Langgar Aturan Tinggal di Rumah, Pilot Dipenjara Gegara Beli Masker

Rendy Adrikni Sadikin | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 08:48 WIB
Langgar Aturan Tinggal di Rumah, Pilot Dipenjara Gegara Beli Masker
Ilustrasi pilot pesawat. (Pixabay/Stock Snap)

Suara.com - Pengadilan Singapura menjatuhi hukuman empat minggu penjara kepada seorang pilot pada Rabu (13/5), setelah dinyatakan melanggar aturan tinggal di rumah, guna membeli masker dan termometer.

Brian Dugan Yeargan yang merupakan pilot asal Amerika yang bekerja untuk Federal Express (FedEx), diwajibkan menjalani karantina mandiri di Singapura selama dua minggu sejak 3 April hingga 17 April lalu.

Menyadur Channel News Asia, Yeargan diwajibkan menjalani karantina mandiri karena baru saja berkunjung ke sejumlah negara seperti China, Hong Kong, Makau, Jepang, dan Amerika dalam dua minggu terakhir, sebelum menyambangi Singapura.

Petugas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan Singapura (ICA) pun mewajibkan Yeargan tinggal di hotel selama 14 hari dan tidak boleh pergi keluar dengan alasan apapun.

Namun pada 5 April, Yeargan meninggalkan kamar hotel dan pergi ke Chinatown untuk membeli masker dan termometer, yang merupakan pesanan dari sang istri yang kini berada di Amerika Serikat.

Disebutkan, istrinya yang sedang sakit meminta Yeargan membeli sejumlah masker dan termometer sebelum kembali ke AS.

Ilustrasi Masker. (Pixabay.com/Vesna_Pixi)
Ilustrasi Masker. (Pixabay.com/Vesna_Pixi)

Pihak pengadilan menyatakan Yeargan bersalah karena melanggar aturan tinggal di rumah Pemerintah Singapura dan menjatuhi hukuman kurungan selama empat minggu. Sebelumnya, tuntutan hukuman penjara yang dilayangkan Jaksa adalah enam hingga delapan minggu. 

Jaksa Penuntut Umum kasus Yeargan, V Jesudevan mengatakan Yeargan tetap harus diadili sesuai peraturan meski alasan ia keluar rumah adalah untuk membeli alat kesehatan.

"Sangat penting bagi pengadilan untuk memberi pesan yang jelas ke publik bahwa pelanggaran tinggal di rumah tidak akan mendapatkan toleransi dan dijatuhi hukuman yang setimpal," ujar Jesudevan.

Alih-alih membeli sendiri, sambung Jesudevan, Yeargan harusnya bisa meminta tolong rekan untuk membeli alat-alat tersebut.

Dalam sidang, Yeargan mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf atas hal yang ia lakukan.

"Dengan rendah hati saya ingin menyampaikan permintaan maaf dan saya sangat menghargai rakyat Singapura beserta hukumnya," kata Yeargan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Virus Corona Mungkin Tidak Akan Pernah Hilang

WHO: Virus Corona Mungkin Tidak Akan Pernah Hilang

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 07:25 WIB

7 Kejadian Viral Gegara Lockdown, Salah Satunya Kursi Bioskop Jamuran

7 Kejadian Viral Gegara Lockdown, Salah Satunya Kursi Bioskop Jamuran

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 07:25 WIB

Cara Unik Polisi Terima Uang Tilang di Tengah Pandemi Virus Corona

Cara Unik Polisi Terima Uang Tilang di Tengah Pandemi Virus Corona

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:59 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:05 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:59 WIB