada masyarakat bahwa WNI yang di observasi di Natuna ini dalam keadaan sehat dan kembali ke tempat asalnya dapat diterima masyarakat," pungkasnya.

Untuk diketahui, 237 WNI dan satu WNA yang sudah menjalani observasi dan karantina di Hanggar Lanud Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau akan dipulangkan ke asal daerah masing-masing oleh pemerintah pada Sabtu (15/2/2020). Ratusan WNI dan satu WNA itu masing-masing berasal dari 29 provinsi.

Untuk kepulangan ratusan WNI tersebut, Panglima TNI akan menyiapkan empat unit pesawat untuk mengantarkan ke Bandara Halim Perdanakusumah. Setibanya di Halim, mereka akan diantarkan menggunakan pesawat komersial ke daerahnya masing-masing.

"Jadi tiket pesawat untuk tujuan yang tujuan akhir ya. Itu sudah dibicarakan sudah disampaikan kepada WNI kita, jadi kita sudah mulai terima tujuan akhir mereka," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Penularan Virus Corona, PSSI Ikuti Pemerintah

Antisipasi Penularan Virus Corona, PSSI Ikuti Pemerintah

Bola | Kamis, 13 Februari 2020 | 18:03 WIB

Soal Wabah COVID-19 di Singapura, Dokter dan Pemerintah Berdebat

Soal Wabah COVID-19 di Singapura, Dokter dan Pemerintah Berdebat

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 18:12 WIB

WNI yang Diobservasi di Natuna Akan Dipulangkan Sabtu, Paling Banyak Jatim

WNI yang Diobservasi di Natuna Akan Dipulangkan Sabtu, Paling Banyak Jatim

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 17:47 WIB

WN China Positif Corona Sepulang dari Bali, Kemenkes Jelaskan Kronologinya

WN China Positif Corona Sepulang dari Bali, Kemenkes Jelaskan Kronologinya

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 17:45 WIB

Ilmuwan LIPI: Ada Virus Corona pada Trenggiling

Ilmuwan LIPI: Ada Virus Corona pada Trenggiling

Tekno | Kamis, 13 Februari 2020 | 17:29 WIB

Terkini

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:47 WIB

Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari

Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:42 WIB

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:10 WIB

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:08 WIB

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:04 WIB

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:00 WIB

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:45 WIB