Teroris Al Qaida Coba Tunggangi Aksi Protes Black Lives Matter

Reza Gunadha

Sabtu, 13 Juni 2020 | 15:04 WIB
Teroris Al Qaida Coba Tunggangi Aksi Protes Black Lives Matter
[BBC]

Suara.com - Kelompok teror Al Qaida secara aktif mencoba mengeksploitasi kerusuhan di Amerika Serikat belakangan ini, dengan mendekati baik penganut agama Islam ataupun agama lain dengan merepresentasikan diri sebagai "pemimpin kaum yang tertindas."

Edisi terbaru majalah digital kelompok tersebut, yang bertajuk Satu Umat (One Ummah), memuat pesan dukungan Al Qaida atas demo di AS.

Mereka memanfaatkan foto ikonik momen-momen terakhir George Floyd dan sebuah gambar buatan seniman grafiti Banksy.

Edisi berbahasa Inggris tersebut, yang jelas ditujukan untuk audiens dalam negeri AS, memprediksi kejatuhan AS, sistem politik, ekonomi, dan masyarakatnya dalam waktu dekat.

"Protes bersenjata akan bermunculan di seluruh AS dan perang saudara tampaknya akan mulai," tulis sebuah kolom komentar.

Salah satu pesannya berkata, "Partai Demokrat tidak bisa membantumu tapi kami bisa."

Mina Al Lami dari BBC Monitoring mengatakan, ada perbedaan antara pendekatan Al Qaida dengan saingan utamanya, kelompok yang menyebut diri Negara Islam atau ISIS.

ISIS dengan lantang menyambut baik kerusuhan di AS dan memprediksi bahwa kisruh akan menyebar ke negara lain.

Sementara Al Qaida lebih halus dengan mendekati dan mencoba mengonversi orang AS untuk pindah agama Islam versinya dan mendukung program-programnya, kata Mina.

baca juga

Analis kami mengatakan artikel di majalah itu jelas ditulis oleh seseorang yang memiliki pengetahuan dalam soal apa yang terjadi di AS.

Al Qaida ingin kembali aktif

Al Qaida dalam beberapa tahun terakhir telah dilangkahi oleh ISIS.

Dr Shiraz Maher, Direktur Pusat Studi Radikalisasi Internasional di King's College London, yakin Al Qaida masih aktif mencoba menunjukkan bahwa kelompok itu masih relevan di panggung dunia.

"[Protes Black Lives Matter] adalah momen besar saat ini... yang efeknya menyebar di dunia dan menjangkau sampai ke ranah kultural dan artistik, di luar ranah media dan politik. Al-Qaida ingin masuk ke ranah tersebut dan mereka mencoba mengatakan, 'lihat, kami di sini'," kata Dr Maher.

Ada ironi mendalam bahwa kelompok yang memegang salah satu ideologi paling opresif dan mematikan di Timur Tengah sekarang ingin merepresentasikan dirinya, ke warga AS yang tengah marah, sebagai kelompok anti brutalitas polisi dan rasisme sistemis.

Al Qaida adalah pelaku serangan teroris terburuk dalam sejarah AS pada September 2001, di mana saat itu mereka dipimpin oleh almarhum Osama Bin Laden.

Al Qaeda menerapkan aturan yang brutal ketika ia menguasai propinsi Falluja di Irak: mereka yang ketahuan merokok akan dipotong jarinya.

Sejak saat itu, Al Qaida menginspirasi kelompok teror di banyak negara, termasuk IS.

Meski beberapa individu melancarkan serangan teror, seperti yang dilakukan oleh seorang warga Arab Saudi, yang terinspirasi Al Qaida di Pensacola, Florida, pada Desember 2019, baik Al Qaida maupun ISIS hingga kini gagal membangun dukungan yang signifikan di antara warga AS.

Ini berlawanan dengan Eropa, di mana terdapat beberapa kota yang menjadi sarang simpatisan kelompok itu sejak tahun 1990an.

Selama berbulan-bulan, kepala intelijen negara-negara Barat telah memperingatkan bahwa Al Qaida tidak menghilang. Mereka hanya menunggu peluang yang tepat.

Tahun ini, baik Al Qaida maupun ISIS menyambut dampak buruk Covid-19 di AS dan Inggris.

Mereka mengatakan ini karena aksi dua negara tersebut di Timur Tengah. Namun, jumlah kasus positif virus corona di Iran kini lebih dari 175.000, dan Mesir kini melaporkan kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 sekitar 2.000 setiap harinya.

Tantangan bagi intelijen Barat

Kini, kelompok buronan tersebut mencoba mencari persamaan dengan pendemo di AS yang memprotes kebrutalan polisi dan diskriminasi ras, namun mereka menyarankan pendemo untuk melakukan kekerasan.

Tentunya intervensi Al Qaida ini, jika diketahui oleh pendemo, mungkin tidak akan disambut baik.

Al Qaida adalah organisasi teroris terlarang yang menewaskan hampir 3.000 warga AS pada 11 September 2001. Kelompok ini juga bertekad untuk terus menyerang warga AS.

Haruskah lembaga antiterorisme AS khawatir soal ini? Dr Shiraz Maher, yang telah meneliti al-Qaida dan ideologinya selama 20 tahun, yakin bahwa kelompok ini ingin mengeksploitasi peluang yang tersedia sekarang.

"Sifat propaganda ini adalah, mereka selalu mencoba melebarkan jaringnya. Mereka hanya butuh menarik satu orang untuk mengklaim 'kampanye kami sukses'," kata Dr Maher.

"Itu adalah kesulitan besar yang dihadapi oleh lembaga intel dan penegak hukum Barat ketika mereka mencoba memitigasi ancaman seperti ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahasiswa Indonesia di Jerman: Lawan Rasisme dan Penindasan di Papua

Mahasiswa Indonesia di Jerman: Lawan Rasisme dan Penindasan di Papua

News | Sabtu, 13 Juni 2020 | 14:46 WIB

Ngaku Lawan Rasisme, Starbucks Larang Karyawan Pakai Atribut BLM

Ngaku Lawan Rasisme, Starbucks Larang Karyawan Pakai Atribut BLM

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2020 | 19:15 WIB

Liga Inggris Restart Pekan Depan, Pemain Tampil Tanpa Nama di Jersey

Liga Inggris Restart Pekan Depan, Pemain Tampil Tanpa Nama di Jersey

Bola | Jum'at, 12 Juni 2020 | 17:10 WIB

Melirik Kepemimpinan Karismatik Martin Luther King Jr. Atasi Rasialisme

Melirik Kepemimpinan Karismatik Martin Luther King Jr. Atasi Rasialisme

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2020 | 10:38 WIB

Semakin Parah, Jumlah Kasus Positif Corona di AS Tembus 2 Juta Orang

Semakin Parah, Jumlah Kasus Positif Corona di AS Tembus 2 Juta Orang

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 20:23 WIB

Federasi Sepak Bola AS Izinkan Pemain Berlutut Saat Dengar Lagu Kebangsaan

Federasi Sepak Bola AS Izinkan Pemain Berlutut Saat Dengar Lagu Kebangsaan

Bola | Kamis, 11 Juni 2020 | 15:02 WIB

Kisah Nabi Muhammad, Sosok Pertama yang Ajarkan Sikap Anti Rasisme

Kisah Nabi Muhammad, Sosok Pertama yang Ajarkan Sikap Anti Rasisme

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 16:56 WIB

Protes Anti Rasisme, Patung Pedagang Budak di London Diturunkan

Protes Anti Rasisme, Patung Pedagang Budak di London Diturunkan

Foto | Rabu, 10 Juni 2020 | 16:18 WIB

Tolak Rasisme, FIFA 20 dan Gears 5 Hadirkan Fitur Ini

Tolak Rasisme, FIFA 20 dan Gears 5 Hadirkan Fitur Ini

Tekno | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:43 WIB

Demo Anti-Rasis, Patung Christopher Columbus Dibuang ke Danau di Virginia

Demo Anti-Rasis, Patung Christopher Columbus Dibuang ke Danau di Virginia

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 21:56 WIB

Terkini

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

×