Dirut RSPI Sulianti Saroso Klaim Punya Alat Khusus Tangani Pasien Corona

Chandra Iswinarno, Yosea Arga Pramudita

Senin, 02 Maret 2020 | 19:47 WIB
Dirut RSPI Sulianti Saroso Klaim Punya Alat Khusus Tangani Pasien Corona
Direktur Utama RSPI Prof dr Sulianti Saroso, Mohammad Syahril. [Suara.com/Yosea Arga P]

Suara.com - Rumah Sakit Penyakit Infesksi (RSPI) Sulianti Saroso menjadi tempat rujukan penanganan dua pasien yang terjangkit virus corona. Dua pasien yang terdiri dari seorang ibu 64 tahun dan puterinya yang berusia 31 tahun sejak Minggu (1/3/2020) berada di rumah sakit tersebut.

Direktur Utama RSPI Prof dr Sulianti Saroso, Mohammad Syahril mengatakan, rumah sakit tersebut memunyai alat khusus untuk mengisolasi pasien. Sehingga, peluang terjadinya penularan Virus Corona dapat ditangkal.

"Kenapa rujukan? Karena di sini ada alat yang khusus untuk mengisolasi pasien itu agar tidak terjadi penularan. Karena begitu pasien masuk ruang itu, kami punya alat agar suasana di sana kondusif agar tidak terjadi penularan virus," ujarnya Senin (2/3/2020)

Syahril memaparkan, alat yang nantinya akan digunakan ialah Negative Presure Wound Therapy (NPWT) atau terapi luka dengan tekanan negatif. Kemudian, ada alat yang bernama Air Hanfling Unit (AHU) yang berfungsi mengatur sirkulasi udara.

"Negatif pressure atau tekanan negatif. Terus ada lagi air handling unit untuk mengatur udara ini atau sirkulasi agar virus tadi tidak menyebar," sambungnya.

Senada dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Syahril mengklaim dua pasien dalam kondisi bagus. Meski dinyatakan positif corona, kedua pasien mungkin belum tentu memunyai gejala berat.

"Bagus, seperti saya katakan jadi pasien yang positif pun belum tentu punya gejala yang berat," papar Syahril.

Nantinya, kedua pasien akan ditangani seperti pasien lainnya. Dia mengklaim, tak ada penanganan khusus terhadap ibu dan anak asal Depok, Jawa Barat tersebut.

"Pengobatan nya tidak ada yang khusus. Self disease. Jadi nanti pasien akan sembuh sendiri daya tahan tubuh yang bagus. Kemudian meningkatkan imunitas dan juga dia tidak terlalu capek dan stress fisik berlebihan," jelasnya.

baca juga

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebut, kedua pasien bisa saja dipulangkan. Hanya saja, ibu dan anak itu tetap dirawat untuk dilakukan pengecekan secara menyeluruh.

"Sebenernya kalau mau dipulangkan ya bisa. Tapi kan saya mesti cek lagi, kita swipe ulang," papar Terawan di lokasi yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskon Tiket Pesawat di Tengah Wabah Corona, Aming: Nyawa di Sini Murah

Diskon Tiket Pesawat di Tengah Wabah Corona, Aming: Nyawa di Sini Murah

Entertainment | Senin, 02 Maret 2020 | 19:42 WIB

Waspada Virus Corona, Anies Sementara Setop Izin Acara Keramaian

Waspada Virus Corona, Anies Sementara Setop Izin Acara Keramaian

News | Senin, 02 Maret 2020 | 19:41 WIB

Muhammadiyah Siapkan 15 Rumah Sakit Tangani Pasien Virus Corona

Muhammadiyah Siapkan 15 Rumah Sakit Tangani Pasien Virus Corona

News | Senin, 02 Maret 2020 | 19:31 WIB

Isu Pasien Suspect Corona Dirujuk Ke RS Dr.Sardjito, Begini Penjelasannya

Isu Pasien Suspect Corona Dirujuk Ke RS Dr.Sardjito, Begini Penjelasannya

Jogja | Senin, 02 Maret 2020 | 19:31 WIB

Dua Dokter Terinfeksi Corona Covid-19 di Depok? Ini Kata Kemenkes RI

Dua Dokter Terinfeksi Corona Covid-19 di Depok? Ini Kata Kemenkes RI

Health | Senin, 02 Maret 2020 | 19:30 WIB

2 Warganya Positif Virus Corona, Wali Kota Depok: Setop Merokok

2 Warganya Positif Virus Corona, Wali Kota Depok: Setop Merokok

Jabar | Senin, 02 Maret 2020 | 19:22 WIB

Indonesia Positif Corona, UGM Batalkan Semua Program Internasional

Indonesia Positif Corona, UGM Batalkan Semua Program Internasional

Jogja | Senin, 02 Maret 2020 | 19:20 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×