Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing Terancam 5,5 Tahun Penjara

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 Mei 2020 | 14:00 WIB
Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing Terancam 5,5 Tahun Penjara
OMS membuang bayinya karena alasan panik. (istimewa).

Suara.com - Ibu muda pembuang bayi ke kandang kucing terancam penjara 5,5 tahun. Mama muda itu dijerat Undang-undang No 23 Tentang Perrlindungan Anak junto 305 KUHP

Saat ini polisi mencari pacar ibu pembuang anak ke kadang kucing di Batam. Bayi yang dibuang itu terlahir dari hubungan gelap di luar nikah antara OMS, sang ibu bayi dengan pacarnya.

Saat ini, OMS tak tahu akan dikemanakan anak hasil hubungan gelap dengan sang pacar. Wanita berusia 21 tahun itu akhirnya menaruh bayi mungil yang baru lahir itu di kandang kucing dekat rumah warga Komplek Bengkong Telaga Indah, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Jumat (1/5/2020) lalu.

Beruntung bayi tersebut masih sehat dan tak dimakan kucing, sehingga bisa diselamatkan warga. Bayi itu sempat dirawat di Puskesmas Sei Panas. Banyak warga yang menyayangkan tindak OMS membuang bayinya.

"Kami aja yang mau keturunan belum diberi nih, ini malah dibuang anaknya. Kami mau adopsi," ujar salah seorang warga.

Polisi berhasil melacak OMS setelah menelusuri bidan dan tempat bersalin di sekitaran Kecamatan Bengkong.

"Kita dapatkan informasi ada sebuah Klinik BR di daerah Bengkong menyampaikan ada seorang wanita muda melahirkan dengan normal sebelumnya," terang Kapolsek Bengkong AKP Yuhendri kepada batamnews.co.id (jaringan Suara.com), Minggu (3/5/2020).

OMS diamankan dikos-kosan tempatnya tinggal Sabtu itu sekitar pukul 15.00 WIB. Dari pengakuan kepada polisi ia mengaku tertekan karena melahirkan anak hasil hubungan gelap dengan sang pacar.

OMS akhirnya setelah melahirkan menaruh bayi yang masih terbungkus kain bedong itu di komplek perumahan warga, di dekat kandang kucing. Ia tak berpikir lagi apakah ada orang yang akan menyelamatkan anaknya atau justru dimakan hewan.

baca juga

"Baru pacaran satu bulan (berhubungan intim) dengan pelaku yang akhirnya hamili dia. Dia nggak tau hamil makanya dia panik untuk membuang bayi laki-laki tersebut," ujar Kapolsek

Yuhendri menuturkan, OMS datang ke klinik BR pada pukul 05.00 pagi. Setelah melahirkan, ia bingung dengan keberadaan anaknya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing Ditangkap, Hasil Hubungan Gelap

Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing Ditangkap, Hasil Hubungan Gelap

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:03 WIB

Heboh Bayi Laki Kembar Dibuang Ortunya di TPS, Badan Kotor Penuh Sampah

Heboh Bayi Laki Kembar Dibuang Ortunya di TPS, Badan Kotor Penuh Sampah

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 10:50 WIB

Berusaha Ungkap Kasus Pembuangan Bayi, Polres Sampang Mendata Orang Hamil

Berusaha Ungkap Kasus Pembuangan Bayi, Polres Sampang Mendata Orang Hamil

Jatim | Selasa, 25 Juni 2019 | 14:15 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×