Antisipasi Virus Corona, Selalu Cuci Tangan Usai Memegang Benda-Benda Ini

Dany Garjito | Ruhaeni Intan | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2020 | 10:55 WIB
Antisipasi Virus Corona, Selalu Cuci Tangan Usai Memegang Benda-Benda Ini
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. (ANTARA/HO-ChinaDaily/mii)

Suara.com - Masker berubah menjadi barang langka usai pemerintah mengumumkan dua kasus virus corona baru atau COVID-19 terkonfirmasi keberadaannya di Indonesia. Banyak orang memburu masker meski kenyataannya benda tersebut tidak lebih efektif jika dibandingkan dengan aktivitas mencuci tangan.

Terkait fakta ini, gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bahkan menyatakan bahwa cuci tangan dengan sabun terbukti lebih efektif dalam menghalau virus corona.

"Pencegahan paling efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir," tulis Anies via akun Twitter-nya @aniesbaswedan.

Bukan cuma Anies, World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia juga menganjurkan hal yang sama. Menurut WHO, penggunaan masker tidak akan efektif apabila tidak dibarengi dengan kegiatan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

"Masker hanya akan efektif apabila pemakaiannya dikombinasikan dengan mencuci tangan sesering mungkin menggunakan cairan alkohol pembersih tangan atau sabun dan air," tulis mereka lewat akun Twitter @WHO.

Laporan dari The Centers of Disease Control and Prevention juga menyebut bahwa kegiatan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir dapat mengurangi penyebaran bakteri, virus, dan organisme-organisme lain yang dapat membahayakan kesehatan tubuh manusia termasuk salah satunya adalah virus corona.

Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong menjelaskan bahwa virus corona tidak menyebar melalui udara. Virus yang berasal dari Wuhan, China ini hanya ditularkan melalui tetesan yang keluar saat seseorang batuk atau bersin.

"Virus ini dibawa dalam tetesan yang berasal dari orang yang terinfeksi, seperti ketika seseorang batuk atau bersin. Jika tetesan ini bersentuhan dengan mata, hidung, atau mulut secara langsung atau tidak langsung melalui tangan yang telah kontak dengan orang yang terinfeksi, maka orang tersebut dapat tertular," ujarnya saat rapat penanganan wabah corona di gedung parlemen Singapura pada Senin (2/3/2020).

Mengingat tetesan tersebut dapat menempel pada benda-benda yang kita jumpai sehari-hari, maka penting untuk selalu mencuci tangan usai bersentuhan dengan benda-benda tersebut. Disarikan dari MSN, berikut adalah daftar benda yang perlu diperhatikan. Ingat, selalu cuci tangan usai memegang benda-benda berikut ini:

1. Uang

(Shutterstock)
(Shutterstock)

Meski saat ini transaksi semakin mudah dengan adanya pembayaran virtual namun kita tetap tak bisa terlepas dari uang tunai. Selembar uang Rp 20 ribu bisa bertahan hingga belasan tahun, demikian juga dengan uang koin. Tak terbayang, sudah berapa kali uang tersebut berpindah tangan dan berapa banyak bakteri yang berkembangbiak di sana. Oleh sebab itu, penting untuk mencuci tangan usai memegang uang.

2. Pegangan atau Gagang Pintu
Ada berapa banyak orang yang memegang gagang pintu kantor atau gagang pintu kamar mandi setiap hari? Jumlahnya tak terhitung. Bakteri, kuman, dan virus bisa menyebar melalui pegangan atau gagang pintu. Kita tak pernah tahu apakah orang-orang yang memegang gagang pintu terbebas dari virus corona atau tidak. Maka, sebaiknya proteksi diri dengan mencuci tangan usai memegang benda yang satu ini.

3. Buku Menu
Perlu diperhatikan bahwa virus corona berasal dari Wuhan, China. Penyebarannya terjadi lewat orang-orang yang keluar masuk ke negara ini atau negara-negara lain yang telah terjangkit virus tersebut. Apabila Anda makan di restauran yang sering dikunjungi oleh wisatawan asing atau domestik, maka penting untuk mencuci tangan usai memegang buku menu. Meski sepele tapi buku menu selalu berpindah tangan dari satu orang ke orang lain. Jadi, selalu ingat untuk langsung mencuci tangan setelah menyentuh buku menu.

4. Pulpen
Sering meminjam pulpen? Atau malah sering meminjami pulpen? Jangan salah. Pulpen bisa menjadi sarang bagi bakteri, kuman, dan virus untuk berpindah tempat. Apalagi jika ada orang di tempat itu yang berpotensi terjangkit virus corona. Lebih baik mawas diri dengan mencuci tangan usai memegang pulpen milik Anda atau orang lain.

5. Ponsel

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Pernapasan, Ahli Sarankan Coba Posisi Tidur Ini!

Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Pernapasan, Ahli Sarankan Coba Posisi Tidur Ini!

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 18:26 WIB

6 Fakta Varian Virus Corona, dari Omicron hingga Centaurus

6 Fakta Varian Virus Corona, dari Omicron hingga Centaurus

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 11:49 WIB

Terkini

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:55 WIB

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:53 WIB

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:49 WIB

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:45 WIB

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:31 WIB

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:27 WIB

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:22 WIB

Serbuan Perantau Pasca Lebaran: Jakarta Masih Jadi Ladang Emas atau Jebakan Kemiskinan?

Serbuan Perantau Pasca Lebaran: Jakarta Masih Jadi Ladang Emas atau Jebakan Kemiskinan?

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:17 WIB

Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook

Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:16 WIB

Pramono Anung: Pelayanan Publik Jakarta Tak Ikut WFH Tiap Jumat

Pramono Anung: Pelayanan Publik Jakarta Tak Ikut WFH Tiap Jumat

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:09 WIB