Petisi Setop Kawin Tangkap Muncul, Gubernur NTT Diminta Ikut Tanda Tangan

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Kamis, 02 Juli 2020 | 18:43 WIB
Petisi Setop Kawin Tangkap Muncul, Gubernur NTT Diminta Ikut Tanda Tangan
Petisi Stop Kawin Tangkap Muncul, Gubernur NTT Dituntut Tanda Tangan (Change.org)

Suara.com - Petisi setop kawin tangkap muncul setelah sebuah video perempuan menangis serta berteriak saat diangkat sekelompok pria viral di media sosial. Kejadian dalam rekaman itu diduga merupakan praktik kawin tangkap.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat dituntut untuk menandatangani petisi berjudul "Terbitkan Perda Larangan Kawin Tangkap di Sumba". Petisi itu dimuat dalam laman Change.org.

Badan Pengurus Nasional Persekutuan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (BPN PERUATI) adalah penggagas petisi tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, terdapat 4.684 orang yang menandatangani dari targer lima ribu.

Menurut Darwita Purba dari PERUATI, praktik kawin tangkap menyebabkan penderitaan, ketakutan, rasa tidak aman dan trauma yang mendalam bagi perempuan.

"Praktik kawin tangkap adalah sebuah tindakan kekerasan terhadap perempuan karena tubuh perempuan dikontrol dan dijadikan objek seksual laki-laki dan hal ini jelas melanggar Hak Asasi Perempuan seperti tercantum dalam CEDAW (The Convention on the Elimination of all Forms of Discrimination Against Women) yang telah diratifikasi melalui UU RI No.7 tahun 1984," dikutip Suara.com dari petisi tersebut, Rabu (7/2/2020).

Darwita juga menyebutkan beberapa kasus kawin tangkap yang pernah terjadi di tahun 2017, 2019 dan 2020. Bahkan salah satunya sampai menyekap seorang perempuan selama 6 hari di rumah keluarga laki-laki.

PERUATI meminta kepada Viktor Laiskodat untuk menerbitkan Peraturan Daerah larangan praktik kawin tangkap di 4 kabupaten di Pulau Sumba. Petisinya bisa diakses di www.change.org/StopKawinTangkap.

Dengan adanya payung hukum yang jelas, korban kawin tangkap diharapkan akan mendapat perlindungan. Sementara pelakunya dapat diproses secara hukum sehingga menimbulkan efek jera.

baca juga

Untuk diketahui, tradisi kawin tangkap menuai penolakan setelah rekaman perempuan menangis serta berteriak saat diangkat oleh sekelompok pria beredar luas.

Viral perempuan menangis diangkat paksa sejumlah pria, diduga praktik kawin tangkap (Instagram)
Viral perempuan menangis diangkat paksa sejumlah pria, diduga praktik kawin tangkap (Instagram)

Rekaman itu diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo pada Senin (29/6/2020).

Video berdurasi 24 detik tersebut merekam seorang perempuan diangkat dengan paksa oleh beberapa pria. Awalnya, tangan wanita itu ditarik oleh seorang pria.

Si wanita berusaha bertahan dan duduk di sebuah bangku.

Akan tetapi, usaha si wanita sia-sia saja. Itu karena sejumlah pria datang dan langsung menggotong wanita tersebut.

Beberapa pria memakai ikat kepala warna putih. Sementara laki-laki lain tampak mengenakan ikat kepala warna merah.

Wanita itu terus berteriak dan menangis saat digotong oleh para pria. Ia pun berteriak minta tolong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Perempuan Menangis Diangkat Paksa Sejumlah Pria, Diduga Kawin Tangkap

Viral Perempuan Menangis Diangkat Paksa Sejumlah Pria, Diduga Kawin Tangkap

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB

Menyoal Tradisi Kawin Tangkap di Sumba yang Dinilai Merendahkan Perempuan

Menyoal Tradisi Kawin Tangkap di Sumba yang Dinilai Merendahkan Perempuan

News | Senin, 22 Juni 2020 | 09:31 WIB

Perempuan dan Anak jadi Korban, Kawin Tangkap Marak Lagi di Sumba

Perempuan dan Anak jadi Korban, Kawin Tangkap Marak Lagi di Sumba

News | Senin, 22 Juni 2020 | 09:30 WIB

Terkini

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:30 WIB

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:25 WIB

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

×