Biaya Pengobatan COVID-19 di AS Tinggi, Ternyata Ini Alasannya

Dany Garjito, Rifan Aditya

Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:16 WIB
Biaya Pengobatan COVID-19 di AS Tinggi, Ternyata Ini Alasannya
Situasi penanganan virus corona di salah satu rumah sakti di Italia, dokter mengenakan alat pelindung diri lengkap dan masker. (PIERO CRUCIATTI / AFP)

Suara.com - Biaya pengobatan pasien yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) di Amerika Serikat terbilang tinggi.

Salah satu kasus, pasien positif COVID-19 di daerah Boston mendapat tagihan untuk tes dan perawatan sebesar $ 34.927,43 atau setara Rp 568 juta. Biayanya melambung sebab pasien tersebut tidak terdaftar dalam asuransi apapun.

Berikut ini rincian biaya perawatan untuk COVID-19, dikutip dari, TIME, Jumat (20/3/2020). Biaya ini mengacu kondisi di Amerika Serikat.

Biaya rawat inap untuk COVID-19

Pasien corona. (Antara)
Pasien corona. (Antara)

Sistem perawatan kesehatan di Amerika Serikat terfragmentasi. Sehingga tergantung pada jenis asuransi apa yang dimiliki, apa manfaat paket asuransi Anda, dan berapa banyak yang dapat dikurangkan yang sudah Anda bayar.

Analisis dari Kaiser Family Foundation memperkirakan bahwa biaya rata-rata perawatan COVID-19 untuk seseorang dengan asuransi kelas pekerja — dan tanpa komplikasi — adalah sekitar $ 9.763 (Rp 158 juta).

Pasien yang perawatannya mengalami komplikasi, tagihannya sekitar dua kali lipat yaitu $ 20.292 (Rp 330 juta).

Berapa banyak yang harus dibayar?

Pada umumnya, asuransi kesehatan swasta akan mencakup sebagian besar layanan yang diperlukan untuk mengobati komplikasi virus corona.

baca juga

Lebih dari 80% orang dengan asuransi kesehatan kelas pekerja dapat mendapatkan klaim tahunan. Rata-rata untuk satu orang dalam kategori itu sebesar $ 1,655 (Rp 27 juta).

Menurut Health Pocket, untuk program asuransi individu, biayanya seringkali lebih tinggi. Pengurangan rata-rata untuk asuransi individu pada tahun 2019 adalah $ 5.861 (Rp 95 juta).

Medicare dan Medicaid -program asuransi yang didanai pemerintah- kemungkinan juga akan melayanani perawatan virus corona. Tetapi perincian tentang besarnya deductibles (untuk Medicare) dan potensi co-pays tergantung pada program yang dipilih dan negara bagian tempat Anda berada.

Bagaimana jika pasien COVID-19 tidak diasuransikan?

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Beberapa rumah sakit menawarkan program perawatan secara amal dan beberapa negara bagian bergerak untuk membantu penduduk membayar biaya COVID-19 dengan syarat tertentu.

Beberapa negara bagian, termasuk Maryland, Massachusetts, Nevada, New York, Rhode Island dan Washington, telah menciptakan "pendaftaran khusus" untuk memungkinkan lebih banyak orang mendaftar asuransi pada pertengahan tahun.

Sejauh ini, Maine, Maryland, Massachusetts, Nevada, New Mexico, New York dan Oregon telah mewajibkan perusahaan asuransi untuk membebaskan biaya vaksin COVID-19.

Ada pula negara-negara yang telah melonggarkan aturan untuk membantu orang mengisi resep termasuk Alaska, Colorado, Delaware, Florida, Maine, Maryland, New Hampshire, Carolina Utara, dan Washington.

Cara Menghemat Biaya

Menurut penjelasan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), jika Anda merasa memiliki gejala COVID-19, langkah pertama adalah menghubungi dokter atau unit gawat darurat sebelum parah.

Tidak hanya membuat petugas kesehatan bersiap, tapi hal ini juga bisa menghemat uang Anda.

Dirawat di rumah sakit umumnya akan lebih mahal daripada pemantauan atau kunjungan dokter. Biaya lain berasal dari biaya fasilitas yang dibebankan oleh banyak rumah sakit kapan saja kepada seorang pasien datang.

Kasus pasien COVID-19 di Boston, contohnya. Danni Askini ke rumah sakit di Boston pada 29 Februari.

Ia dikenai biaya $ 1.804 untuk perawatan di ruang gawat darurat dan $ 3.841,07 untuk layanan rumah sakit.

Anda juga perlu memperhatikan biaya tes laboratorium. Meskipun dokter yang merawat Anda ada termasuk dalam program asuransi. Pastikan meminta informasi secara tertulis soal rincian biaya.

Sehingga, Anda dapat mengajukan banding tagihan jika merasa dirugikan, kata Caitlin Donovan dari National Patient Advocate Foundation.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perangi Virus Corona, Klub Brasil Buka Stadion untuk Rawat Pasien COVID-19

Perangi Virus Corona, Klub Brasil Buka Stadion untuk Rawat Pasien COVID-19

Bola | Jum'at, 20 Maret 2020 | 14:01 WIB

Foto Saf Salat Jumat Berjarak 1 Meter karena Virus Corona di Sukoharjo

Foto Saf Salat Jumat Berjarak 1 Meter karena Virus Corona di Sukoharjo

Jawa Tengah | Jum'at, 20 Maret 2020 | 14:01 WIB

Tanpa Intervensi, Penularan Covid-19 di Indonesia Tembus 71.000 di April

Tanpa Intervensi, Penularan Covid-19 di Indonesia Tembus 71.000 di April

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:47 WIB

Fatwa Salat Jumat, MUI Pandeglang: Jika Ada Indikasi Covid, Salat di Rumah

Fatwa Salat Jumat, MUI Pandeglang: Jika Ada Indikasi Covid, Salat di Rumah

Banten | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:47 WIB

Indonesia Baru Mau Mulai, Ini 4 Negara yang Tes Corona secara Drive-thru

Indonesia Baru Mau Mulai, Ini 4 Negara yang Tes Corona secara Drive-thru

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 14:03 WIB

Biaya Pengobatan Covid-19 di AS Capai Rp 568 Juta, Orang Miskin Lemas

Biaya Pengobatan Covid-19 di AS Capai Rp 568 Juta, Orang Miskin Lemas

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:54 WIB

Terkini

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:54 WIB

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:34 WIB

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:30 WIB

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:28 WIB

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

×