Hari Menyusui, Wapres: Bayi Indonesia Dapat ASI Eksklusif di Bawah 50 %

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 12 Agustus 2020 | 11:44 WIB
Hari Menyusui, Wapres: Bayi Indonesia Dapat ASI Eksklusif di Bawah 50 %
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Dok. Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut jumlah bayi di tanah air yang memperoleh ASI ekslusif masih di bawah 50 persen.

Berangkat dari data yang dimiliki Kementerian Kesehatan itu, menurutnya menjadi pekerjaan rumah pihak-pihak terkait untuk mendorong ibu-ibu memberikan ASI kepada bayinya sejak enam bulan pertama hingga usia mencapai 2 tahun.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf ketika memberikan sambutan dalam acara Peringatan Pekan Menyusui Sedunia tahun 2020 yang digelar secara virtual, Rabu (12/8/2020).

"Artinya, masih lebih dari setengah anak-anak Indonesia tidak memperoleh haknya untuk mendapatkan ASI ekslusif," kata Ma'ruf.

Ia mengungkapkan perintah untuk memberikan ASI itu sudah ada sejak lama dalam berbagai ajaran agama.

Dalam ajaran Islam misalnya, terdapat perintah dalam surat Albaqarah ayat 233 agar menyusui anak selama dua tahun.

"Selain dalam Islam, saya yakin agama-agama lain juga memerintahkan hal yang sama. Baik itu Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha maupun Konghucu," kata Wapres.

Meskipun menyusui ialah proses alami bukan berarti pelaksanaannya tidak selalu mudah. Berbagai macam problema dialami para ibu seperti sulitnya ASI keluar hingga kesibukan dalam bekerja yang tidak bisa dihindari.

Hal tersebut mendorong sang ibu akhirnya berhenti untuk memberikan ASI. Ma'ruf memandang problema itu tidak seharusnya menjadi halangan bagi Ibu untuk terus menyusui.

Dukungan bagi ibu yang menyusui pun dinilainya penting terutama dari suami, keluarga dan lingkungan tempatnya bekerja.

Selain dari lingkungan terkecil, dukungan berupa konselor pun penting bagi seorang Ibu agar terampil dalam memberikan edukasi yang baik soal menyusui. Konseling menyusui dapat membantu ibu membangun kepercayaan diri sambil menghormati keadaan dan pilihan masing-masing.

"Justru yang diperlukan oleh Ibu adalah dukungan terutama dari suami, keluarga dan lingkungan tempatnya bekerja agar tetap bisa memberikan ASI kepada anaknya," ujarnya.

Konseling menyusui dikatakannya dapat disediakan oleh profesional kesehatan, konselor laktasi dan kelompok pendukung Ibu, baik itu di fasilitas layanan kesehatan, melalui kunjungan rumah atau program di komunitas, baik secara langsung atau jarak jauh.

Mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung, Ma'ruf menilai pentingnya untuk menemukan solusi bagaimana memastikan bahwa akses ke layanan tidak terganggu dan keluarga menerima konseling menyusui yang dibutuhkan.

Sebagai informasi, Pekan Menyusui Sedunia merupakan kampanye global meningkatkan kesadaran dan menggalang aksi untuk meningkatkan kesadaran tentang manfaat menyusui secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Ma'ruf: Pandemi Covid-19 Paksa Birokrasi Lakukan Akselerasi

Wapres Ma'ruf: Pandemi Covid-19 Paksa Birokrasi Lakukan Akselerasi

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 20:46 WIB

Dorong Penyederhanaan Birokrasi, Wapres Maruf Amin Harapkan Ini

Dorong Penyederhanaan Birokrasi, Wapres Maruf Amin Harapkan Ini

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 18:55 WIB

Disebut Tukang Gaduh, Relawan Desak Jokowi Copot Menteri Erick Thohir

Disebut Tukang Gaduh, Relawan Desak Jokowi Copot Menteri Erick Thohir

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:03 WIB

Ma'ruf Amin Minta Ekonomi Syariah Optimalkan Teknologi Digital

Ma'ruf Amin Minta Ekonomi Syariah Optimalkan Teknologi Digital

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:30 WIB

Wapres Ma'ruf Minta MUI Keluarkan Fatwa untuk Vaksin Corona

Wapres Ma'ruf Minta MUI Keluarkan Fatwa untuk Vaksin Corona

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 14:09 WIB

Ma'ruf: Taat Protokol Kesehatan Jadi Kunci Pemutus Rantai Penularan Covid

Ma'ruf: Taat Protokol Kesehatan Jadi Kunci Pemutus Rantai Penularan Covid

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:02 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:07 WIB

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:50 WIB

Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka

Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:41 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow

Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:31 WIB