Libatkan Ojol, Warga Jakarta Akan Dapat Bansos dari Pemerintah

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 02 April 2020 | 16:10 WIB
Libatkan Ojol, Warga Jakarta Akan Dapat Bansos dari Pemerintah
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memberi keterangan pada wartawan usai melayat ke rumah duka Sudjiatmi Notomihardjo di Kampung Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020). [Suara.com / M Ilham Baktora]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perihal 3,7 warga DKI Jakarta yang perlu mendapat bantuan dalam jaring pengaman sosial. Bantuan ini bakal diberikan pada warga yang terdampak pandemi virus corona atau covid-19.

"Kami berkoodinasi dengan baik dengan Pemda DKI karena ada 3,7 juta masyarakat yang harus dirawat. Kami sudah bertukar data dengan Pak Gubernur dan kami sudah memfinalisasinya," ujar Luhut usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi membahas Antisipasi Mudik melalui video konferensi pers, Kamis (2/4/2020).

Luhut menjelaskan, bantuan sosial kepada warga DKI akan melibatkan ojek online seperti Gojek dan Grab untuk penyaluran distribusi bansos.

Sehingga kata dia, kelompok masyarakat seperti pengemudi transportasi daring juga merasakan manfaat.

"Misalnya, nanti karena pemberian voucher, bawaan barang bansos itu tetap melibatkan Grab dan Gojek sehingga mereka ada kerjaan juga dan nanti akan terbentuk mekanisme sendiri," katanya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan sosial (Bansos), khusus untuk warga DKI Jakarta yang tak mudik ke kampung halaman saat libur Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Bantuan itu lebih dikhususkan untuk mereka yang terdampak dari dandemi covid-19.

Juliari menuturkan program bansos untuk warga DKI merupakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat terbatas lanjutan membahas Antisipasi Mudik melalui video konferensi pers.

"Pak presiden memberikan arahan kepada kami agar memikirkan suatu program khusus bagi daerah seperti DKI yang intinya untuk mengurangi lonjakan arus mudik dari DKI ke daerah-daerah lain," ujar Juliari dalam video conference usai mengikuti Ratas bersama Presiden Jokowi.

Keputusan memberikan bansos kepada warga DKI kata Juliari, salah satunya untuk meredam arus mudik ke kampung halaman.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua MPR Minta Masyarakat Tidak Mudik dan Patuhi 5 Kedisiplinan Ini

Ketua MPR Minta Masyarakat Tidak Mudik dan Patuhi 5 Kedisiplinan Ini

News | Kamis, 02 April 2020 | 15:48 WIB

Kemensos Akan Beri Bansos untuk Warga Jakarta yang Tidak Mudik Saat Lebaran

Kemensos Akan Beri Bansos untuk Warga Jakarta yang Tidak Mudik Saat Lebaran

News | Kamis, 02 April 2020 | 15:38 WIB

Menteri Luhut: Tak Ada Larangan Mudik, Pemerintah Cuma Imbau Jangan

Menteri Luhut: Tak Ada Larangan Mudik, Pemerintah Cuma Imbau Jangan

News | Kamis, 02 April 2020 | 14:39 WIB

Usai Mudik dari Bandung, Sekeluarga Ditolak Masuk Kampung dan Dikarantina

Usai Mudik dari Bandung, Sekeluarga Ditolak Masuk Kampung dan Dikarantina

Jogja | Kamis, 02 April 2020 | 14:50 WIB

Ingatkan Dampak Mudik di Tengah Pandemi Corona, Ridwan Kamil: Itu Nyata

Ingatkan Dampak Mudik di Tengah Pandemi Corona, Ridwan Kamil: Itu Nyata

Jabar | Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB

Terkini

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:10 WIB

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 06:50 WIB

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 06:45 WIB

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

×