Ridwan Kamil: Izinkan Kami yang di Daerah Lakukan Tes Corona

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Kamis, 12 Maret 2020 | 13:29 WIB
Ridwan Kamil: Izinkan Kami yang di Daerah Lakukan Tes Corona
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta izin kepada pemerintah pusat untuk melakukan tes virus corona Covid-19 mandiri di daerahnya.

Sebab, sampai sekarang tindakan pengetesan pasien terdampak virus corona berada di bawah wewenang pemerintah pusat.

Menurut Emil—sapaan Ridwan Kamil—mestinya pemerintah menerapkan prinsip desentralisasi dalam memerangi virus corona.

Hal itu disampaikan Emil ketika menjadi narasumber program Mata Najwa bertajuk "Gara-gara Corona" yang disiarkan Trans 7, Rabu (11/3/2020) malam.

"Izinkan kami yang di daerah ini untuk melakukan tes," ucap Emil.

Emil berjanji untuk tidak mengumumkan pasien positif virus corona, bila pemerintah pusat mengizinkannya untuk melakukan tes.

"Nanti kalau hasilnya positif, kami tidak akan mengumumkan. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat sesuai protokol," imbuhnya.

Lebih lanjut, Emil mengatakan, kalau penanganan virus corona hanya terpusat di Jakarta, maka warga akan mengalami kesusahan. Untuk itu perlu diberlakukan desentralisasi.

"Bayangannya ini (semoga tidak terjadi), kalau virus corona menyebar ke seluruh Indonesia dan semunya terpusat di Jakarta, bagaimana perjalanan, antrean dan sebagainya. Perjalanan butuh waktu, sehingg untuk tes ini konsepnya harus desentralisasi," kata Emil memungkasi.

baca juga
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (YouTube/Najwa Shihab)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (YouTube/Najwa Shihab)

Sebelumnya, Emil mengklaim pihaknya telah memprediksi virus corona akan memberikan dampak lebih buruk. Ia bahkan telah meminta pemerintah untuk waspada.

"Kami sebenarnya sudah menyebut 'siaga satu' dari awal Februari beberapa minggu sebelum Pak Jokowi mengumumkan kasus corona," terang Emil.

Tindakan ini dilakukan semata-mata untuk menunjukkan bahwa fasilitas medis sudah siap.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun telah membentuk Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19, sebagai tempat penanggulangan wabah virus corona.

Terlebih, pasien terdampak virus corona kekinian terus bertambah.

"Yang kami hadai hari ini, kami sebenarnya punya kemampuan untuk melakukan tes," kata Emil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fahri Hamzah Sebut Tuhan Kirim Virus Corona Sebagai Juru Damai

Fahri Hamzah Sebut Tuhan Kirim Virus Corona Sebagai Juru Damai

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 12:31 WIB

Wabah Corona Dibahas di Mata Najwa, Publik: Jubir Aja yang Ngomong Please

Wabah Corona Dibahas di Mata Najwa, Publik: Jubir Aja yang Ngomong Please

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 12:41 WIB

Petinggi Negara, Artis Dunia hingga Tentara Bertumbangan karena Corona

Petinggi Negara, Artis Dunia hingga Tentara Bertumbangan karena Corona

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 11:28 WIB

Donald Trump Tak Takut Corona, Dahlan Iskan: Dia Sedang Kampanye Besar

Donald Trump Tak Takut Corona, Dahlan Iskan: Dia Sedang Kampanye Besar

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 11:38 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×