Larang Warga Tak Pakai Masker Masuk Toko, Satpam Tewas Ditembak

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 05 Mei 2020 | 18:27 WIB
Larang Warga Tak Pakai Masker Masuk Toko, Satpam Tewas Ditembak
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Satpam toko Family Dillar di kota Flint, Michigan, Calvin Munerlyn tewas ditembak setelah melarang seorang anak masuk toko lantaran tak mengenakan masker.

Shamel Teague bersama suami, Larry Teague, dan putranya, Ramponyea Bishop, nekat menembak bagian belakang kepala Munerlyn yang kala itu hanya berusaha menjalankan imbauan dari pemerintah soal pemakaian masker.

Atas perbuatannya mereka, keluarga ini didakwa atas tuduhan pembunuhan berencana dan penggunaan senjata api tingkat pertama.

Melansir dari BBC, hanya Sharmel Teague yang berhasil ditangkap, sementara dua tersangka lainnya masih buron.

Larry Teague juga didakwa melanggar perintah gubernur terkait kewajiban memakai masker di dalam toko guna mencegah penularan virus corona.

Jaksa Wilayah Genesee David Leyton pada Senin (4/5), menceritakan kembali kronologi kejadian. Setelah adu mulut di toko, Sharmel berterikan dan meludahi Munerlyn, lalu pergi dengan mobil GMC Envoy.

Selang beberapa lama, Shamley kembali lagi ke toko bersama suami dan putranya. Pertikaian berlanjut dan membuat Munerlyn tertembak.

Dugaan semetara menyebut, sang putra alias Ramponyea Bishop yang menarik pelatuk.

"Kematian Calvin Muneryln tidak masuk akal dan tragis, pelaku akan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum," ujar jaksa.

baca juga

"Anakku hanya melakukan apa yang menjadi tugasnya," ujar ibunda Muneryln, Bernadett kepada AP News.

Publik pun menggalang dana di GoFundMe untuk pemakaman Munerlyn. Disebutkan, kini uang yang telah terkumpul mencapai 100 ribu dollar AS atau setara dengan Rp 1,5 miliar.

Gubernur Michigan Gretcgen Whitmer sebelumnya telah memerintahkan semua warga negara bagian Midwest untuk mengenakan masker di dalam tempat bisnis. Pihak toko dapat menolak siapapun yang masuk jika tak memakai masker.

Hingga Senin (4/5), jumlah kasus infeksi virus corona mencapai 43.950 dengan 4.135 kematian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Penembakan di Ngaglik, Polisi Kirim Proyektil Peluru ke Semarang

Kasus Penembakan di Ngaglik, Polisi Kirim Proyektil Peluru ke Semarang

Jogja | Senin, 04 Mei 2020 | 21:01 WIB

Jaga Kampung Saat Wabah Corona, Dua Warga Ngaglik Jadi Korban Penembakan

Jaga Kampung Saat Wabah Corona, Dua Warga Ngaglik Jadi Korban Penembakan

Jogja | Senin, 04 Mei 2020 | 19:35 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×