UN 2020 Batal karena Corona, Jokowi: Ini Momentum untuk Evaluasi

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 03 April 2020 | 20:46 WIB
UN 2020 Batal karena Corona, Jokowi: Ini Momentum untuk Evaluasi
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengatakan, pemerintah memutuskan meniadakan pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Hal ini dikatakan Jokowi dalam rapat terbatas membahas Strategi Peningkatan Peringkat Indonesia dalam Programme For International Student Assessment (PISA) melalui konferensi video, Jumat (3/4/2020).

"Untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada ratas 23 Maret, kami telah memutuskan pembatalan UN 2020," ujar Jokowi.

Namun, kata Jokowi, peniadaan pelaksanaan UN Tahun 2020 menjadi momentum untuk mengkaji ulang sistem evaluasi, standar nasional pendidikan dan menengah secara nasional.

"Saya lihat ini menjadi momentum untuk merumuskan ulang sistem evaluasi, standar dasar pendidikan dan menengah secara nasional. Apakah dalam pengendalian mutu pendidikan secara nasional hanya menggunakan UN atau bisa juga standar yang dipakai secara internasional seperti PISA," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut Indonesia telah mengikuti survei PISA selama tujuh kali sejak tahun 2000 hingga tahun 2018.

Dari survei tersebut, kata Jokowi, menunjukkan sistem pendidikan Indonesia menjadi lebih terbuka dan meluas aksesnya.

"Indonesia telah ikut survei PISA selama 7 putaran sejak tahun 2000-2018 dan menunjukkan sistem pendidikan Indonesia berubah menjadi lebih inklusif, terbuka, dan meluas aksesnya selama 18 tahun terakhir," ucap dia.

Namun, dari laporan yang didapat Jokowi, skor rata-rata PISA 2018 justru menurun yakni tiga di bidang kompetensi. Adapun penurunan terbesar yakni di bidang membaca

baca juga

"Kemampuan membaca siswa Indonesia dengan skor 371 di posisi 74, kemampuan Matematika skor 379 di posisi 73, kemampuan sains skor 396 posisi 71," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi Kocak Warganet Ketika Mengetahui UN 2020 Dihapus

Reaksi Kocak Warganet Ketika Mengetahui UN 2020 Dihapus

Video | Selasa, 24 Maret 2020 | 22:36 WIB

UN Dibatalkan karena Corona, Sekolah Boleh Gelar Ujian Tanpa Tatap Muka

UN Dibatalkan karena Corona, Sekolah Boleh Gelar Ujian Tanpa Tatap Muka

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:57 WIB

Tiga Opsi Jokowi Terkait Kebijakan Ujian Nasional 2020

Tiga Opsi Jokowi Terkait Kebijakan Ujian Nasional 2020

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:51 WIB

UN 2020 Dihapus karena Corona, Kemendikbud Kaji Opsi USBN

UN 2020 Dihapus karena Corona, Kemendikbud Kaji Opsi USBN

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 08:27 WIB

Bakal Dihapus, Kemendikbud: Ujian Nasional Cuma Untungkan Lembaga Bimbel

Bakal Dihapus, Kemendikbud: Ujian Nasional Cuma Untungkan Lembaga Bimbel

News | Sabtu, 14 Desember 2019 | 14:23 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×