Longgarkan Aturan Covid-19, Pasangan Ini Langsung Menikah di Hari Pertama

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 11 Juni 2020 | 17:52 WIB
Longgarkan Aturan Covid-19, Pasangan Ini Langsung Menikah di Hari Pertama
Pasangan ini menikah tepat di hari pertama Singapura longgarkan lockdown.[Twitter/@heyberryxx]

Suara.com - Pasangan asal Singapura ini menikah tepat saat negaranya mengumumkan longgarkan tindakan pencegahan Covid-19 yang mereka sebut circuit breaker.

Menyadur Asia One, Kamis (11/6/2020), Farah Fazliyana dan Muhammad Hanaffi melangsungkan pernikahan pada Selasa (2/6/2020), tepat dimana Singapura memutuskan untuk mengakhiri masa circuit breaker setelah dua bulan.

Meskipun terpisah secara fisik, selama dua bulan tersebut dihabiskan untuk membahas rencana pernikahan melalui video call dan berdiskusi lewat aplikasi WhatsApp.

"Meskipun kami memiliki pendapat yang berbeda dalam prosesnya, kami berhasil mengatasinya dan melangsungkan pernikahan kami," kata Farah kepada 8World.

Pengantin baru ini juga menceritakan bagaimana rencana mereka terganggu oleh perpanjangan masa circuit breaker karena pasien Covid-19 yang bertambah, yang awalnya akan berakhir pada 4 Mei.

Namun akhirnya Registry Pernikahan Singapura (ROM), memberikan izin untuk mengadakan pernikahan secara pribadi pada Juni 2 tepat saat Singapura mengakhiri masa circuit breaker.

Pasangan ini menikah tepat di hari pertama Singapura longgarkan lockdown.[Twitter/@heyberryxx]
Pasangan ini menikah tepat di hari pertama Singapura longgarkan lockdown.[Twitter/@heyberryxx]

Farah mengunggah foto pernikahan di Fort Canning Park di akun Twitternya. Tak lupa, mereka juga mengenakan masker sebagai peranti wajib.

"Hari itu tak terlupakan," kata Farah kepada 8World. "Untuk keluarga kami dan untuk kami yang akhirnya bisa bertemu lagi setelah dua bulan"

Selama periode circuit breaker yang bertujuan untuk menahan tingkat penularan Covid-19, Singapura mengeluarkan undang-undang bagi pasangan untuk menggelar pernikahan secara virtual melalui konferensi video.

baca juga

Menteri Sosial dan Pengembangan Keluarga Desmond Lee menyebutkan bahwa 2.723 pasangan dijadwalkan untuk melakukan pernikahan resmi antara 7 April hingga 1 Juni, tetapi harus menunda rencana mereka karena langkah-langkah penanganan pandemi Covid-19 tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

New Normal, Ini Prediksi Pesta Pernikahan Pasca Pandemi Covid-19

New Normal, Ini Prediksi Pesta Pernikahan Pasca Pandemi Covid-19

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:53 WIB

Pernikahan Wanita Ini Batal bukan karena Corona, Tapi Alat Vital Tunangan

Pernikahan Wanita Ini Batal bukan karena Corona, Tapi Alat Vital Tunangan

Jogja | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:40 WIB

RW Zona Merah di Duren Sawit Di-Lockdown, Tiap Gang Ditutup Portal

RW Zona Merah di Duren Sawit Di-Lockdown, Tiap Gang Ditutup Portal

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×