Tekan Corona, Anies Rencanakan Batasi Pendatang Saat Arus Balik Nanti

Dany Garjito, Farah Nabilla

Rabu, 29 April 2020 | 08:58 WIB
Tekan Corona, Anies Rencanakan Batasi Pendatang Saat Arus Balik Nanti
Calon penumpang mengantre untuk membatalkan tiket perjalanan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (22/4). . [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Selain menetapkan anjuran untuk menunda mudik, Gubernur DKI Jakarta Aies Baswedan berencana akan mengeluarkan regulasi untuk membatasi jumlah pendatang yang akan ke Jakarta pada musim arus balik usai lebaran nanti.

Hal ini ia sampaikan ketika menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club di TV One, Selasa (28/4/2020).

"Nanti kita umumkan pembatasan pada pemudik untuk kembali," kata Anies.

Pembatasan ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran covid-19 di Jakarta, mengingat masih ada saja warga yang nekat mudik meski sudah dilarang.

Meski begitu, Anies mengaku dirinya tidak setuju dengan operasi justicia yang dilakukan untuk memeriksa orang-orang yang datang ke Jakarta sesudah lebaran. Operasi ini bahkan  sudah ditiadakan sejak tahun lalu.

"Karena sesungguhnya warga Indonesia berhak mendapat pekerjaan di mana saja," jelas Anies.

Namun dalam situasi pandemi ini, Anies mengaku harus mempertimbangkan rencana pembatasan kembalinya warga dari daerah ke Jakarta.

"Tapi kali ini, kami akan lakukan penetapan untuk melindungi warga. Bila anda meninggalkan anda meninggalkan Jakarta, belum tentu anda akan pulang cepat ke Jakarta," kata Anies.

Anies menuturkan, jumlah pemudik Jakarta pada tahun lalu mencapai 70 persen dari total penduduk Jakarta.

baca juga

"Tahun lalu jumlah pemudik adalah 7,7 juta dari 10 juta penduduk Jakarta. Bila tahun ini masyarakat tetap melakukan mudik, maka potensi untuk terjadinya covid di berbagai tempat akan tinggi," kata Anies.

Ia mengingatkan agar warga Jakarta menunda rencana mudik mereka hingga pandemi usai.

"Rencana mudik tunda dulu demi kebaikan keluarga di kampung. Dan juga nanti ketika balik akan punya efek yang besar di kota ini," lanjut Anies.

Lebih lanjut ia menjelaskan jika masyarakat tetap nekat untuk pulang ke kampung halaman saat lebaran nanti, maka akan memperpanjang masa pandemi yang tengah dihadapi Indonesia saat ini.

"Konsekuensi ketidaksabaran kita untuk tetap mudik, akan memperpanjang masa berat yang sedang kita hadapi sekarang. Tahan diri, tinggal lah di Jakarta," tutur Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertumbuhan Kasus Melambat, Anies Ingatkan Jakarta Masih Belum Bebas Corona

Pertumbuhan Kasus Melambat, Anies Ingatkan Jakarta Masih Belum Bebas Corona

News | Rabu, 29 April 2020 | 08:07 WIB

Di Merak Pemudik Gagal Ini Nangis: Teriak Tidak Mudik, Hanya Pulang Kampung

Di Merak Pemudik Gagal Ini Nangis: Teriak Tidak Mudik, Hanya Pulang Kampung

Banten | Rabu, 29 April 2020 | 04:53 WIB

Ratusan Perusahaan Bus Terancam Gulung Tikar: Dari Rp 6 M ke Nol Pendapatan

Ratusan Perusahaan Bus Terancam Gulung Tikar: Dari Rp 6 M ke Nol Pendapatan

Bisnis | Rabu, 29 April 2020 | 07:00 WIB

Warga Mudik Naik Kontainer, Gubernur Ganjar Kesal: Itu Bahaya!

Warga Mudik Naik Kontainer, Gubernur Ganjar Kesal: Itu Bahaya!

Jawa Tengah | Rabu, 29 April 2020 | 03:28 WIB

Gagal Mudik, Begini Cara Batalkan Tiket Kereta Api di Aplikasi KAI Access

Gagal Mudik, Begini Cara Batalkan Tiket Kereta Api di Aplikasi KAI Access

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:11 WIB

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:51 WIB