Dubesnya Meninggal di Israel, China Langsung Kirim Tim Penyelidik

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 18 Mei 2020 | 13:22 WIB
Dubesnya Meninggal di Israel, China Langsung Kirim Tim Penyelidik
Duta Besar (Dubes) China untuk Israel, Du Wei. (Kredit: Kementerian Luar Negeri China)

Suara.com - Duta Besar (Dubes) China untuk Israel, Du Wei ditemukan tewas di rumahnya yang terletak di pinggir kota Tel Aviv, Minggu (17/05). Menurut laporan Pemerintah China, Du Wei meninggal karena alasan kesehatan.

"Vonis awal adalah Duta Besar Du Wei meninggal secara tak terduga karena alasan kesehatan. Detailnya menunggu konfirmasi lebih lanjut." jelas Kementerian Luar Negeri China dalam sebuah pernyataan.

Menurut laporan media Israel Haaretz, tim khusus akan diterjunkan untuk melaksanakan "penyelidikan independen" dan juga akan mengatur penerbangan jenazah Wei kembali ke Tiongkok untuk dimakamkan.

Laporan tersebut juga menyatakan, perwakilan keluarga juga akan bergabung bersama tim tersebut.

Tim dari China itu tidak akan diminta untuk melaksanakan karantina 14 hari yang biasanya dilakukan saat datang ke Israel, mengingat sedang pandemi virus corona.

Menurut situs berita Ynet, para ajudan mencoba membangunkan Du dan mendapati sang duta besar sudah tidak bernapas. Diagnosa awal adalah ia menderita serangan jantung pada malam hari.

Berita Channel 12 melaporkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Du Wei meninggal di usia 58 tahun dan meninggalkan seorang istri dan seorang anak.

Sebelum meninggal dunia, Du Wei sempat menanggapi dan membantah kritik yang dilontarkan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Mike Pompeo perihal informasi virus corona.

Pompeo saat kunjungannya ke Israel pada Rabu (13/05), menyebut China telah menyembunyikan informasi mengenai pandemi virus Corona.

baca juga

"Ada suara berbeda tentang pertarungan China (menghadapi Corona). Pada awalnya, beberapa suara merendahkan," kata Du Wei kala itu sebagaimana dikutip dari Haaretz.

"Dan kemudian ketika penyakit itu menyebar di seluruh dunia, suara-suara itu menjadi 'China harus meminta maaf' Ini adalah pengkambinghitaman."

"Dalam sejarah, hal itu telah terjadi berkali-kali ketika penyebab penyakit secara keliru disalahkan pada sekelompok orang tertentu, yang tercela dan harus dikutuk. Penyakit ini adalah musuh seluruh umat manusia, dan dunia harus melawannya. Bersama," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Cekcok dengan AS, Dubes China untuk Israel Ditemukan Tewas

Sempat Cekcok dengan AS, Dubes China untuk Israel Ditemukan Tewas

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 17:09 WIB

China Diprediksi Akan Alami Gelombang Kedua Covid-19, Ini Sebabnya

China Diprediksi Akan Alami Gelombang Kedua Covid-19, Ini Sebabnya

Health | Minggu, 17 Mei 2020 | 16:37 WIB

Lagi! Jasad ABK WNI di Kapal China Diduga Dibuang ke Laut, Videonya Viral

Lagi! Jasad ABK WNI di Kapal China Diduga Dibuang ke Laut, Videonya Viral

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 13:21 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×