Kasus Bunuh Diri di Kuwait Melonjak Selama Pandemi, Didominasi Ekspatriat

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 28 Juni 2020 | 17:41 WIB
Kasus Bunuh Diri di Kuwait Melonjak Selama Pandemi, Didominasi Ekspatriat
Pekerja migran Indonesia (PMI) di Kuwait pulang ke Tanah Air dengan memanfaatkan program amnesti pemerintah setempat, Minggu (10/5/2020). (Handout KBRI Kuwait)

Suara.com - Langkah penguncian dan pembatasan yang dilakukan guna menekan sebaran virus corona di Kuwait mengakibatkan melonjaknya angka kasus bunuh diri.

Menyadur Gulf News, Minggu (28/6/2020), Kuwait mencatat adanya lonjakan kasus bunuh diri sejak Februari akhir, terutama di kalangan ekspatriat Asia.

Otoritas keamaan Kuwait mencatatkan tiga kasus bunuh diri yang terjadi selama bulan Ramadan melibatkan warga asing dari Uganda, Mesir, dan Filipina.

Pada kasus lain, seorang ekspatriat dilaporkan meregang nyawa sambil mengobrol dengan tunangannya di platform jejaring sosial.

Dalam empat bulan terakhir, 40 orang tewas karena bunuh diri, sementara 15 lainnya dilaporkan telah berupaya meregang nyawa sendiri namun gagal.

Jumlah tersebut menjadikan kasus bunuh diri di Kuwait naik sekitar 40 persen sejak dimulainya krisis virus corona. Adapun setiap tahunnya, negara ini mencatatkan 70 hingga 80 kasus bunuh diri.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Hasil investigasi kasus mengungkapan sebagian besar kasus bunuh diri dipicu oleh masalah psikologis dan kesulitan ekonomi yang muncul karena kehilangan penghasilan selama periode penguncian.

"Kasus-kasus bunuh diri telah meningkat di Kuwait selama pandemi virus corona karena ketakutan, kecemasan, isolasi dan ketidakstabilan yang dialami oleh orang-orang dan tidak adanya rutinitas harian yang dapat membantu orang menghabiskan hidupnya secara teratur seperti sebelumnya," ujar Samira Al Dosari, konsultas psikologi sosial.

Profesor sosiologi Universitas Kuwait Jamil Al Muri, mengatakan motif lain yang memicu keputusan bunuh diri adalah ketidakpastian yang dihadapi oleh beberapa ekspatriat, di mana negara asal telah menolak untuk menerima mereka kembali.

baca juga

"Tekanan termasuk pemecatan atau pengangguran, kehabisan uang, menganggap bunuh diri sebagai solusi untuk masalah," ujar Muri.

Pemerintah Kuwait mulai Selasa (30/6) mendatang, akan memulai tahap kedua dari pembukaan bertahap, di mana adanya pengurangan jam malam, dan kantor pemerintahan yang akan dibuka kembali dengan kapasitas maksimum 30 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siya Kakkar, Artis Tik Tok India Bunuh Diri di Usia 16 Tahun

Siya Kakkar, Artis Tik Tok India Bunuh Diri di Usia 16 Tahun

Entertainment | Kamis, 25 Juni 2020 | 19:19 WIB

Tak Punya Penghasilan karena Pandemi Corona, Sopir Bajaj Bunuh Diri

Tak Punya Penghasilan karena Pandemi Corona, Sopir Bajaj Bunuh Diri

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 18:21 WIB

Studi: Kesepian dapat Sebabkan Depresi yang Berujung Pemikiran Bunuh Diri!

Studi: Kesepian dapat Sebabkan Depresi yang Berujung Pemikiran Bunuh Diri!

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 19:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

×