Ramai Bintang Emon Diserang Buzzer, Ini Cara Kerja Buzzer Politik

Dany Garjito, Farah Nabilla

Senin, 15 Juni 2020 | 16:24 WIB
Ramai Bintang Emon Diserang Buzzer, Ini Cara Kerja Buzzer Politik
[Suara.com/Iqbal Asaputro]

Suara.com - Kehebohan perkara buzzer yang menyerang komika Bintang Emon pasca sentilannya soal kasus Novel Baswedan menimbulkan rasa penasaran publik: bagaimana sebenarnya sebuah akun buzzer bekerja?

Seorang peneliti dari Centre for Innovation Policy and Governance, Mohammad Rinaldi Camil membeberkan bagaimana cara kerja buzzer di sosial media.

Dalam artikel yang dipublikasikan The Conversation pada tahun 2019 lalu, Rinaldi mengupas strategi para buzzer baik yang beroperasi di ranah promosi merek hingga buzzer politik.

Menurut Rinaldi, buzzer ini adalah individu atau akun dengan kemampuan amplifikasi pesan yang bergerak atas motif bayaran dan sukarela.

Definisi buzzer juga bisa diambil makna secara filosofis kata 'buzz' yang merupakan suara dengungan yang dihasilkan oleh seekor lebah secara terus-menerus.

Berawal dari Buzzer produk

Sejak tahun 2009, strategi pemasaran produk dari mulut ke mulut semakin populer dan dinilai lebih efektif kepada target pasar.

Seorang buzzer mengaku bisa menghasilkan Rp 800 ribu hingga Rp 1,6 juta untuk sebuah kicauan dari satu paket jasa. Itu adalah harga jasa di tahun 2017 lalu.

Keefektifan jasa buzzer dalam menarik perhatian publik sosial media, terutama Twitter itu kemudian dilirik oleh kandidat politik pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2012.

baca juga

Sejak saat itu, jasa buzzer ini tak pernah absen dari perhelatan pemilu baik pilkada maupun pilpres.

Strategi Buzzer

Ada beragam cara yang digunakan oleh buzzer untuk menyampaikan pesan kepada publik sosial media.

Salah satu cara kerja buzzer adalah dengan menggunakan akun bot secara masif. Akun bot ini digunakan untuk meraih otomasi mesin dan algoritma media sosial sehingga menghasilkan kicauan dengan frekuensi yang tinggi hingga mencapai trending topic.

Selain itu, akun bot juga digunakan untuk membuat atau memenangkan sistem polling pilihan calon presiden dan calon wakil presiden, seperti yang terjadi di Pilpres 2019.

Strategi yang digunakan para buzzer juga tak hanya melibatkan satu akun melainkan dua atau lebih akun yang digunakan untuk membangun frekuensi kucauan.

Akun-akun tersebut akan bertindak sebagai pihak yang mendukung dan pihak yang kontra terhadap topik percakapan.

Strategi itu digunakan untuk memancing rasa penasaran dan keterlibatan warganet sehingga memantik perhatian.

Di sisi lain, keberadaan buzzer ini juga sering kali menimbulkan kegaduhan.

Buzzer terkadang melakukan cara-cara seperti memfabrikasi percakapan, perang tagar, hingga menyebarkan disinformasi membuat pesan yang disampaikan menjadi kabur.

Aktivitas itulah yang menyebabkan para buzzer ini perlahan mendapat pandangan negatif dari publik. Jika kicauan para buzzer ini dilakukan secara berkepanjangan bisa menurunkan kualitar ruang publik, dan menurunkan kualitas demokrasi di level yang lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komika Bintang Emon Diserang Buzzer, Begini Reaksi Novel Baswedan

Komika Bintang Emon Diserang Buzzer, Begini Reaksi Novel Baswedan

News | Senin, 15 Juni 2020 | 15:48 WIB

Nonton Video Bintang Emon Sentil Kasus Novel, Komentar Felix Siauw Disorot

Nonton Video Bintang Emon Sentil Kasus Novel, Komentar Felix Siauw Disorot

Entertainment | Senin, 15 Juni 2020 | 14:32 WIB

4 Artis Bela Bintang Emon usai Difitnah Karena Sentil Kasus Novel Baswedan

4 Artis Bela Bintang Emon usai Difitnah Karena Sentil Kasus Novel Baswedan

Entertainment | Senin, 15 Juni 2020 | 14:10 WIB

Nasib Komika Bintang Emon Usai Bikin Video Sindir Kasus Novel Baswedan

Nasib Komika Bintang Emon Usai Bikin Video Sindir Kasus Novel Baswedan

News | Senin, 15 Juni 2020 | 13:51 WIB

Profil Bintang Emon: Komika Dituduh Buzzer Nyabu Usai Bela Novel Baswedan

Profil Bintang Emon: Komika Dituduh Buzzer Nyabu Usai Bela Novel Baswedan

News | Senin, 15 Juni 2020 | 13:02 WIB

Terkini

Sudah Punya Luhut hingga Wiranto, Kenapa Presiden Masih Butuh 26 Anggota Wantimpres?

Sudah Punya Luhut hingga Wiranto, Kenapa Presiden Masih Butuh 26 Anggota Wantimpres?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk, Kategori Tidak Sehat!

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk, Kategori Tidak Sehat!

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:33 WIB

5 Rekomendasi Drakor Awal Oktober yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

5 Rekomendasi Drakor Awal Oktober yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Isi Telepon Penting Jay Idzes ke Kevin Diks Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand

Isi Telepon Penting Jay Idzes ke Kevin Diks Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Gran Max Kuasai Separuh Penjualan Daihatsu Selama Kuartal 3 2026

Gran Max Kuasai Separuh Penjualan Daihatsu Selama Kuartal 3 2026

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Kenapa F1 Bahrain 2026 di Malaysia? Balapan Penuh Drama, Ini Hasil Race-nya

Kenapa F1 Bahrain 2026 di Malaysia? Balapan Penuh Drama, Ini Hasil Race-nya

Sport | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri

Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri

Batam | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Diblokir Tanpa Chat, Begini Tandanya

Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Diblokir Tanpa Chat, Begini Tandanya

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Anthony Hudson Puji Semangat Juang Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Anthony Hudson Puji Semangat Juang Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:12 WIB

Fahri Hamzah Kritik Usulan Threshold 5 Persen: Itu Sikap 'Banci' Partai Besar!

Fahri Hamzah Kritik Usulan Threshold 5 Persen: Itu Sikap 'Banci' Partai Besar!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:08 WIB

×