WNI eks Wuhan Pulang dari Karantina Corona di Natuna Naik Pesawat TNI

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:30 WIB
WNI eks Wuhan Pulang dari Karantina Corona di Natuna Naik Pesawat TNI
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari kesembilan di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Senin (10/2). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dipulangkan dari Natuna, Kepulauan Riau siang ini. Rencananya, masa observasi WNI setelah dijemput dari Wuhan, China akan berakhir hari ini pukul 12.00 WIB.

Setelahnya, mereka akan diantar menuju ke Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Namun tidak seperti saat penjemputan, kali ini mereka tak diantar menggunakan maskapai swasta Batik Air.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, WNI itu diantar ke Halim menggunakan pesawat dari TNI. Namun ia tidak mengetahui jenis pesawat yang dipakai.

"Ini masih koordinasi juga. Yang jelas menggunakan pesawat dari TNI," ujar Danang saat dihubungi, Sabtu (15/2/2020).

Ia mengaku juga belum mengetahui jadwal para WNI itu tiba di Bandara. Danang mengaku masih berkoordinasi dengan pihak TNI.

"Terkait dengan operasional yang itu saya belum bisa menjelaskan detail, karena saya masih koordinasi," tuturnya.

Alasan Batik Air sebelumnya digunakan sebagai pesawat untuk menjemput karena memiliki kapasitas yang bisa menampung banyak orang. Karena menggunakan pesawat TNI yang berkapasitas lebih sedikit, ia memperkirakan akan ada lebih dari satu pesawat yang digunakan.

"Iya, pasti (lebih dari satu)," pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta dinas kesehatan tetap memantau warga negara Indonesia (WNI) yang pulang dari observasi di Natuna meski menekankan bahwa mereka semua dalam keadaan sehat.

"Setelah pulang kita minta dinas kesehatan memantau, namanya surveillance tracking. Itu terus dikerjakan. Itu otomatis. Tapi tidak kayak intelijen terus diperiksa, itu adalah sebuah pengamatan yang sifatnya nyaman dan kekeluargaan sehingga semuanya tidak ada hal yang membuat resah atau apalah," kata Menkes Terawan ketika ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu pagi.

Menkes Terawan bersama Menko PMK Muhadjir Effendy dan Kepala BNPB Doni Monardo terbang ke Natuna untuk menjemput para WNI dari Wuhan, China yang diobservasi selama 14 hari. Total 238 WNI akan pulang ke daerah mereka masing-masing setelah menjalani masa observasi untuk memastikan tidak menunjukkan gejala terinfeksi virus corona COVID-19.

Ratusan WNI itu dievakuasi dari Wuhan di Provini Hubei, China yang merupakan pusat penyebaran COVID-19, penyakit disebabkan oleh virus corona yang menyerang sistem pernapasan manusia. Mereka harus menjalani observasi di Natuna selama dua pekan sesuai dengan petunjuk dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) untuk menunggu masa inkubasi.

Sampai dengan masa observasi selesai, Menkes menyatakan bahwa semua WNI tersebut berada dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan gejala-gejala yang mengindikasikan virus corona COVID-19. Total 238 WNI itu, kata Menkes Terawan, sudah menerima asistensi pemerintah untuk kembali ke daerah masing-masing.

"Mereka sudah bawa tiket, terserah mereka semua. Mereka sudah di-connecting-kan tiket. Mereka masing-masing silahkan dan kita memberi kebebasan kepada semua. Karena ini orang sehat, ingat ya, orang sehat bukan orang sakit," tegas Menkes Terawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Virus Corona Tewas 143 Orang Per Hari

Korban Virus Corona Tewas 143 Orang Per Hari

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:21 WIB

Update Virus Corona Covid-19: 1.526 Orang Meninggal, 67.100 Terinfeksi

Update Virus Corona Covid-19: 1.526 Orang Meninggal, 67.100 Terinfeksi

Health | Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:14 WIB

7 Warga Malang Eks Karantina Corona Natuna Diminta Hidup Bersih

7 Warga Malang Eks Karantina Corona Natuna Diminta Hidup Bersih

Jatim | Sabtu, 15 Februari 2020 | 10:17 WIB

WNI eks Wuhan di Natuna Dipulangkan dengan Upacara Adat Tepung Tawar

WNI eks Wuhan di Natuna Dipulangkan dengan Upacara Adat Tepung Tawar

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 09:44 WIB

Terkini

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:30 WIB