Penyaluran Bansos Salah Sasaran, Istana Akui Pakai Data Tahun 2015

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 15 Mei 2020 | 18:04 WIB
Penyaluran Bansos Salah Sasaran, Istana Akui Pakai Data Tahun 2015
Demo pembagian bansos corona. (Antara)

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian mengakui masih banyak bantuan sosial (bansos) yang didistribusikan kepada warga miskin yang terdampak pandemi Covid-19 di lapangan, salah sasaran.

Donny mengemukakan, persoalan tersebut terjadi karena masih menggunakan data tahun 2015 silam.

"Karena banyak sekali kejadian di lapangan bansos itu salah sasaran. Karena data yang dipakai data 2015 ada yang sudah meninggal ada yang sudah tidak domisili," ujar Donny saat dihubungi Suara.com, Jumat (15/5/2020).

Pernyataan Donny menanggapi soal adanya penyaluran bansos kepada warga yang tercatat sudah meninggal. Karena itu, Donny meminta pemerintah daerah untuk memperbaharui dan memperbaiki data masyarakat penerima bansos. Sehingga kata dia penyaluran bansos tepat sasaran.

"Dan ini harus segera diperbaiki. Karena apa namanya kita tidak boleh salah sasaran kita harus berikan kepada yang berhak," ucap dia.

Tak hanya itu, Donny juga meminta agar Dinsos pemerintah daerah untuk melibatkan RT RW hingga Camat dalam hal pendataan penerima bansos. Ia pun mencontohkan penyaluran Bansos di Kabupaten Banyuwangi yang transparan dalam hal data penerima bansos.

"Dinsos itu harus turun ke bawah atau memberdayakan RT RW lurah camat supaya data itu diperbaiki. Seperti Kabupaten Banyuwangi bagus sekali data Bansos dibuka ke publik itu publik bisa lihat itu, 'oh nama saya, ini kok data orang miskin nggak masuk' tinggal diperiksa secara terbuka oleh masyarakat. Saya kira itu langkah yang baik. Jadi tidak hanya disimpan aparat pemerintah di bawah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 2,3 Juta Keluarga Belum Dapat Bantuan Sembako dari Pemerintah

Sebanyak 2,3 Juta Keluarga Belum Dapat Bantuan Sembako dari Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2020 | 17:45 WIB

Ongkir Rp 25 Ribu, Nilai Paket Bansos Tahap 2 dari Anies Rp 300 Ribu

Ongkir Rp 25 Ribu, Nilai Paket Bansos Tahap 2 dari Anies Rp 300 Ribu

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:53 WIB

Istana Sebut Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Merupakan Opsi Terbaik

Istana Sebut Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Merupakan Opsi Terbaik

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:39 WIB

Lokasi Pertama Pembagian Bansos Tahap Dua: Pasar Rebo dan Cipayung

Lokasi Pertama Pembagian Bansos Tahap Dua: Pasar Rebo dan Cipayung

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 13:01 WIB

Diduga Sembunyikan Paket Sembako Bansos Corona, PNS Sukabumi Dipolisikan

Diduga Sembunyikan Paket Sembako Bansos Corona, PNS Sukabumi Dipolisikan

Jabar | Selasa, 12 Mei 2020 | 05:32 WIB

Terkini

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:06 WIB

×