Kampus Berniat Pakai Robot Wisuda, Mahasiswa: Tidak! Biarkan Kami Menunggu

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 01 Juni 2020 | 16:15 WIB
Kampus Berniat Pakai Robot Wisuda, Mahasiswa: Tidak! Biarkan Kami Menunggu
Rencana upacara kelulusan digantikan dengan robot (dok Unisza)

Suara.com - Universitas Sultan Zainal Abidin (Unisza), Trengganu, Malaysia berencana menggunakan robot untuk menggantikan para mahasiswa dalam wisuda kelulusan. Penggunaan robot dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19 dalam tatanan kehidupan new normal.

Dialihbahasakan dari Free Malaysia Today, Rektor Unisza Prof. Hassan Basri Awang Mat Dahan mengumumkan bahwa pertemuan virtual akan diadakan, dengan menampilkan dua robot bernama Naseem dan Seebaa. Pihak kampus juga merilis video yang menampilkan simulasi upacara kelulusan digantikan oleh robot.

"Lebih baik menundanya daripada membiarkan robot mengambil gulungan kelulusan kita," ujarnya.

Video tersebut mendapatkan beragam respons dari publik. Sebagian besar orang tidak setuju dengan rencana kelulusan virtual yang akan merusak kerja keras mereka selama bertahun-tahun lamanya untuk mengenakan toga kelulusan.

Rencana upacara kelulusan digantikan dengan robot (dok Unisza)
Rencana upacara kelulusan digantikan dengan robot (dok Unisza)

"Unisza mungkin udah siap tetapi kami sebagai lulusan masa depan tidak! Saya lebih suka menunggu satu, dua periode dan tidak peduli berapa tahun tapi tolong izinkan kami naik ke panggung itu. Saya belajar selama empat tahun hanya untuk saat kelulusan itu dan untuk merayakannya dengan ibuku. Unisza mohon dengarkan permohonan kami," kata seorang mahasiswa.

"Sebagai orang tua saya ingin melihat anak saya yang sudah belajar dengan keras naik ke atas panggung dan mendapatkan gulungan yang didambakan. Ini hari besar bagi anak-anak, orang tua dan dosen. Saya berharap upacara kelulusan ditunda ke tahun depan. Tidak perlu menggunakan robot, itu tak ada artinya," ujar salah satu orang tua mahasiswa.

Rencana upacara kelulusan digantikan dengan robot (dok Unisza)
Rencana upacara kelulusan digantikan dengan robot (dok Unisza)

Hanya saran

Usai keributan akibat video kelulusan virtual, pihak kampus memberikan klarifikasi yang menyebutkan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi telah meniadakan upacara kelulusan tahun ini.

Video simulasi kelulusan virtual hanya sebagai 'bukti konsep' bahwa kampus siap dengan konsep kelulusan virtual jika situasi bangkit. Sejauh ini, belum ada rencana Unisza untuk melakukan 100 persen kelulusan virtual.

baca juga

Mereka menambahkan, penyerahan gulungan dalam upacara kelulusan yang diwakili oleh robot dapat digunakan untuk upacara kelulusan tahun depan untuk mewakili mahasiswa internasional yang tak dapat menghadiri upacara.

"Kami memahami upacara kelulusan tidak hanya sebatas selebaran, ini adalah bentuk penghargaan spiritual untuk mrayakan keberhasilan lulusan kami dalam perjuangan mereka menimba ilmu," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan karena Covid-19, Puluhan Wartawan di Microsoft Terancam Dipecat

Bukan karena Covid-19, Puluhan Wartawan di Microsoft Terancam Dipecat

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 21:06 WIB

Jasa Fotografer untuk Wisudawan SMA di Era Pandemi

Jasa Fotografer untuk Wisudawan SMA di Era Pandemi

Video | Senin, 01 Juni 2020 | 08:00 WIB

Microsoft Ganti Puluhan Wartawan dengan Robot

Microsoft Ganti Puluhan Wartawan dengan Robot

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2020 | 20:34 WIB

Lelaki Ini Daur Ulang Gaun Wisuda untuk Jadi APD

Lelaki Ini Daur Ulang Gaun Wisuda untuk Jadi APD

Video | Minggu, 31 Mei 2020 | 09:00 WIB

Media Asing Kecam Meme Mahfud Samakan Istri dengan Corona

Media Asing Kecam Meme Mahfud Samakan Istri dengan Corona

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:51 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×