Array

Sehari Naik 1.000 Kasus Corona, Singapura Dibayangi Ledakan Pandemi

Rabu, 22 April 2020 | 14:15 WIB
Sehari Naik 1.000 Kasus Corona, Singapura Dibayangi Ledakan Pandemi
Singapura nampak sepi seperti kota hantu (Facebook/Jayden Tan)

Suara.com - Singapura mengalami lonjakan angka kasus pasien positif corona alias Covid-19. Bahkan, kini angkanya melampaui Indonesia dan menjadi yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Seperti dikutip dari laman Hops.id--jaringan Suara.com--, Rabu (22/4/2020), melonjaknya kasus corona di Singapura kini tak lain datang dari para pekerja asing yang tinggal di sana.

“Singapura menjalankan dua kurva epidemi saat ini, ada di luar asrama dan di dalam asrama,” kata Dale Fisher, konsultan penyakit menular senior di National University Hospital Singapura, seperti dilansir Asia Times, Rabu (22/4/2020).

“Yang satu melejit seperti halnya New York dan Italia, dan yang lainnya naik dalam angka ganda.”

Walau begitu, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam sebuah pidato resmi mengatakan akan tetap bertindak adil bagi pekerja asing yang tinggal di sana. Singapura berjanji akan merawat mereka sepenuh hati.

“Kepada pekerja migran kami, saya ingin menekankan kembali, kami akan merawat Anda sama seperti kami merawat warga Singapura,” kata perdana menteri.

Dalam pidatonya, Lee juga menekankan langkah-langkah lockdown yang kini diperpanjang hingga 1 Juni. Ini berkaitan dengan terus melonjaknya kasus corona di sana. Padahal lockdown Singapura sedianya akan berakhir pada 4 Mei mendatang.

Sehari naik 1.000

Dalam laporan Kementerian Kesehatan Singapura, kini mereka dalam beberapa hari terakhir mencatatkan angka positif tertinggi. Seharinya bisa bertambah 1.000 orang.

Baca Juga: Terungkap, Ruangguru Ternyata Anak Perusahaan yang Terdaftar di Singapura

Setidaknya ini sudah terjadi di dua hari terakhir. Artinya total kasus corona di Singapura kini telah meningkat lebih dari sembilan kali lipat sejak 1 April.

Hal inilah yang memicu kekhawatiran bahwa sistem perawatan kesehatan Singapura berada di bawah tekanan karena meningkatnya jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit.

Singapura sejauh ini memang belum kekurangan alat pelindung diri (APD), ventilator dan tempat perawatan kritis.

“Tetapi semua orang berisiko kewalahan, itulah ketakutan besar,” kata Fisher.

“Praktik mengisolasi pasien di rumah sakit jelas telah meluap, itulah sebabnya kami memiliki fasilitas isolasi komunitas sekarang. ICU (unit perawatan intensif) belum didorong, tetapi tentu saja, rumah sakit cukup penuh dengan pasien positif yang sedang dipantau.”

Sejauh ini mereka mengaku telah membuka fasilitas isolasi masyarakat di Singapore Expo dan MAX Atria, tempat konvensi dan pameran terbesar di negara kota itu. Ini digunakan semata-mata untuk mengurangi tekanan pada rumah sakit.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI