Buntut Aksi Persekusi saat Ibadah di Rumah, Pak Haji Minta Maaf

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Senin, 20 April 2020 | 09:28 WIB
Buntut Aksi Persekusi saat Ibadah di Rumah, Pak Haji Minta Maaf
Pelarangan ibadah di rumah warga. (Instagram/juliosebastian27)

Suara.com - Aksi persekusi oleh dua laki-laki kepada umat Kristen yang tengah melakukan ibadah di rumah berujung damai. Kasus tersebut berakhir setelah aparat kepolisian melakukan mediasi kepada kedua belah pihak.

Selain itu, Haji Mulyana, laki-laki yang terlibat dalam aksi persekusi tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Arion Sihombing yang sebelumnya mendapat perlakuan tak menyenangkan.

Hal itu terungkap lewat unggahan video akun @Batak_Com, Minggu (19/4/4). "Assalamuailakum Saya KH. Imam Mulyana tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan ini menyatakan, dengan tulus bahwa telah terjadi kesalahpahaman dengan Bapak Jamin Sihombing."

"Dan malam ini kami berdua telah bermusyawarah dengan niat yang baik untuk saling menghormati satu sama lain san hidup bertoleransi," ujar Mulyana, seperti dikutip Suara.com, Senin (20/4).

Permohonan maaf tersebut disambut oleh Jamin Sihombing selaku pihak yang sebelumnya dirugikan.

"Dalam hal ini kami berdua telah bermusyawarah dengan niat baik untuk saling menghormati satu sama lain dan hidup bertoleransi. Demikian pernyatan ini kami buat tanpa paksaan dari pihak manapun," ucap Jamin.

Haji Mulyana menyampaikan permohonan maaf atas aksi persekusi di rumah warga. (Twitter/Batak_Com)
Haji Mulyana menyampaikan permohonan maaf atas aksi persekusi di rumah warga. (Twitter/Batak_Com)

Untuk diketahui, terjadi aksi persekusi yang dilakukan oleh oknum RT dan seorang tokoh agama di salah satu rumah warga beragama nasrani di Cikarang, Jawa Barat.

Keduanya meminta agar ibadah di rumah warga tersebut dihentikan lantaran dinilai melanggar aturan di tengah pandemi virus corona.

Kasus tersebut viral hingga menyita perhatian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dia menyesalkan aksi intoleransi tersebut dan meminta aparat setempat turun tangan menyelesaikannya.

baca juga

"Saya akan cek malam ini (Minggu malam) ke aparat setempat. Sangat disesalkan, seharusnya ini tidak boleh terjadi. karena beribadah adalah hak setiap orang," tulis Ridwan Kamil melalui akun Instagram pribadinya.

Video Persekusi saat Ibadah di Rumah, Eks Politikus PSI Colek Ridwan Kamil

Mantan politikus Partai Solidaritas Indonesia Dedek Prayudi angkat bicara soal kasus pelarangan paksa ibadah di rumah oleh seorang oknum warga terhadap warga minoritas di Cikarang Jawa Barat.

Melalui Twitter-nya, Dedek meminta kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar membina oknum warga yang masih melakukan penghentian paksa warga yang tengah melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.

Sebelumnya, sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram Julio Sebastian menayangkan seorang oknum warga yang berpakaian baju koko lengkap dengan sarung dan peci tiba-tiba menerobos masuk ke rumahnya.

Orang tersebut kemudian berteriak untuk menghentikan proses peribadatan yang tengah dilakukan keluarga tersebut di dalam rumah. "Bukan masalah ibadah, itu tidak boleh!" kata lelaki tersebut.

Pelarangan ibadah di rumah warga. (Instagram/juliosebastian27)
Pelarangan ibadah di rumah warga. (Instagram/juliosebastian27)

Beberapa detik kemudian pria itu juga menyerang kamera si perekam agar tak melakukan dokumentasi.

Sang pengunggah mengaku pelarangan ini adalah kejadian yang kedua kalinya setelah 12 tahun lalu juga pernah menimpanya.

Menanggapi kejadian tersebut, Dedek Prayudi menyebutkan bahwa ada tiga hal yang bisa menjadi alasan mengapa oknum warga tersebut perlu dibina.

"Satu, orang ini melakukan penerobosan properti orang lain tanpa izin. Dua, orang ini melanggar prinsip kebebasan beribadah yang sudah dijamin Pancasila dan UUD'45. Tiga, orang ini mendiskriminasi pemeluk agama lain. Wajib "dibina"! Kejadian siang ini di Cikarang, Jabar. cc @ridwankamil," tulis Dedek melalui Twitter-nya, Minggu (19/4).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Persekusi saat Ibadah di Rumah, Eks Politikus PSI Colek Ridwan Kamil

Video Persekusi saat Ibadah di Rumah, Eks Politikus PSI Colek Ridwan Kamil

News | Minggu, 19 April 2020 | 20:08 WIB

Serahkan Seluruh Tabungan ke Kang Emil, Anak Petani: Buat Beli Masker

Serahkan Seluruh Tabungan ke Kang Emil, Anak Petani: Buat Beli Masker

Jabar | Sabtu, 18 April 2020 | 14:13 WIB

Cepat Sampaikan Keluhan Warga ke 4 Gubernur, Susi Dijuluki DPR Sesungguhnya

Cepat Sampaikan Keluhan Warga ke 4 Gubernur, Susi Dijuluki DPR Sesungguhnya

News | Sabtu, 18 April 2020 | 09:17 WIB

Serius Ngobrol dengan Aa Gym, Istri Ridwan Kamil Kaget: Eta Aya Ucing?

Serius Ngobrol dengan Aa Gym, Istri Ridwan Kamil Kaget: Eta Aya Ucing?

News | Sabtu, 18 April 2020 | 09:14 WIB

Ridwan Kamil Akan Pilih Orang Miskin yang Pantas Terima Bansos Corona

Ridwan Kamil Akan Pilih Orang Miskin yang Pantas Terima Bansos Corona

Jabar | Sabtu, 18 April 2020 | 00:09 WIB

Terkini

KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut

KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Percepat Pemulihan Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

Percepat Pemulihan Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:42 WIB

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:22 WIB

×