Heboh Unilever Dukung LGBT, Warganet Indonesia Ancam Boikot Produknya

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2020 | 19:18 WIB
Heboh Unilever Dukung LGBT, Warganet Indonesia Ancam Boikot Produknya
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Unilever menyatakan dukungannya terhadap gerakan Lesbian Gay Biseksual Transgender Queer (LGBTQI+). Sikap Unilever dukung LGBT tersebut langsung disambut kecaman keras dari warganet Indonesia hingga muncul ancaman untuk memboikot produk Unilever.

Melalui akun resmi Instagram @unilever pada 19 Juni 2020, Unilever menyatakan dukungannya terhadap gerakan LGBTQI+. Mereka juga mengubah warga logo U menjadi berwarna pelangi seperti logo LGBTQI+.

"Kami berkomitmen membuat kolega LGBTQI+ kami bangga dengan kami. Itu sebabnya kami mengambil tindakan bulan Pride ini," tulis Unilever seperti dikutip Suara.com, Kamis (22/6/2020).

Dalam mendukung kampanye tersebut, Unilever telah menandatangani Deklarasi Amsterdam, bergabung dengan Open for Bussiness untuk menunjukkan bahwa Unilever dengan inklusi LGBTQI+ serta meminta Stonewall mengaudit kebijakan dan mengukur tindakan Unilever dalam bidang ini.

"Inisiatif-inisiatif ini hanyalah permulaan. Keragaman kita sebagai manusia membuat kita lebih kuat. Inklusi untuk semua membuat kita lebih baik," paparnya.

Dukungan Unilever tersebut langsung menjadi sorotan publik. Akun Instagram Unilever mendadak diserbu oleh warganet Indonesia.

Mereka menolak keras keputusan Unilever memberikan dukungan terhadap LGBTQI+. Bahkan, warganet Indonesia menyerukan untuk melakukan boikot terhadap produk-produk Unilever dengan tagar BoikotUnilever.

Unilever dukung LGBT (Instagram/unilever)
Unilever dukung LGBT (Instagram/unilever)

"Saya dengan bangga memberi kabar pada Anda kalau saya tidak akan membeli produk-produk Anda lagi. Sekian dan terima kasih," ujar @kangabay_.

"Jangan beli produk Unilever," kata @xlax.kaumi.

baca juga

"#BoikotUnilever," ucap @rinaluthh.

"Auto ganti ke produk lain, berhenti pakai produk Unlever," ungkap @akhwat_1092.

Meskipun banyak dicaci, tak sedikit pula warganet yang memberikan dukungan atas sikap Unilever. Beberapa warganet mengaku bangga dengan Unilever yang secara terang-terangan memberikan dukungan terhadap LGBTQI+.

"Saya bangga dengan Unilever #pridemonth," kata @kruchev_.

"Love being part of this! #proud," ucap @matelsleao.

Unilever adalah salah satu perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang sangat terkenal di Indonesia. Unilever didirikan pada 5 Desember 1933.

Berbagai produk Unilever cukup terkenal di Indonesia, mulai dari Pepsodent, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Wall’s, Royco, Bango, dan masih banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kisah Romantis Ayah dan Ibu di Lagu Baru Nufi Wardhana, Warganet: Uwu

Ada Kisah Romantis Ayah dan Ibu di Lagu Baru Nufi Wardhana, Warganet: Uwu

Jogja | Kamis, 25 Juni 2020 | 17:15 WIB

Pujian untuk Paman Xicheng, Pasien Pertama Covid-19 Gelombang Kedua Beijing

Pujian untuk Paman Xicheng, Pasien Pertama Covid-19 Gelombang Kedua Beijing

Tekno | Kamis, 25 Juni 2020 | 16:00 WIB

Ada Olshop Ngaku-ngaku Bendahara Tokopedia, Warganet: Dikira Karang Taruna

Ada Olshop Ngaku-ngaku Bendahara Tokopedia, Warganet: Dikira Karang Taruna

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 15:52 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×