Jelang Sahur, ISIS Serang dan Bantai 11 Anggota Milisi Irak

Syaiful Rachman, Arief Apriadi

Senin, 04 Mei 2020 | 20:08 WIB
Jelang Sahur, ISIS Serang dan Bantai 11 Anggota Milisi Irak
Ilustrasi ISIS. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali menebar teror di Irak. Selama bulan Ramadhan, mereka melancarkan serangan terhadap milisi Unit Mobilisasi Populer (PMU).

Dilansir Al-Monitor, 11 milisi PMU dikabarkan tewas dalam serangan ISIS yang berlangsung jelang waktu sahur, pada Sabtu (2/5/2020) sebagaimana dilaporkan anggota dewan Salahudin Subhan Jiyad.

Sebagian besar milisi yang terbunuh adalah penduduk lokal Sunni dari suku Albu Issa. Ini merupakan serangan pertama setelah 24 jam sebelumnya terjadi di Mukashifa, sebuah kota di barat laut Samarra yang menghubungkan Baghdad dan Tikrit.

"Enam anggota Unit Mobilisasi Populer (PMU) setempat tewas dalam serangan di sebuah pos pemeriksaan," kata anggota dewan Jiyad dilansir Al-Monitor, Senin (4/5/2020).

"Lalu, ketika bala bantuan dikirim, tiga lainnya terbunuh oleh alat peledak improvisasi (IED) yang ditetapkan oleh IS."

Ilustrasi ISIS [shutterstock]
Ilustrasi ISIS [shutterstock]

Serangan lain juga terjadi sebelum fajar di tal al-Dhahab di distrik Yathrib di tenggara Samarra, sehingga total milisi PMU yang terbunuh berjumlah 11 orang.

Distrik Yathrib yang terletak di kawasan Salahuddin dan berbatasan dengan provinsi Diyala, telah mengalami peningkatan serangan ISIS dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, Kapten Isser Ali Rabea al-Azzawi, seorang perwira pasukan perbatasan, telah terbunuh di rumahnya di Yathrib pada 30 April lalu. ISIS dilaporkan sebagai dalang serangan tersebut.

Pakar keamanan Irak Hisham al-Hashimi lewat Twitter mengungkapkan bahwa serangan ISIS ini tampak terkoordinasi dan disinyalir berfungsi untuk meningkatkan atensi media terhadap teroris nasional.

baca juga

Di sisi lain, Ketua dewan regional Salahhuddin, Ahmed al-Krayem mensinyalir bahwa serangan 2 Mei lalu merupakan balasan ISIS setelah 15 anggota dan dua pemimpin kelompok itu tertangkap.

"Ada masalah antara suku Albu Issa dan IS (yaitu, para pendahulunya) sejak 2007, ketika suku itu menyerang al-Qaeda dan membunuh beberapa (dari mereka)," terang Ahmed al-Krayem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Anggota ISIS, Rapper Inggris Ditangkap di Spanyol

Diduga Anggota ISIS, Rapper Inggris Ditangkap di Spanyol

News | Rabu, 22 April 2020 | 16:10 WIB

ISIS Klaim Minta Tuhan Tingkatkan Siksaan Virus Corona untuk yang Musyrik

ISIS Klaim Minta Tuhan Tingkatkan Siksaan Virus Corona untuk yang Musyrik

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 15:26 WIB

ISIS Sebut Corona 'Siksaan Menyakitkan' dari Tuhan untuk Negara Barat

ISIS Sebut Corona 'Siksaan Menyakitkan' dari Tuhan untuk Negara Barat

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:47 WIB

Terkini

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Entertainment | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau

Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:09 WIB

×