6 Fakta Varian Virus Corona, dari Omicron hingga Centaurus

Farah Nabilla

Kamis, 21 Juli 2022 | 11:49 WIB
6 Fakta Varian Virus Corona, dari Omicron hingga Centaurus
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak awal 2020 saat ini mulai mereda. Banyak negara yang telah mengeluarkan peraturan untuk tidak wajib menggunakan masker di ruangan terbuka maupun ruangan tertutup. Vaksin 1,2, hingga vaksin booster juga sudah didistribusikan kepada masyarakat dunia demi memerangi virus ini.

Namun, bahaya lain kini mengancam dunia kembali. Virus corona yang saat ini sudah memiliki berbagai varian kali ini menambah daftar panjang mutasi virus yang terjadi, hingga WHO mengeluarkan peringatan kembali setelah varian baru corona ini ditemukan.

Dari banyaknya varian virus yang ada, beberapa dari virus tersebut memiliki gejala yang berat hingga gejala yang ringan. WHO sendiri sudah menghimbau warga dunia untuk tetap waspada, walau varian yang saat ini ditemukan masih tergolong virus dengan gejala ringan. 

1. Penyebab varian semakin banyak

Adanya mutasi gen pada virus membuat varian virus ini semakin banyak dan seolah tak terkendali. Kerja RNA yang memang berevolusi dan berubah ubah sesuai dengan kondisi dimana virus itu berada yaitu tubuh manusia dan menghasilkan virus baru yang bersifat genetik. 

Hal ini tentu tidak dapat dihindari karena sifat virus yang sudah mutlak sehingga diperlukan vaksin yang tepat untuk setiap kondisi tubuh agar bisa memerangi virus yang masuk.

2. Kombinasi vaksin untuk lawan virus baru

Perusahaan produsen vaksin Moderna sempat mengungkap bahwa kombinasi vaksin 1 dan 2 serta penggunaan vaksin booster Moderna secara ilmiah dapat menangkal virus omicron dengan persentase lebih tinggi dibanding kombinasi vaksin lainnya.

Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian Moderna yang menyatakan bahwa orang orang yang diinjeksi varian Moderna ini cenderung tidak mudah terinfeksi virus baru dari data masyarakat Eropa yang notabene menjadi masyarakat awam yang menerima booster.

baca juga

3. Awal mula varian Omicron

Varian corona omicron yang sudah bermutasi dan cepat menular ini awal mulanya ditemukan pada kasus pasien di Afrika Selatan pada November 2021 lalu. Varian ini diduga cepat menular walau penderitanya diungkap hanya akan merasakan gejala ringan seperti batuk pilek.

4. Omicron ditemukan di Indonesia

Tak begitu lama dari terungkapnya varian baru omicron di Afrika Selatan, Kementerian Kesehatan menemukan kasus dengan varian yang sama dari seorang WNI yang baru sampai dari Nigeria pada akhir November 2021 lalu. Uji laboratorium yang dilakukan Kemkes ternyata membuktikan bahwa varian ini memang berasal dari Afrika Selatan dan dapat menjangkit lebih banyak orang karena penularannya yang begitu cepat.

5. Varian baru Omicron BA.4 dan BA.5

Dunia kembali heboh usai WHO lagi-lagi mengumumkan adanya laporan munculnya varian baru omicron bernama BA.4 dan BA.5. Pemerintah Indonesia pun kembali mengeluarkan peraturan PPKM di berbagai daerah di Indonesia demi mencegah penyebaran virus secara masif. Kasus yang sama ternyata juga telah ditemukan di Indonesia dalam suspek sebanyak 4 orang dengan gejala ringan dan gejala sedang.

6. Muncul varian baru Omicron Centaurus

Belum selesai dengan penanganan omicron BA.4 dan BA.5, kini varian baru omicron bernama omicron Centaurus kembali ditemukan. Varian dengan nama lain BA.2.75 ini juga sudah ditemukan kasusnya di Bali.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Omicron Centaurus Disebut Lebih Menular, Kapan Kelarnya Sih Pandemi?

Heboh Omicron Centaurus Disebut Lebih Menular, Kapan Kelarnya Sih Pandemi?

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 11:25 WIB

Gelombang Ketiga Covid-19 Serang Australia, Warga Kembali Diminta WFH

Gelombang Ketiga Covid-19 Serang Australia, Warga Kembali Diminta WFH

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 06:35 WIB

Kota Perbatasan Korea Utara dan China Laporkan Subvarian Terbaru Omicron

Kota Perbatasan Korea Utara dan China Laporkan Subvarian Terbaru Omicron

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 05:56 WIB

Terpopuler Kesehatan: Kelelahan dan Mual Gejala Omicron Centaurus, Kandungan Etilen Oksida Pada Es Krim Haagen-Dasz

Terpopuler Kesehatan: Kelelahan dan Mual Gejala Omicron Centaurus, Kandungan Etilen Oksida Pada Es Krim Haagen-Dasz

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 21:42 WIB

Apa Beda Gejala Omicron Centaurus dengan Penyakit Musiman ?

Apa Beda Gejala Omicron Centaurus dengan Penyakit Musiman ?

Tantrum | Rabu, 20 Juli 2022 | 14:49 WIB

Covid-19 Subvarian Omicron BA.2.3 Ditemukan di Dandong China, Berbatasan dengan Korut

Covid-19 Subvarian Omicron BA.2.3 Ditemukan di Dandong China, Berbatasan dengan Korut

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 14:40 WIB

Subvarian Omicron BA.2.3 Ditemukan di Dandong China Dekat Korut

Subvarian Omicron BA.2.3 Ditemukan di Dandong China Dekat Korut

News | Rabu, 20 Juli 2022 | 14:36 WIB

Terkini

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 10:10 WIB

6 Zodiak yang Perlu Ekstra Sabar saat Berteman Dekat dengan Gemini

6 Zodiak yang Perlu Ekstra Sabar saat Berteman Dekat dengan Gemini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:10 WIB

Krisis Air Bersih Meluas, 27.180 Warga Karawang Terdampak Kekeringan

Krisis Air Bersih Meluas, 27.180 Warga Karawang Terdampak Kekeringan

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 10:02 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:01 WIB

Masih Ada yang Belum Dapat Bantuan, Penyaluran Jadup Korban Bencana di Tapanuli Tengah Dipercepat

Masih Ada yang Belum Dapat Bantuan, Penyaluran Jadup Korban Bencana di Tapanuli Tengah Dipercepat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:01 WIB

Review Film Resident Evil: Sebuah Adaptasi Terbaik dari Waralaba Gim Horor

Review Film Resident Evil: Sebuah Adaptasi Terbaik dari Waralaba Gim Horor

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:00 WIB

Menikmati Film dari Becak Listrik di Becak Drive-in Cinema

Menikmati Film dari Becak Listrik di Becak Drive-in Cinema

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 10:00 WIB

Jelang Pilkades Serentak 2026, Ini Pesan Tegas Kapolres ke Calon Kades

Jelang Pilkades Serentak 2026, Ini Pesan Tegas Kapolres ke Calon Kades

Bekaci | Jum'at, 18 September 2026 | 09:57 WIB

×